Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Tekno

Prabowo: Uang Rampasan Rp49 Triliun Diperkirakan Datang Bulan Depan

Merry by Merry
May 14, 2026
in Tekno
0
Prabowo: Uang Rampasan Rp49 Triliun Diperkirakan Datang Bulan Depan
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa akan ada penyerahan uang rampasan hasil kejahatan yang diperkirakan mencapai Rp49 triliun kepada pemerintah bulan depan. Uang tersebut diharapkan dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan negara.

You might also like

Kapolda Metro Jaya Resmi Disandang Bintang Tiga Seperti Pangdam

15 Sponsor Judi Online Teridentifikasi di Hayam Wuruk dengan 320 WNA

TNI AD Berikan Penjelasan Terkait Larangan Nobar Film Pesta Babi

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat menghadiri penyerahan uang sebesar Rp10,27 triliun yang merupakan hasil dari penagihan denda administratif oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Kehadiran Prabowo dalam acara tersebut menunjukkan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi dan pengelolaan keuangan negara yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengekspresikan rasa senangnya atas diundangnya dia oleh Kejaksaan Agung dan Satgas PKH. Dia juga berusaha untuk mempertegas pentingnya transparansi dalam penanganan uang-uang hasil kejahatan.

Pentingnya Pengelolaan Uang Rampasan untuk Rakyat

Prabowo menjelaskan bahwa sebagian dari total uang Rp49 triliun tersebut, yaitu sekitar Rp39 triliun, saat ini ada dalam penguasaan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Hal ini menunjukkan bahwa ada upaya yang serius untuk mengidentifikasi asal-usul uang tersebut, yang kemungkinan besar berasal dari praktik korupsi atau tindak pidana lainnya.

Kepala PPATK berperan penting dalam memeriksa dan memastikan bahwa uang yang tersebar di rekening yang tidak jelas dan tidak terpakai dapat dikembalikan untuk kepentingan rakyat. Prabowo menegaskan bahwa keterlibatan lembaga-lembaga pemerintah dalam hal ini sangat krusial.

Menurutnya, tidak jarang uang yang tidak terpakai tersebut merupakan hasil dari aktivitas ilegal, dan jadi tanggung jawab pemerintah untuk menindaklanjuti hal ini. Proses penyerahan uang kepada pemerintah diharapkan dapat berjalan transparan dan akuntabel.

Proses Penagihan Denda dan Sumber Uang Rampasan

Uang senilai Rp10,27 triliun yang diserahkan merupakan hasil dari denda administratif yang dikenakan kepada pihak-pihak yang melanggar aturan dalam pengelolaan hutan. Menurut Prabowo, denda ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menegakkan hukum dan memperbaiki sistem pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia.

Rincian dari jumlah tersebut terdiri atas denda administratif sebesar Rp3,423 triliun dan pajak PBB serta Non PBB senilai Rp6,846 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tetap berupaya untuk memaksimalkan potensi penerimaan negara dari sektor yang lahir dari tindakan ilegal.

Proses penagihan semacam ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menindak pelanggaran hukum yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat. Diharapkan setiap pajak dan denda yang berhasil dipungut bisa dimanfaatkan kembali untuk pembangunan.

Manfaat Lain dari Uang Rampasan bagi Pembangunan

Prabowo menegaskan bahwa penggunaan uang rampasan tersebut tidak hanya sebatas untuk pembayaran denda administratif, tetapi juga diharapkan dapat dialokasikan untuk berbagai program sosial dan pembangunan infrastruktur. Hal ini adalah bagian dari komitmen untuk menjadikan uang yang berasal dari kejahatan ini bermanfaat bagi rakyat.

Lebih lanjut, Prabowo menyinggung potensi jangka panjang dari uang tersebut. Dengan penyerahan uang ini, diharapkan akan ada efek jera bagi pelanggar hukum serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Prabowo menambahkan, pemerintah juga akan terus melakukan evaluasi dan monitoring terhadap penggunaan uang rampasan ini, untuk menegakkan transparansi dan akuntabilitas. Uang tersebut diharapkan menjadi jembatan untuk mendanai proyek-proyek penting yang berdampak positif.

Tags: BulanDatangDepanDiperkirakanPrabowoRampasanRp49TriliunUang
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Kapolda Metro Jaya Resmi Disandang Bintang Tiga Seperti Pangdam

by Merry
May 13, 2026
0
Kapolda Metro Jaya Resmi Disandang Bintang Tiga Seperti Pangdam

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, telah resmi menerima kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal (Komjen). Kenaikan pangkat ini mencerminkan kepercayaan dan pengakuan atas dedikasinya dalam menjalankan...

Read more

15 Sponsor Judi Online Teridentifikasi di Hayam Wuruk dengan 320 WNA

by Merry
May 13, 2026
0
15 Sponsor Judi Online Teridentifikasi di Hayam Wuruk dengan 320 WNA

Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, baru-baru ini berhasil mengidentifikasi 15 sponsor yang terlibat dalam kasus sindikat judi online internasional. Penemuan ini terkait dengan keberadaan 320 warga...

Read more

TNI AD Berikan Penjelasan Terkait Larangan Nobar Film Pesta Babi

by Merry
May 12, 2026
0
TNI AD Berikan Penjelasan Terkait Larangan Nobar Film Pesta Babi

Aksi pembubaran nonton bareng film dokumenter 'Pesta Babi' di Ternate, Maluku Utara, menjadi sorotan publik. Tindakan tersebut menimbulkan berbagai reaksi, terutama terkait kebebasan berekspresi dan potensi masalah sosial...

Read more

Panggilan Disdikbud kepada SMA 1 Pontianak Terkait Polemik Cerdas Cermat MPR

by Merry
May 12, 2026
0
Panggilan Disdikbud kepada SMA 1 Pontianak Terkait Polemik Cerdas Cermat MPR

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat telah menanggapi kontroversi yang mengemuka seputar penilaian pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di tingkat Kalimantan Barat. Pelaksana Tugas...

Read more

Dinkes DKI Temukan 4 Kasus Hantavirus di Jakarta Warga Diminta Waspada

by Merry
May 11, 2026
0
Dinkes DKI Temukan 4 Kasus Hantavirus di Jakarta Warga Diminta Waspada

Dinas Kesehatan DKI Jakarta baru-baru ini mengungkapkan adanya empat kasus hantavirus yang terdeteksi di kota ini sepanjang tahun 2026. Dari empat kasus tersebut, tiga di antaranya sudah sembuh...

Read more

Related News

Risiko Indonesia Keluar Dari Indeks Pasar Berkembang Berkurang

Risiko Indonesia Keluar Dari Indeks Pasar Berkembang Berkurang

May 11, 2026
TNI AD Berikan Penjelasan Terkait Larangan Nobar Film Pesta Babi

TNI AD Berikan Penjelasan Terkait Larangan Nobar Film Pesta Babi

May 12, 2026
Gusuran 12 Rumah Dinas Dihuni Anak Purnawirawan oleh Mabes TNI

Gusuran 12 Rumah Dinas Dihuni Anak Purnawirawan oleh Mabes TNI

May 5, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Bank China Dalam dan Dari Dolar DPR Dua Dunia Harga IHSG Indonesia Ini Jakarta Juta Karena Kasus Kuartal Laba Menjadi Modal MSCI Naik OJK oleh Pasar Pemimpin Penyebab Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Utama Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?