Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Style

Dari Jualan Kembang Api menjadi Raja Rokok di Indonesia

Merry by Merry
May 16, 2026
in Style
0
Dari Jualan Kembang Api menjadi Raja Rokok di Indonesia
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oei Wie Gwan merupakan salah satu pengusaha ternama di Indonesia yang dikenal sebagai pendiri perusahaan rokok Djarum. Meski terkenal dengan bisnis rokoknya, perjalanan karir Oei tidak dimulai dari industri ini, melainkan dari kembang api yang ia produksi di masa awal perusahaannya.

You might also like

Peran Kakek Prabowo dalam Pendirian Bank Pertama di Indonesia

5 Ciri Utama Warga Kelas Bawah yang Mungkin Ada pada Dirimu

Marc Jacobs Bergabung dengan Vera Wang Usai Berpisah dari Louis Vuitton

Awalnya, ia menekuni bisnis kembang api dengan merek Leo, yang bahkan melakukan ekspor ke luar negeri. Namun, bisnis ini memiliki risiko tinggi dan merenggut banyak jiwa ketika terjadi ledakan di pabrik kembang api miliknya di Rembang.

Setelah melewati masa tersebut, Oei Wie Gwan memasuki dunia bisnis baru setelah perang antara Indonesia dan Belanda mereda. Ia beralih ke industri rokok dengan membeli pabrik rokok kecil di Kudus pada tahun 1951.

Peralihan dari Kembang Api ke Rokok Kretek oleh Oei Wie Gwan

Pada awalnya, pabrik rokok yang dibeli Oei bernama Djarum Gramophon, sebelum akhirnya disingkat menjadi Djarum. Pabrik ini berlokasi di Jalan Bitingan Baru nomor 28 Kudus, yang kini dikenal sebagai Jalan Ahmad Yani.

Dalam proses menjalankan usahanya, Oei mengalami berbagai tantangan. Salah satu tantangan besar terjadi pada tahun 1963 ketika pabriknya mengalami kebakaran hebat yang hampir menghancurkan seluruh usaha yang telah dibangunnya.

Setelah tragedi kebakaran, Oei Wie Gwan meninggal dunia, namun usahanya tetap diteruskan oleh kedua anaknya, Michael dan Robert. Mereka berusaha memulihkan keadaan perusahaan dan membawa Djarum kembali bersaing di pasaran rokok Indonesia.

Inovasi dan Perkembangan Usaha Pasca Oei Wie Gwan

Di bawah kepemimpinan Michael dan Robert, Djarum mulai melakukan inovasi. Sejak tahun 1976, mereka meluncurkan produk kretek filter yang sangat diminati, dan pada tahun 1981, Djarum Super diluncurkan sebagai produk unggulan.

Inovasi yang dilakukan oleh kedua bersaudara ini menunjukkan keseriusan mereka dalam mempertahankan dan memperluas bisnis keluarga. Dengan demikian, Djarum tidak hanya dikenal sebagai merek rokok, tetapi juga sebagai salah satu pelopor dalam industri rokok di Indonesia.

Kudus, yang sebelumnya terkenal dengan rokok Tiga Bal, kini dikenal lebih luas sebagai kota bulutangkis. Anak-anak Oei Wie Gwan mendirikan PB Djarum yang berperan besar dalam mengembangkan olahraga bulutangkis di Indonesia.

Konglomerasi Bisnis yang Diciptakan oleh Keluarga Oei

Kesuksesan dalam industri rokok membawa keluarga Oei Wie Gwan ke dalam jajaran konglomerat di Indonesia. Mereka tidak hanya berada di industri rokok, tetapi juga bergabung di sektor elektronika dengan merek Polytron, perkebunan, bahkan pusat perbelanjaan seperti Grand Indonesia.

Lebih dari itu, mereka juga terjun ke dunia perdagangan elektronik dan perbankan. Salah satu pencapaian paling signifikan adalah kepemilikan Bank Central Asia (BCA), yang telah menjadi salah satu bank terbesar di Indonesia.

Menarik untuk dicatat bahwa setiap langkah mereka tidak terlepas dari hubungan baik dengan beberapa tokoh bisnis lainnya, seperti Liem Sioe Liong, yang juga memiliki latar belakang di Kudus. Kerjasama ini membantu memperkuat posisi mereka di dunia bisnis.

Tags: ApiDariIndonesiaJualanKembangMenjadiRajaRokok
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Peran Kakek Prabowo dalam Pendirian Bank Pertama di Indonesia

by Merry
May 17, 2026
0
Peran Kakek Prabowo dalam Pendirian Bank Pertama di Indonesia

Di Indonesia, keberadaan bank sentral bermula dari ide dua ekonom, Margono Djojohadikusumo dan Soerachman Tjokroadisurjo, yang muncul segera setelah Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Margono, yang juga...

Read more

5 Ciri Utama Warga Kelas Bawah yang Mungkin Ada pada Dirimu

by Merry
May 16, 2026
0
5 Ciri Utama Warga Kelas Bawah yang Mungkin Ada pada Dirimu

Pembangunan ekonomi di Indonesia terus menjadi perhatian utama pemerintah. Dalam beberapa waktu terakhir, kemajuan yang signifikan telah dicapai, terutama dalam mengurangi angka kemiskinan ekstrem. Program-program pemerintah dirancang untuk...

Read more

Marc Jacobs Bergabung dengan Vera Wang Usai Berpisah dari Louis Vuitton

by Merry
May 15, 2026
0
Marc Jacobs Bergabung dengan Vera Wang Usai Berpisah dari Louis Vuitton

Perubahan besar terjadi di industri mode ketika LVMH, raksasa barang mewah asal Prancis, resmi melepaskan merek fesyen Marc Jacobs setelah hampir 30 tahun berada di bawah naungannya. Langkah...

Read more

Rekor Bursa Korsel Tembus 8000 Setelah Wall Street Mencetak Cuan Besar

by Merry
May 15, 2026
0
Rekor Bursa Korsel Tembus 8000 Setelah Wall Street Mencetak Cuan Besar

Bursa saham Korea Selatan baru-baru ini mencapai tonggak bersejarah pada perdagangan Jumat, ketika indeks utamanya, Kospi, berhasil menembus level 8.000 untuk pertama kalinya. Lonjakan ini sangat dipengaruhi oleh...

Read more

Harta Prajogo Pangestu Hilang Rp 31,5 Triliun Dalam 24 Jam

by Merry
May 14, 2026
0
Harta Prajogo Pangestu Hilang Rp 31,5 Triliun Dalam 24 Jam

Prajogo Pangestu, seorang konglomerat terkemuka di Indonesia, baru-baru ini mengalami penurunan kekayaan yang cukup signifikan. Dalam waktu singkat satu hari perdagangan, kekayaannya merosot sebanyak US$ 1,8 miliar, sebuah...

Read more
Next Post
Dulu Calo Tiket di Bandara, Kini Jadi Pemilik Maskapai Penerbangan

Dulu Calo Tiket di Bandara, Kini Jadi Pemilik Maskapai Penerbangan

Related News

Fundamental Stabil, Tugu Insurance Raih Laba Rp 255,6 M di Kuartal I

Fundamental Stabil, Tugu Insurance Raih Laba Rp 255,6 M di Kuartal I

May 6, 2026
Daftar Saham RI yang Masih Bertahan di MSCI setelah 6 Didepak

Daftar Saham RI yang Masih Bertahan di MSCI setelah 6 Didepak

May 13, 2026
Margin Operasi 9,1% dan Utang Turun 7,4% di Kuartal I 2026

Margin Operasi 9,1% dan Utang Turun 7,4% di Kuartal I 2026

April 30, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Ada Bank China Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Dua Dunia Harga Harta IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Karena Kasus Laba Menjadi MSCI Naik OJK oleh Pasar Penyebab Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tembus Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Utama Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?