Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

Setelah Resign dan Bantu Ibu Jaga Warung, Kini Memiliki 23000 Toko

Merry by Merry
August 8, 2026
in Market
0
Dulu Jaga Warung di Petojo, Kini Kaya Raya dengan 23000 Toko
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah perjalanan hidup sering kali penuh dengan liku-liku yang tak terduga. Dari seorang anak yang membantu ibunya menjaga toko kelontong kecil, Djoko Susanto kini dikenal sebagai pendiri Alfamart, yang telah berkembang dengan pesat di seluruh Indonesia, memiliki puluhan ribu gerai. Perjalanan ini menampilkan bagaimana kerja keras dan ketekunan dapat mengubah nasib seseorang secara signifikan.

You might also like

Bukti Warga RI Makin Suka Beli Barang dengan Metode Pay Later

Konsorsium Asuransi Proyek Offshore Terbesar di Dunia Dipimpin Tugu

Pengganti Skor Kredit Nomor HP Aktif 10 Tahun Dapatkan Pembiayaan

Djoko, yang lahir dengan nama Kwok Kwie Fo, memulai karirnya tidak dalam dunia bisnis, melainkan sebagai pegawai di sebuah perusahaan perakitan radio. Namun, pada tahun 1996, ia memutuskan untuk kembali membantu ibunya menjalankan usaha warung kelontong keluarga, yang menjadi langkah awalnya dalam memahami bisnis ritel.

Keputusan untuk terjun kembali ke usaha keluarga membawanya ke dalam pengalaman yang berharga. Melalui warung kelontong yang dikelola ibunya, Djoko mulai belajar tentang seluk-beluk bisnis, mulai dari melayani pelanggan hingga mengelola stok barang. Ia menghabiskan banyak waktu menjaga toko, yang menjual berbagai barang kebutuhan sehari-hari seperti kacang tanah dan minyak sayur.

Awal Usaha yang Menjanjikan dalam Bisnis Rokok

Pada awalnya, usaha Djoko berfokus pada penjualan rokok, yang ternyata memberikan hasil yang menjanjikan. Pada tahun 1987, ia berhasil membuka 15 jaringan toko grosir dan menjadi penjual rokok terbesar dari Gudang Garam. Kesuksesannya menarik perhatian beberapa petinggi industri rokok, termasuk Putera Sampoerna dari PT HM Sampoerna.

Pertemuannya dengan Putera Sampoerna pada akhir tahun 1986 menjadi momen penting dalam karirnya. Ia diangkat menjadi direktur penjualan di PT Sampoerna, yang menjadikan perusahaan tersebut salah satu yang terkemuka di Indonesia, berada di posisi kedua setelah Gudang Garam. Ini adalah langkah awal bagi Djoko untuk mengembangkan potensi bisnisnya lebih lanjut.

Keahliannya dalam memasarkan produk rokok membawanya ke posisi penting sebagai direktur di PT Panarmas. Di sana, ia ikut memasarkan rokok baru bernama Sampoerna A Mild, yang kelak menjadi salah satu merek paling terkenal di Indonesia. Dengan pengalaman ini, Djoko mulai membangun fondasi untuk karir bisnisnya yang lebih besar.

Mendirikan Toko Pertama dan Perkembangannya

Di tahun 1989, Djoko mendirikan PT Alfa Retailindo setelah mengubah gudang Sampoerna menjadi Toko Gudang Rabat. Dengan modal sebesar Rp 2 miliar, ia berhasil mengubah gudang tersebut menjadi toko grosir yang beroperasi di pasar. Dalam kerja sama dengan Putera Sampoerna, Djoko memegang 60% saham di perusahaan tersebut.

Toko Gudang Rabat menjadi cikal bakal dari retails yang kita kenal saat ini. Meskipun awalnya beroperasi sebagai distributor rokok, seiring berjalannya waktu, toko ini mulai menjual berbagai produk lainnya, yang memperluas jangkauan pasarnya dan meningkatkan pendapatan. Djoko terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar.

Seiring dengan pesatnya perkembangan usaha, Toko Gudang Rabat berkembang menjadi jaringan toko kelontong. Pada tahun 1990-an, mereka telah memiliki 32 gerai di berbagai kota, bersaing langsung dengan Indomaret. Strategi yang tepat dalam memahami pasar dan kebutuhan konsumen telah menjamin keberlangsungan dan pertumbuhan usaha Djoko.

Transformasi Menjadi Alfamart dan Kesuksesannya

Pada tahun 1999, Toko Gudang Rabat resmi berganti nama menjadi Alfa Minimart, dan ini menandai langkah penting menuju pengembangan yang lebih besar. Alfamart diperkenalkan sebagai minimarket yang dekat dengan masyarakat, dengan bangunan pertamanya terletak di Jl. Beringin Raya, Tangerang. Ini adalah langkah strategis untuk menarik lebih banyak konsumen.

Kehadiran Alfa Minimart langsung disambut positif oleh masyarakat. Penjualannya terus meningkat, dan pada tahun 2000, Alfa dinyatakan go public. Nilai kapitalisasi pasar saat itu mencapai lebih dari US$ 108,29 juta, sebuah pencapaian yang menandai kesuksesan Djoko dalam dunia bisnis ritel.

Sejak tahun 2003, Alfa Minimart resmi berganti nama menjadi Alfamart, dan dengan suntikan modal dari Putera Sampoerna, jaringan ini terus berkembang. Saat ini, Alfamart telah memiliki lebih dari 23.000 gerai di seluruh Indonesia, termasuk cabang dari anak usaha seperti Alfamidi dan Lawson.

Djoko Susanto kini tidak hanya menjadi ikon dalam bisnis ritel, tetapi juga sebagai contoh nyata bagaimana ketekunan dan keberanian mengambil risiko dapat membuahkan hasil yang luar biasa. Perjalanan hidupnya adalah inspirasi bagi banyak orang yang bercita-cita dalam dunia bisnis. Melalui strategi pemasaran yang cerdas dan pemahaman mendalam tentang pasar, Djoko berhasil membangun salah satu jaringan ritel terbesar di Indonesia.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, dari memulai dari nol hingga mencapai kesuksesan yang luar biasa, cerita Djoko Susanto mengajarkan kita tentang arti sesungguhnya dari kerja keras dan inovasi. Dengan semangat pantang menyerahnya, ia telah membuktikan bahwa siapa pun dapat mengubah mimpinya menjadi kenyataan.

Tags: BantudanIbuJagaKiniMemilikiResignSetelahTokoWarung
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Bukti Warga RI Makin Suka Beli Barang dengan Metode Pay Later

by Merry
August 8, 2026
0
Bukti Warga RI Makin Suka Beli Barang dengan Metode Pay Later

Minat masyarakat terhadap sistem pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dalam laporan terbaru, penyaluran BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh hingga 57,02% dibandingkan tahun lalu,...

Read more

Konsorsium Asuransi Proyek Offshore Terbesar di Dunia Dipimpin Tugu

by Merry
August 7, 2026
0
Konsorsium Asuransi Proyek Offshore Terbesar di Dunia Dipimpin Tugu

Jakarta menjadi pusat perhatian dengan langkah berani PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk yang memimpin konsorsium asuransi untuk proyek gas ambisius, yaitu Lapangan Abadi Blok Masela. Proyek ini,...

Read more

Pengganti Skor Kredit Nomor HP Aktif 10 Tahun Dapatkan Pembiayaan

by Merry
August 6, 2026
0
Pengganti Skor Kredit Nomor HP Aktif 10 Tahun Dapatkan Pembiayaan

Peminjaman online atau pinjaman daring telah menjadi solusi inovatif bagi masyarakat, khususnya yang berada di kalangan menengah ke bawah. Dengan hadirnya teknologi digital, akses keuangan menjadi lebih mudah...

Read more

Perkuat Peran Perbankan dengan Dukungan Kebijakan Penempatan Dana SAL

by Merry
August 6, 2026
0
Perkuat Peran Perbankan dengan Dukungan Kebijakan Penempatan Dana SAL

Dalam konteks perekonomian global yang terus berubah, penting bagi negara untuk mengelola kas negara dengan baik. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI turut mendukung upaya pemerintah...

Read more

Ekonomi Indonesia H1 2026 Tumbuh 5,45% Tertinggi di ASEAN

by Merry
August 5, 2026
0
Ekonomi Indonesia H1 2026 Tumbuh 5,45% Tertinggi di ASEAN

Pemerintah menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil. Kinerja ekonomi di tahun 2026 menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, dengan data terbaru yang dirilis oleh Menko...

Read more
Next Post
Siapkan Rp44,5 Triliun untuk Garap Bisnis Daging di Asia

Siapkan Rp44,5 Triliun untuk Garap Bisnis Daging di Asia

Related News

Suporter Purbalingga Keroyok Wasit Tak Terima Keputusan di Tarkam

Suporter Purbalingga Keroyok Wasit Tak Terima Keputusan di Tarkam

August 1, 2026
Respons Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Naik ke Penyidikan

Respons Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Naik ke Penyidikan

May 2, 2026
Strategi Indonesia Jaga Status Emerging Market di MSCI Menurut Airlangga

Strategi Indonesia Jaga Status Emerging Market di MSCI Menurut Airlangga

June 25, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga Hingga IHSG Indonesia Ini Investasi Jadi Jakarta Karena Kasus KPK Kredit Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?