Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Finansial

Pasutri Jakarta Tinggal Mewah, Ternyata Uang Hasil Rampok Bank Rp 194 M

Merry by Merry
June 16, 2026
in Finansial
0
Pasutri Kaya di Jakarta Ternyata Hasil Rampokan Bank Rp 200 M
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kehidupan megah sepasang suami istri di Batavia pada dekade 1910-an menarik perhatian publik yang ingin tahu lebih dalam. Di balik glamornya, tersimpan skandal besar yang melibatkan penggelapan dana bank yang bernilai fantastis dan mengguncang sektor perbankan. A.M. Sonneveld, seorang mantan perwira KNIL, dikenal sebagai sosok kaya yang menikmati fasilitas mewah bersama sang istri.

You might also like

Kredit Bank Naik 12,67% pada Juni 2026 Meski Suku Bunga Tinggi

Purbaya Targetkan PFII Mulai Beroperasi Tahun Ini di Bali?

IHSG Terus Meningkat, 9 Hari Perdagangan Beruntun di Zona Hijau

Setelah pensiun, Sonneveld tidak hanya menikmati kehidupan santai di Batavia, tetapi juga sering menghabiskan malam di lokasi-lokasi elit seperti Societeit Harmoni. Pasangan ini tampak menjalani hidup yang bebas dari kekhawatiran, menikmati hura-hura tanpa henti.

Namun, reputasi sang perwira yang cemerlang ternyata tak seindah yang dibayangkan. Memiliki posisi penting di salah satu bank swasta terbesar, ia memiliki akses penuh untuk mengelola dana nasabah yang akhirnya membawanya pada jurang kehancuran.

Awal Mula Skandal Keuangan yang Mengguncang Batavia

Awal September 1913 menjadi titik balik yang menentukan bagi Sonneveld. Surat kabar di Hindia Belanda mulai mengungkap kejahatan yang dilakukan, dengan laporan dari Harian Deli Courant yang menyebutkan bahwa ia telah mencuri 122 ribu gulden dari nasabah. Penemuan ini mengejutkan banyak pihak dan mengubah pandangan orang terhadap sosok yang selama ini dihormati.

Penyelidikan internal yang dilakukan oleh pihak bank menunjukkan bahwa ada manipulasi besar dalam pengelolaan dana. Laporan tersebut mengonfirmasi bahwa Sonneveld terbukti bersalah melakukan “permainan kotor” dalam pengelolaan keuangannya, mengguncang dunia perbankan. Skandal ini pun dengan cepat menjadi bahan perbincangan publik.

Nilai 122 ribu gulden yang dicuri setara dengan 73 kilogram emas pada masa itu. Jika dihitung dengan harga emas saat ini, kerugian tersebut mencapai sekitar Rp194 miliar, menjadikannya salah satu skandal keuangan terbesar pada akhirnya.

Pelarian yang Dramatis dan Penangkapan yang Tak Terhindarkan

Mengetahui bahwa aksinya terdeteksi, Sonneveld dan istrinya tak menunggu lama untuk melarikan diri. Mereka menjadi buronan setelah pengumuman dari kepolisian yang menyebarluaskan deskripsi fisik mereka. Dalam keadaan terdesak, pengacakan dan kebingungan menjadi bagian dari perjalanan mereka.

Pelarian pasangan ini terendus hingga ke Bandung. Melalui penyewaan mobil dari Meester Cornelis, mereka berusaha menghindar dari pengejaran. Namun, jejak mereka akhirnya mengarah ke Surabaya, di mana Sonneveld kembali berbohong tentang tujuan mereka.

Kecurigaan semakin meningkat ketika dia tertangkap sedang bersikap aneh. Laporan dari teman-teman mengenali bahwa mereka sedang dalam pelarian mengarah pada upaya untuk menghubungi otoritas di Hong Kong. Penangkapan keduanya di sana menandai akhir dari pelarian dramatis ini.

Persidangan dan Akibat Hukum yang Menghebohkan

Sesampai di Hindia Belanda, Sonneveld dihadapkan pada pengadilan. Ia mengakui semua perbuatannya, bahkan beralasan bahwa aksinya dilakukan untuk mempertahankan gaya hidup glamornya. Istrinya pun terjebak dalam jeratan hukum karena tahu akan tindakan suaminya yang tidak etis.

Pengadilan akhirnya memutuskan untuk menghukum Sonneveld selama lima tahun penjara, sementara sang istri menerima hukuman tiga bulan kurungan. Kasus ini menciptakan fokus pada masalah etika di sektor perbankan dan menjadi peringatan bagi banyak orang lainnya.

Skandal ini kemudian menjadi salah satu yang terdahsyat di Hindia Belanda pada era tersebut, menyoroti betapa berbahayanya keserakahan. Banyak yang belajar bahwa kemewahan yang terlihat bisa jadi hanyalah kedok dari kejahatan yang lebih dalam.

Tags: BankHasilJakartaMewahPasutriRampokTernyataTinggalUang
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Kredit Bank Naik 12,67% pada Juni 2026 Meski Suku Bunga Tinggi

by Merry
July 22, 2026
0
Kredit Bank Naik 12,67% pada Juni 2026 Meski Suku Bunga Tinggi

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa pertumbuhan kredit perbankan pada bulan Juni 2026 mencapai 12,67% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dari pertumbuhan di bulan Mei...

Read more

Purbaya Targetkan PFII Mulai Beroperasi Tahun Ini di Bali?

by Merry
July 22, 2026
0
Purbaya Targetkan PFII Mulai Beroperasi Tahun Ini di Bali?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan agar Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) dapat beroperasi mulai tahun 2026. Persiapan ini melibatkan penyusunan berbagai ketentuan hukum dan regulasi yang diperlukan...

Read more

IHSG Terus Meningkat, 9 Hari Perdagangan Beruntun di Zona Hijau

by Merry
July 21, 2026
0
IHSG Terus Meningkat, 9 Hari Perdagangan Beruntun di Zona Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang mengesankan dengan meningkatnya nilai hingga 1,74%, mencapai level 6.340,02 pada penutupan perdagangan yang berlangsung pada tanggal 21 Juli 2026. Dalam...

Read more

Kenaikan Tajam Kredit Baru di Kuartal Kedua, Pinjaman Modal Kerja Jadi Pendorong utama

by Merry
July 20, 2026
0
Uang Primer Tumbuh 14,3% di April 2026 menurut BI

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa penyaluran kredit baru perbankan mengalami lonjakan signifikan pada kuartal kedua tahun 2026. Kenaikan ini menunjukkan adanya permintaan pembiayaan yang kuat, meskipun pihak bank...

Read more

Pilihan Investasi Terbaik 2026 Sesuai Profil Risiko Anda

by Merry
July 20, 2026
0
Pilihan Investasi Terbaik 2026 Sesuai Profil Risiko Anda

Dalam dunia investasi, pentingnya memahami profil risiko tidak dapat dianggap sepele. Profil risiko adalah alat penentu yang akan membantu investor menentukan instrumen yang paling sesuai dengan tujuan dan...

Read more
Next Post
Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Rata-rata 1.000 Orang Jadi Korban Sehari

Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Rata-rata 1.000 Orang Jadi Korban Sehari

Related News

Mayat Pejabat Ditelantarkan di Jalan Karena Zalim terhadap Rakyat

Mayat Pejabat Ditelantarkan di Jalan Karena Zalim terhadap Rakyat

June 13, 2026
Prabowo Subianto Berpidato di DPR, Nilai Rupiah Meningkat ke Rp17.710 per US dollar

Prabowo Subianto Berpidato di DPR, Nilai Rupiah Meningkat ke Rp17.710 per US dollar

May 20, 2026
Pria Ini Raup Untung Besar dari Bisnis dengan Modal Cinta untuk Istri

Pria Ini Raup Untung Besar dari Bisnis dengan Modal Cinta untuk Istri

July 9, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Emas Harga IHSG Indonesia Ini Investasi Jadi Jakarta Karena Kasus KPK Kredit Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?