Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Style

Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi Indonesia

Merry by Merry
June 7, 2026
in Style
0
Sebelum Sembilan Naga, Ada Gang of Four Penguasa Ekonomi Indonesia
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada era Orde Baru, Indonesia menyaksikan munculnya sejumlah kelompok pengusaha yang memiliki pengaruh signifikan terhadap ekonomi negara. Salah satu kelompok yang paling dikenal adalah yang disebut ‘Gang of Four’, yakni empat individu yang memainkan peran penting dalam memperkuat perekonomian dengan kedekatan mereka terhadap kekuasaan politik. Dalam sejarah bisnis Indonesia, nama mereka mencuat dan menciptakan jejak yang sulit dilupakan.

You might also like

Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Limpahan Tambang Emas Baru di Papua untuk Antam

Dongkrak Kinerja Melalui Ekosistem Digital dan Peningkatan Kualitas Layanan BMRI

Keempat tokoh ini, yaitu Sudono Salim, Sudwikatmono, Ibrahim Risjad, dan Djuhar Sutanto, memiliki latar belakang yang beragam. Namun, pertemuan tak terduga di antara mereka menjadi titik awal dari sebuah kekuatan bisnis yang besar. Hubungan mereka dengan Presiden Soeharto memberikan keuntungan strategis yang memudahkan usaha mereka berkembang di tengah iklim bisnis yang sulit.

Berawal dari sebuah pertemuan yang tidak disengaja pada tahun 1968, kelak mereka membangun jaringan bisnis yang kokoh dan saling menguntungkan. Dari keempat tokoh ini, Sudono Salim dikenal sebagai pengusaha yang sudah memiliki reputasi di sektor manufaktur dan ekspor-impor, sedangkan yang lainnya adalah karyawan biasa yang berusaha mencari peluang baru.

Sejarah Awal Pembentukan ‘Gang of Four’ di Indonesia

Awal mula terbentuknya ‘Gang of Four’ dimulai dari interaksi antara Salim dan Sudwikatmono. Sudwikatmono atau lebih dikenal sebagai Dwi, sempat menjadi pegawai biasa, tetapi berkat undangan Salim untuk bergabung dalam bisnisnya, ia menemukan peluang emas. Dwi diundang dengan tawaran gaji yang sangat menggiurkan dibandingkan gaji sebelumnya.

Bersamaan dengan itu, ketidakpastian jabatan dan status kewarganegaraan membuat Salim mencari jaminan dari orang yang dipercaya. Melalui hubungan baik dengan Soeharto, Dwi dipilih untuk menjadi penjamin, yang semakin mendekatkan mereka dalam urusan bisnis. Keputusan ini menjadi awal mula hubungan erat antara Salim dan Dwi dalam menjalankan perusahaan.

Selanjutnya, keterlibatan Djuhar Sutanto sebagai rekan bisnis turut bermanfaat. Kemitraan ini terbentuk ketika Salim diperkenalkan kepada Djuhar, yang merupakan seorang taipan dari perusahaan Bintang Lima. Keduanya memiliki visi yang sejalan di dunia bisnis dan memanfaatkan kedekatan dengan kekuasaan untuk mengembangkan usaha.

Perkembangan Bisnis dan Kekuatan Politik ‘Gang of Four’

Dengan mengintegrasikan kekuatan bisnis dan kekuasaan politik, ‘Gang of Four’ mulai mengukuhkan posisinya di pasar Indonesia. Mereka mendirikan beberapa perusahaan bergengsi yang berkontribusi pada perekonomian, seperti PT. Bogasari yang bergerak di sektor penggilingan tepung. Komitmen mereka untuk berinovasi dan memperluas jaringan membantu memperkuat dominasi di industri.

Bersama dengan Djuhar dan Sudwikatmono, mereka merintis jalan untuk menciptakan Indocement, Indomilk, dan Indofood, yang kini menjadi nama yang tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Keberhasilan dalam sektor-sektor ini menunjukkan bagaimana hubungan strategis dengan Soeharto membawa keuntungan kompetitif yang tidak bisa ditandingi oleh pemain lain di pasar.

Melalui kekuasaan yang ada, mereka tidak hanya memperkuat posisi bisnis tetapi juga membangun pengaruh politik yang bertahan lama. Mereka menghadapi berbagai tantangan di era renaisans ekonomi, tetapi ketahanan dan inovasi yang ditunjukkan menjadikan contoh penting dalam sejarah bisnis Indonesia.

Dampak dan Legasi ‘Gang of Four’ dalam Ekonomi Indonesia

Legacy yang ditinggalkan oleh ‘Gang of Four’ sangatlah signifikan dalam konteks bisnis Indonesia. Jaringan yang mereka buat memberikan dampak jangka panjang terhadap industri, di mana mereka tidak hanya menciptakan kekayaan untuk diri mereka sendiri tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang. Keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi generasi pengusaha berikutnya.

Pengaruh mereka dapat dilihat dari sejumlah perusahaan yang hingga kini tetap menjalani operasional dan tetap sukses di pasar global. Keterlibatan mereka dalam berbagai sektor, seperti makanan, konstruksi, dan otomotif, menunjukkan betapa beragamnya pengaruh ekonomi yang mereka miliki sejak awal berdirinya.

Namun, sejarah juga mencatat bahwa hubungan antara bisnis dan kekuasaan politik seringkali memicu kontroversi. Praktik korupsi dan kolusi menjadi sorotan banyak pihak, dan hal itu menciptakan spekulasi negatif terhadap para pengusaha tersebut. Meskipun demikian, pengaruh ‘Gang of Four’ tetap tak terbantahkan dalam sejarah perekonomian Indonesia.

Tags: AdaEkonomiGangIndonesiaNagaPenguasaSebelumSembilan
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

by Merry
October 23, 2026
0
Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Bank Mandiri menunjukkan kinerja yang mengesankan dengan mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,5 triliun hingga kuartal III 2026. Pertumbuhan ini mencapai 20,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang didorong...

Read more

Limpahan Tambang Emas Baru di Papua untuk Antam

by Merry
October 23, 2026
0
Limpahan Tambang Emas Baru di Papua untuk Antam

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) baru-baru ini mengumumkan penutupan tambang emas yang dimiliki oleh PT Kristalin Eka Lestari yang berlokasi di Distrik Makimi, Nabire, Papua Tengah....

Read more

Dongkrak Kinerja Melalui Ekosistem Digital dan Peningkatan Kualitas Layanan BMRI

by Merry
October 22, 2026
0
Dongkrak Kinerja Melalui Ekosistem Digital dan Peningkatan Kualitas Layanan BMRI

Bank Mandiri sebagai salah satu institusi keuangan terkemuka di Indonesia terus berupaya beradaptasi dengan perubahan perilaku nasabah yang semakin dinamis. Dalam era digital saat ini, transformasi layanan menjadi...

Read more

Kinerja Hutama Karya Terus Tumbuh Hingga Triwulan III Tahun 2026

by Merry
October 22, 2026
0
Kinerja Hutama Karya Terus Tumbuh Hingga Triwulan III Tahun 2026

Dalam satu tahun terakhir, perkembangan PT Hutama Karya (Persero) menunjukkan tren yang positif. Hingga triwulan III-2026, perusahaan tersebut mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 6,30% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan...

Read more

Kasus IPO CUAN, OJK Memberikan Sanksi kepada Dua Sekuritas dan Direktoratnya

by Merry
October 21, 2026
0
OJK Panggil Influencer Terkait Penjualan Platform Kripto Ilegal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengeluarkan sanksi tegas terhadap berbagai pihak yang melanggar regulasi di pasar modal Indonesia. Salah satu fokus perhatian OJK adalah PT. Petrindo Jaya...

Read more
Next Post
Sosok di Balik ‘Saham Gorengan’ yang Merugikan Banyak Investor

Sosok di Balik 'Saham Gorengan' yang Merugikan Banyak Investor

Related News

WN Taiwan Ditangkap Sebagai Tersangka Penyelundupan 800 Kg Ketamin

WN Taiwan Ditangkap Sebagai Tersangka Penyelundupan 800 Kg Ketamin

September 2, 2026
Tentara Didakwa Kasus Insider Trading dengan Cuan Rp7,2 Miliar

Tentara Didakwa Kasus Insider Trading dengan Cuan Rp7,2 Miliar

October 17, 2026
Banyak Orang Mengerti Asuransi, Tapi Belum Tertarik untuk Membeli

Banyak Orang Mengerti Asuransi, Tapi Belum Tertarik untuk Membeli

May 24, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dana Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Karena Kasus Kebakaran Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?