Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Finansial

Kisah Runtuhnya Kerajaan Bisnis Usai Berjaya Selama Tiga Dekade

Merry by Merry
May 16, 2026
in Finansial
0
Kisah Runtuhnya Kerajaan Bisnis Usai Berjaya Selama Tiga Dekade
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sudono Salim, lebih dikenal sebagai Liem Sioe Liong, adalah salah satu tokoh ikonik dalam dunia bisnis Indonesia. Ia memiliki jejak panjang dalam industri dan dikenal karena kedekatannya dengan kekuasaan, khususnya dengan Presiden Soeharto, yang menjadi faktor penting dalam perkembangan karier bisnisnya.

You might also like

Mu’min Ali Gunawan Mengundurkan Diri dari Posisi Komut Panin Sekuritas

COO Danantara Temui KPK untuk Pengawalan Proyek Hilirisasi

Kas Negara di BI Rp281 T Kini Ditempatkan Lagi ke Bank

Pada tahap awal kemerdekaan, Salim mulai membangun reputasi sebagai importir cengkeh serta menyediakan logistik untuk keperluan militer. Jejaring yang dia bangun menarik perhatian Kolonel Soeharto, dan hubungan mereka semakin akrab melalui sepupu Soeharto, Sulardi, selama periode Perang Kemerdekaan dari tahun 1945 hingga 1949.

Setelah Soeharto berhasil meraih kekuasaan di Indonesia pada pertengahan 1960-an dan menjabat sebagai presiden, Salim menemukan dukungan dari kelompok-kelompok pengusaha, di mana dirinya menjadi salah satu kroni terpenting. Keduanya menjalani hubungan yang saling menguntungkan selama tiga dekade, dengan Soeharto melindungi Liem dan memastikan kelancaran bisnisnya.

Melalui kerajaan bisnis Salim Group, Salim bukan hanya berhasil menyalurkan dana kepada Soeharto dan kroni-kroninya, tetapi juga meraih status sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Namun, kolaborasi ini harus berakhir dengan ketidakpastian ketika krisis ekonomi menghempas Indonesia pada tahun 1998.

Jejak Bisnis Salim Group dalam Berbagai Sektor

Salim Group menguasai berbagai sektor, termasuk perbankan dengan Bank Central Asia (BCA), bangunan dengan Indocement, dan makanan yang diwakili oleh Bogasari serta Indofood. Kesuksesan ini membuat Salim menjadi salah satu figur yang tak terpisahkan dari peta ekonomi Indonesia.

Namun, krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1998 memberikan dampak yang sangat signifikan. BCA yang menjadi salah satu aset terpenting mengalami penarikan dana secara besar-besaran oleh nasabah yang merasa tidak percaya lagi. Penyebab utama dari ketidakstabilan ini adalah citra buruk yang melekat pada Salim sebagai kroni Soeharto.

Sejarawan mencatat bahwa massa mulai berbondong-bondong menarik dananya, berujung pada kondisi bank yang semakin kritis. Ratusan nasabah bahkan rela mengantre berjam-jam untuk menarik seluruh tabungan mereka, memicu kebangkrutan yang mengancam kelangsungan BCA.

Krisis ini semakin parah saat berbagai sentimen anti-Soeharto muncul. Masyarakat yang menilai Salim sebagai simbol dari kekuasaan yang represif menjadikannya sebagai sasaran. Kerusuhan yang timbul jelas mengarah pada lebih dari sekadar pertikaian ekonomi; ini juga merupakan pertarungan politik dan sosial yang berdarah.

Kerusuhan Mei 1998 dan Dampaknya pada Salim

Di Jakarta, kerusuhan pecah pada 13 Mei 1998, setelah unjuk rasa yang awalnya damai berubah menjadi kekerasan. Aksi massa tidak hanya menyasar gedung-gedung pemerintahan, tetapi juga properti dan kehidupan warga Tionghoa. Salim menjadi salah satu target utamanya.

Jemma Purdey menjelaskan bahwa sentimen anti-Tionghoa saat itu muncul akibat stereotip yang menyebut mereka dekat dengan kekuasaan dan penguasa yang diperankan oleh Salim. Kerusuhan tersebut secara langsung menyerang perusahaan-perusahaan yang terhubung dengan Salim, termasuk BCA.

Dalam kekacauan tersebut, Salim dan keluarganya berada di Amerika Serikat. Namun, situasi di Jakarta semakin memburuk. Dikabarkan bahwa rumah Salim menjadi sasaran setelah seorang anggota keluarganya, Anthony Salim, terpaksa membiarkan massa mengobrak-abrik rumahnya demi menghindari pertumpahan darah.

Dalam sekejap, harta bendanya musnah, mobil terbakar, dan kekacauan melanda. Anthony tidak punya pilihan lain selain melarikan diri ke Bandara Halim untuk terbang ke luar negeri demi keselamatan. Ini adalah titik terendah bagi keluarga Salim, yang sebelumnya memiliki segalanya.

Pascakerusuhan dan Pembalikan Nasib Salim Group

Setelah kerusuhan mereda dan Soeharto lengser, keadaan keuangan BCA mengalami kerugian yang parah. Dari 122 cabangnya, banyak yang rusak parah akibat penjarahan dan pembakaran. Tercatat kerugian mencapai Rp 3 miliar hanya untuk jaringan ATM-nya.

Indofood juga tidak luput dari kerugian, di mana pabriknya di Solo dijarah hingga merugi Rp 42 miliar. Hanya Indocement yang relatif masih mampu bertahan di tengah badai tersebut. Namun, efek jangka panjang dari krisis ini sangat mengubah wajah bisnis Salim Group.

Pascakerusuhan, BCA akhirnya diambil alih oleh pemerintah sebagai bagian dari upaya penyelamatan. Dengan pengambilalihan ini, Salim kehilangan salah satu aset paling berharga, dan perjalanan bisnisnya mengalami perubahan drastis.

Meski begitu, Salim berusaha bangkit dengan memfokuskan sumber daya pada Indofood. Dalam waktu 25 tahun setelah kejadian mengerikan itu, keluarga Salim berjuang untuk merestrukturisasi dan membangun kembali imperium bisnis mereka di sektor-sektor baru termasuk migas dan konstruksi.

Kisah Sudono Salim bukan hanya sekadar catatan bisnis, melainkan juga mencerminkan dinamika politik dan sosial yang kompleks di Indonesia. Dari kesuksesan yang spektakuler hingga keruntuhan yang mematikan, pengalaman hidupnya menggambarkan perjalanan yang penuh liku dan pelajaran berharga bagi para pengusaha di tanah air.

Tags: BerjayaBisnisDekadeKerajaanKisahRuntuhnyaSelamaTigaUsai
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Mu’min Ali Gunawan Mengundurkan Diri dari Posisi Komut Panin Sekuritas

by Merry
June 30, 2026
0
Mu’min Ali Gunawan Mengundurkan Diri dari Posisi Komut Panin Sekuritas

Mu'min Ali Gunawan, sosok yang dikenal luas di industri keuangan Indonesia, mengundurkan diri sebagai Komisaris Utama PT Panin Sekuritas Tbk. Keputusan ini disampaikan melalui surat pengunduran diri yang...

Read more

COO Danantara Temui KPK untuk Pengawalan Proyek Hilirisasi

by Merry
June 30, 2026
0
COO Danantara Temui KPK untuk Pengawalan Proyek Hilirisasi

Jakarta menampilkan dinamika yang menarik dalam pengelolaan perusahaan milik negara (BUMN) baru-baru ini. Salah satu inisiatif yang mendapatkan perhatian adalah upaya transparansi dalam proyek hilirisasi oleh Danantara, yang...

Read more

Kas Negara di BI Rp281 T Kini Ditempatkan Lagi ke Bank

by Merry
June 29, 2026
0
Kas Negara di BI Rp281 T Kini Ditempatkan Lagi ke Bank

Pemerintah Indonesia tengah mengambil langkah strategis dengan menempatkan kembali dana sebesar Rp281 triliun ke dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Selain itu, pemerintah juga menyediakan dana cadangan senilai...

Read more

Untung Rp31 Miliar Karena Nguping, Istri Dipecat Suami Terpenjara

by Merry
June 29, 2026
0
Untung Rp31 Miliar Karena Nguping, Istri Dipecat Suami Terpenjara

Kasus penipuan investasi baru-baru ini mengungkap praktik ilegal yang merugikan pihak-pihak yang terlibat. Seorang pria dari Texas menjadi pusat perhatian setelah terlibat dalam skema investasi yang membawa dampak...

Read more

Kenaikan BI Rate 100 Bps Dalam Sebulan dan Pilihan Investasi Manajer Investasi

by Merry
June 28, 2026
0
Kenaikan BI Rate 100 Bps Dalam Sebulan dan Pilihan Investasi Manajer Investasi

Jakarta memiliki banyak dinamika ekonomi yang cukup menarik untuk dicermati. Terlebih, perubahan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia yang telah mencapai 100 basis poin dalam waktu satu bulan...

Read more
Next Post
5 Ciri Utama Warga Kelas Bawah yang Mungkin Ada pada Dirimu

5 Ciri Utama Warga Kelas Bawah yang Mungkin Ada pada Dirimu

Related News

120 Hotel BUMN Bergabung, Injourney Menjadi Operator Hotel Terbesar Kedua

120 Hotel BUMN Bergabung, Injourney Menjadi Operator Hotel Terbesar Kedua

June 27, 2026
Malinau Kalimantan Utara Hanya Kirim Dua Jemaah Haji ke Tanah Suci

Malinau Kalimantan Utara Hanya Kirim Dua Jemaah Haji ke Tanah Suci

May 4, 2026
Dony Oskaria Pertemukan Himbara untuk Bahas Akses Pembiayaan Rumah Terjangkau

Dony Oskaria Pertemukan Himbara untuk Bahas Akses Pembiayaan Rumah Terjangkau

May 13, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Emas Harga IHSG Indonesia Ini Investasi Jadi Jakarta Karena Kasus KPK Menjadi MSCI Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?