Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BPOM Temukan 263 Ribu Link Kosmetik Ilegal, Sebagian Besar di E-Commerce

Merry by Merry
June 6, 2026
in Ekonomi
0
BPOM Temukan 263 Ribu Link Kosmetik Ilegal, Sebagian Besar di E-Commerce
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penemuan yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menunjukkan adanya keprihatinan serius terhadap peredaran kosmetik ilegal di platform digital. Sebanyak 263 ribu tautan digital telah teridentifikasi, diduga digunakan untuk menjual produk kosmetik tanpa izin di berbagai e-commerce.

You might also like

Pelibatan TNI-Polri Tidak Boleh Buat Wajib Pajak Merasa Tertekan

Bupati Lombok Barat Diduga Menerima Uang Miliaran dan Tas Mewah

Pengacara Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 46 Apartemen

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, mengungkapkan bahwa pengawasan yang intensif telah dilakukan, bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital serta Asosiasi E-Commerce Indonesia. Langkah ini diambil untuk mengurangi jumlah produk kosmetik yang tidak terdaftar dan berisiko bagi konsumen.

“Kami memiliki 263.000 tautan yang mempromosikan kosmetik ilegal, dan saat ini kami terus memantau,” tegas Taruna dalam konferensi pers di Tangerang. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperketat peredaran produk yang tidak memenuhi standar kesehatan dan keamanan.

Pentingnya Pengawasan Terhadap Peredaran Kosmetik Ilegal

Keberadaan produk kosmetik ilegal di pasar Indonesia menjadi ancaman nyata bagi kesehatan masyarakat. Banyak konsumen yang tidak menyadari bahwa produk tersebut tidak terdaftar dan dapat mengandung bahan berbahaya.

Menurut Taruna, kebangkitan e-commerce sebagai tempat berdagang telah membuka celah bagi produk-produk ilegal untuk dipasarkan tanpa melalui proses perizinan yang ketat. Terbukti, lebih dari 70 persen dari produk yang teridentifikasi ilegal ditemui di platform daring.

Adanya patroli siber yang dilakukan BPOM merupakan bagian dari langkah proaktif untuk memastikan bahwa masyarakat terlindungi dari dampak buruk pemakaian kosmetik yang tidak terstandar. Dilaporkan pula bahwa hasil patroli tersebut menunjukkan 30 persen dari produk ilegal masih dijual secara offline.

Tindakan Terhadap Penjual Kosmetik Ilegal

BPOM telah mengambil langkah tegas dengan melibatkan pihak e-commerce untuk melakukan pemblokiran terhadap tautan-tautan yang mempromosikan kosmetik ilegal. Upaya ini mencakup pelaporan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memastikan tindakan yang cepat dan efisien.

“Kami telah memberikan informasi yang jelas kepada platform e-commerce terkait dengan tautan yang harus dihapus,” ujar Taruna. Hal ini bertujuan untuk melindungi konsumen dan menegakkan hukum yang berlaku.

Sebagai tambahan, BPOM juga telah memasukkan lebih dari 2.000 item kosmetik ke dalam daftar black list karena dianggap berbahaya bagi kesehatan. “Kami terus melakukan pembaruan dalam daftar tersebut, terutama untuk produk-produk yang baru teridentifikasi,” lanjutnya.

Kasus Terkait Praktik Penjualan Kosmetik Ilegal

BPOM baru-baru ini berhasil membongkar praktik peredaran kosmetik impor ilegal melalui penggerebekan dua gudang di Tangerang. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa produk-produk tersebut, sebagian besar berasal dari Tiongkok, diselundupkan dan dijual tanpa izin edar.

Dari penggrebekan, BPOM menemukan lebih dari 2 juta produk kosmetik yang tidak terdaftar, kebanyakan merupakan produk dekoratif. Ini menunjukkan besarnya masalah yang dihadapi dalam mengawasi dan menindak produk ilegal dalam perdagangan online.

Dua orang yang terlibat dalam jaringan distribusi ilegal tersebut telah diamankan, di mana salah satunya berperan sebagai pemasar produk di platform online. Mereka dapat dikenakan hukuman penjara hingga 12 tahun atau denda hingga Rp5 miliar per item, sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui upaya pencegahan ini, BPOM berharap dapat menekan peredaran produk kosmetik ilegal dan melindungi konsumen dari dampak negatif yang diakibatkan oleh penggunaan produk yang tidak jelas asal-usul dan keamanannya.

Tags: BesarBPOMECommerceIlegalKosmetikLinkRibuSebagianTemukan
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Pelibatan TNI-Polri Tidak Boleh Buat Wajib Pajak Merasa Tertekan

by Merry
July 22, 2026
0
Pelibatan TNI-Polri Tidak Boleh Buat Wajib Pajak Merasa Tertekan

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan dalam pengawasan pajak. Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat TNI dan Polri seharusnya tidak membuat wajib pajak merasa tertekan...

Read more

Bupati Lombok Barat Diduga Menerima Uang Miliaran dan Tas Mewah

by Merry
July 21, 2026
0
Bupati Lombok Barat Diduga Menerima Uang Miliaran dan Tas Mewah

Kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah di Indonesia kembali mencuat ke permukaan. Dalam beberapa bulan terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil mengungkap beberapa kasus serius yang melibatkan dugaan...

Read more

Pengacara Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 46 Apartemen

by Merry
July 20, 2026
0
Mayat Anak Perempuan Ditemukan di Lampung dengan Surat Wasiat

Seorang pengacara bernama RM Napitupulu ditemukan meninggal dunia setelah diduga melompat dari sebuah apartemen di Karet Kuningan, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 18 Juli, sekitar pukul...

Read more

Forum Pemred Kecam Sikap Hotman Terhadap Wartawan: Sangat Tak Profesional

by Merry
July 20, 2026
0
Forum Pemred Kecam Sikap Hotman Terhadap Wartawan: Sangat Tak Profesional

Forum Pemred baru-baru ini mengungkapkan keprihatinan atas perilaku pengacara Hotman Paris dalam tanggapannya terhadap pertanyaan wartawan. Sikap tersebut dianggap merendahkan profesi jurnalistik saat konferensi pers terkait kasus mantan...

Read more

Tiga Anggota KKB Tewas dalam Pertikaian di Yahukimo Papua

by Merry
July 19, 2026
0
Tiga Anggota KKB Tewas dalam Pertikaian di Yahukimo Papua

Tiga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue, yang dipimpin oleh DPO Ronal Heluka, tewas dalam kontak tembak di kawasan KM 4 Logpon, Distrik...

Read more
Next Post
Kumpulan Menkeu dan Bos BI Bahas Nasib Rupiah, Inilah Hasilnya!

Kumpulan Menkeu dan Bos BI Bahas Nasib Rupiah, Inilah Hasilnya!

Related News

Biaya Pendidikan Rp18 Juta per Siswa Lebih Tinggi dari Dana BOS

Biaya Pendidikan Rp18 Juta per Siswa Lebih Tinggi dari Dana BOS

July 14, 2026
Waspada Penipuan Iklan di Tontonan Dracin dan Modus yang Digunakan

Waspada Penipuan Iklan di Tontonan Dracin dan Modus yang Digunakan

June 7, 2026
Tokoh Penting Hadiri Festival Keuangan Jogja 2026

Tokoh Penting Hadiri Festival Keuangan Jogja 2026

May 23, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Emas Harga IHSG Indonesia Ini Investasi Jadi Jakarta Karena Kasus KPK Menjadi Miliar Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?