Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

Temuan Emas 30000 Ton di Banten Dirampok Oleh Pihak Asing

Merry by Merry
June 13, 2026
in Market
0
Temuan Emas 30000 Ton di Banten Dirampok Oleh Pihak Asing
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Emas telah lama menjadi salah satu instrumen investasi yang sangat diminati di kalangan masyarakat, terutama di saat ketidakpastian ekonomi. Logam mulia ini dianggap sebagai pelindung nilai yang efektif dan seringkali menjadi pilihan utama ketika situasi politik atau ekonomi global tidak stabil.

You might also like

Investor Harus Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Tentang BBRI

Kepercayaan Nasabah Tingkatkan Penghimpunan Dana, DPK Mencapai 1.580 Triliun

K/L Minta Tambahan Anggaran Rp1.000 T, Berikut Jawaban Purbaya

Pada saat yang sama, sejarah Indonesia menyimpan cerita menarik tentang penemuan cadangan emas yang sangat besar, tepatnya di Cikotok, Banten. Penemuan ini menciptakan gelombang perhatian luar biasa dan bahkan mengubah arah industri pertambangan emas di tanah air.

Di balik kisah penemuan tersebut, terdapat kerumitan yang melibatkan kekayaan sumber daya alam yang lebih banyak dinikmati oleh pemerintah kolonial dibandingkan masyarakat lokal. Sejak saat itu, perdebatan tentang keadilan dalam pengelolaan kekayaan bumi Indonesia pun mulai mengemuka.

Mengungkap Sejarah Penemuan Emas di Cikotok, Banten

Pemerintah kolonial Belanda pertama kali mendengar tentang potensi emas di Cikotok dari berbagai rumor. Lokasinya yang hanya sekitar 200 kilometer dari Batavia (sekarang Jakarta) menarik perhatian para pejabat kolonial untuk melakukan penelitian lebih lanjut.

Untuk memastikan kebenaran laporan tersebut, pemerintah melakukan penelitian geologi yang dipimpin oleh W.F.F. Oppenoorth. Begitu timnya memulai eksplorasi pada tahun 1919, mereka harus berjuang melewati hutan lebat dan medan yang sulit.

Setelah melakukan penyusuran yang panjang, hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa memang terdapat potensi emas yang sangat besar di Cikotok, meskipun penambangan itu sendiri tidaklah mudah. Proses untuk membuka jalan dan terowongan pun harus dimulai agar penambangan dapat dilakukan secara efisien.

Proses Penambangan dan Keberhasilan Menemukan Emas

Pembangunan terowongan dimulai dengan semangat yang tinggi, dan pada tahun 1928, total 25 terowongan telah berhasil dibangun. Terowongan-terowongan ini tidak hanya menembus hutan, tetapi juga melintasi perbukitan terjal dan lembah yang sempit.

Biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk proyek ini tergolong sangat besar, mencapai 80.000 gulden per tahun. Namun, investasi tersebut akhirnya membuahkan hasil yang luar biasa.

Pada bulan Maret 1928, kabar yang ditunggu-tunggu muncul. Tim peneliti berhasil menemukan cadangan emas yang tersembunyi, dengan total lebih dari 30 ribu ton. Penemuan ini jelas menjadi berita yang sangat menggembirakan bagi pemerintah kolonial.

Implikasi Sosial dan Ekonomi dari Penemuan Cikotok

Kehadiran sumber daya emas di Cikotok seharusnya menjadi berkah bagi rakyat Indonesia, tetapi faktanya justru sebaliknya. Kebijakan pemerintah kolonial lebih memihak pada perusahaan-perusahaan Belanda yang mendapatkan hak operasional di daerah tersebut.

Setelah penemuan besar itu, penambangan dilakukan secara besar-besaran oleh NV Mijnbouw Maatchappij Zuid Bantam. Jalur transportasi baru dibangun untuk mengangkut hasil tambang, tetapi keuntungan finansial lebih banyak mengalir ke pihak kolonial.

Namun, rakyat setempat justru menjadi korban dari eksploitasi yang berlangsung. Meskipun pemerintah kolonial berjanji akan meningkatkan kesejahteraan rakyat, pada kenyataannya, keuntungan dari penambangan emas lebih banyak dinikmati oleh pihak asing.

Era Pascakemerdekaan dan Penutupan Tambang Cikotok

Setelah Indonesia meraih kemerdekaan, tambang emas Cikotok diambil alih oleh NV Perusahaan Pembangunan Pertambangan. Hal ini menjadi bagian dari transisi kekuasaan yang mencoba untuk mengembalikan sumber daya kepada rakyat Indonesia.

Walaupun semangat baru tersebut muncul, tantangan besar tetap ada. PT Aneka Tambang mengambil alih pengelolaan tambang pada tahun 1974, tetapi sejarah tetap mencatat bahwa Cikotok adalah salah satu tambang emas terbesar di Indonesia.

Pada tahun 2005, tambang emas Cikotok terpaksa ditutup karena kandungan emasnya sudah habis. Meski demikian, reputasi dan kejayaan tambang ini tetap dikenang, dan dunia pertambangan Indonesia berpindah ke lokasi baru yang lebih besar, seperti tambang Freeport di Papua.

Tags: AsingBantenDirampokEmasolehPihakTemuanTon
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Investor Harus Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Tentang BBRI

by Merry
September 9, 2026
0
Investor Harus Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Tentang BBRI

Pertumbuhan kredit di sektor perbankan Indonesia menunjukkan tren positif yang memikat perhatian banyak analis. Salah satu yang menonjol adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang mendapatkan pengakuan...

Read more

Kepercayaan Nasabah Tingkatkan Penghimpunan Dana, DPK Mencapai 1.580 Triliun

by Merry
September 8, 2026
0
Kepercayaan Nasabah Tingkatkan Penghimpunan Dana, DPK Mencapai 1.580 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah mencatatkan kemajuan yang signifikan dalam menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga mencapai Rp1.580,7 triliun pada akhir Triwulan II 2026. Angka ini menunjukkan...

Read more

K/L Minta Tambahan Anggaran Rp1.000 T, Berikut Jawaban Purbaya

by Merry
September 8, 2026
0
K/L Minta Tambahan Anggaran Rp1.000 T, Berikut Jawaban Purbaya

Keputusan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran tahun 2027 telah menjadi topik hangat di kalangan berbagai Kementerian dan Lembaga. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa permintaan anggaran yang masuk...

Read more

Literasi Keuangan Indonesia Capai Target 2029, Tiga Tahun Lebih Cepat

by Merry
September 7, 2026
0
Warga Indonesia Semakin Mengurangi Penggunaan Uang Tunai

Dalam era digital yang semakin berkembang, literasi dan inklusi keuangan menjadi topik yang sangat penting bagi masyarakat. Pencapaian yang telah diraih Indonesia dalam bidang ini menunjukkan bahwa kesadaran...

Read more

Rupiah Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610

by Merry
September 7, 2026
0
Rupiah Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610

Rupiah Indonesia sedang mengalami tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat pada awal pekan ini. Pada pembukaan perdagangan, nilai tukar rupiah menguat hingga 0,11% dan mencapai posisi Rp17.610 per...

Read more
Next Post
Jokowi Segera Kenakan Jaket PSI Sebagai Ketua Dewan Pembina Menurut Grace

Jokowi Segera Kenakan Jaket PSI Sebagai Ketua Dewan Pembina Menurut Grace

Related News

KPR Bunga Mulai 2,75 Persen di Pameran Perumahan Danantara

KPR Bunga Mulai 2,75 Persen di Pameran Perumahan Danantara

August 27, 2026
Kritik Dino Patti Djalal terhadap Prabowo dinilai kurang etis

Kritik Dino Patti Djalal terhadap Prabowo dinilai kurang etis

June 2, 2026
Usulan Anak Desa di TikTok yang Membuat Profesor Terkejut

Usulan Anak Desa di TikTok yang Membuat Profesor Terkejut

June 28, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kredit Laba Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?