Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

Pengusaha Besar RI Melarikan Diri ke Singapura Karena Tekanan Pajak Pemerintah

Merry by Merry
June 16, 2026
in Market
0
Pengusaha Besar RI Melarikan Diri ke Singapura Karena Tekanan Pajak Pemerintah
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pindahnya kepemilikan perusahaan-perusahaan besar dari Indonesia ke Singapura menjadi sorotan publik belakangan ini. Fenomena ini tidak baru, karena pengusaha besar Indonesia selama lebih dari satu abad terlihat melakukan hal serupa untuk mencari perlindungan dari beban pajak yang tinggi.

You might also like

Airlangga Sambut Penahanan Suku Bunga BI untuk Mendorong Kredit

Dampak Naiknya BI Rate Terhadap Bank Menurut Bos Perbanas

Kredit dan DPK Beberapa Bank Menurun

Salah satu cerita menarik dari sejarah ini adalah tentang Oei Tiong Ham, seorang pengusaha legendaris yang mengendalikan imperium bisnis yang sangat besar pada awal abad ke-20. Dengan latar belakang yang kuat dalam bisnis gula, Oei menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh pada masa itu.

Oei Tiong Ham bukan sekadar nama, ia adalah simbol dari kekayaan dan kekuasaan di industri gula di Indonesia. Meskipun sukses besar, Oei akhirnya memilih untuk memindahkan usahanya ke Singapura, menjadikannya salah satu pionir dalam mengalihkan aset ke luar negeri.

Kesuksesan Bisnis Oei Tiong Ham di Indonesia

Oei Tiong Ham mendirikan Oei Tiong Ham Concern (OTHC) yang menjadi raksasa bisnis dalam industri gula pada tahun 1893. Dengan pusat operasi di Semarang, OTHC tidak hanya beroperasi di Indonesia, tetapi juga mendirikan cabang di berbagai negara seperti India dan Jepang.

Dengan keberanian dan visi, Oei menguasai hampir setengah pasokan gula dunia pada masa itu. Ia juga meluaskan bisnisnya ke berbagai sektor lainnya, termasuk perbankan dan pelayaran, menunjukkan betapa kuatnya pengaruhnya di dalam dan luar negeri.

Sejarawan mencatat bahwa dalam puncak kejayaannya, kekayaan Oei mencapai angka yang mencengangkan, yaitu 200 juta gulden. Ini menunjukkan betapa besar skala operasi dan pengaruhnya, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat global.

Dampak Pajak Terhadap Keputusan Oei Tiong Ham

Meski menjadi salah satu pembayar pajak terbesar pada zamannya, Oei Tiong Ham mengalami tekanan pajak yang semakin mencekik dari pemerintah kolonial Belanda. Upaya pemerintah untuk menambal defisit anggaran pasca-perang dunia menjadikan Oei sebagai target utama.

Pajak yang dikenakan kepada Oei mencapai 35 juta gulden, jumlah yang sangat besar saat itu. Meskipun Oei dikenal sebagai individu yang patuh bayar pajak, sistem yang korup membuatnya merasa diperas secara sepihak.

Menanggapi situasi tersebut, Oei akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah tegas. Ia memilih untuk menghentikan pembayaran pajak tambahan dan mengakhiri hubungan bisnis dengan pemerintah kolonial, yang berujung pada keputusannya untuk hengkang ke luar negeri.

Keputusan Strategis Oei untuk Pindah ke Singapura

Awalnya, Oei merencanakan untuk berpindah ke Eropa. Namun, strategi ini berubah setelah tim hukumnya menganalisis bahwa pajak di Eropa terlalu tinggi dan memberatkan. Singapura yang berada di bawah Inggris dipilih sebagai tempat yang lebih ramah terhadap pengusaha.

Keputusan ini ternyata sangat menguntungkan baginya. Di Singapura, beban pajaknya menurun drastis dari 35 juta gulden menjadi hanya 1 juta gulden. Ini mengubah seluruh landscape bisnisnya dengan memberikan kesempatan baru untuk berkembang.

Singapura bukan hanya menjadi tempat perlindungan bagi Oei, tetapi juga menjadi titik awal bagi langkah-langkah akuisisi yang lebih agresif dalam bisnis dan investasi. Hal ini menunjukkan adaptabilitasnya sebagai seorang pengusaha unggul.

Kepindahan Oei Tiong Ham dan Investasi di Singapura

Di Singapura, Oei tidak hanya berdiam diri. Ia melakukan pembelian aset dan properti secara masif, menguasai seperempat wilayah Singapura melalui investasi yang cerdas. Langkah ini menegaskan bahwa Oei tetap sebagai sosok yang ambisius dan visioner di tengah situasi yang menantang.

Sebagai bagian dari pengembangan strategis, Oei juga mengambil alih perusahaan pelayaran dan menjadi pemegang saham di bank-bank terkemuka. Ini menunjukkan bahwa Oei tidak hanya mencari tempat yang aman, tetapi juga berambisi untuk mendiversifikasi portofolionya di sektor baru.

Tak hanya itu, Oei juga berkontribusi secara sosial di Singapura dengan menyumbang untuk pembangunan gedung pendidikan. Kontribusinya di bidang sosial memperkuat reputasinya sebagai tokoh yang peduli terhadap kemajuan masyarakat dan pendidikan.

Sehingga, tidak mengherankan jika namanya diabadikan dalam bentuk jalan dan bangunan di Singapura, menunjukkan warisannya yang abadi hingga saat ini.

Pada penutupan hidupnya, Oei memilih untuk tidak memiliki kewarganegaraan tertentu. Ia meninggalkan statusnya sebagai Warga Negara Hindia Belanda, namun tidak mau menjadi Warga Negara Inggris, menandakan sikapnya yang kompleks terhadap kedua negara.

Kisah Oei Tiong Ham memberi pelajaran berharga tentang pentingnya memahami kebijakan pajak dan dampaknya terhadap iklim bisnis. Dari pengalaman sejarah tersebut, terlihat bahwa kebijakan pajak yang kurang bersahabat dapat mendorong para pengusaha untuk mencari perlindungan di negara lain demi kelangsungan usaha mereka.

Tags: BesarDiriKarenaMelarikanPajakPemerintahPengusahaSingapuratekanan
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Airlangga Sambut Penahanan Suku Bunga BI untuk Mendorong Kredit

by Merry
July 22, 2026
0
Airlangga Sambut Penahanan Suku Bunga BI untuk Mendorong Kredit

Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan BI-Rate pada tingkat 5,75% mengundang perhatian luas di kalangan pelaku ekonomi. Selain itu, suku bunga Deposit Facility tetap di angka 4,75% dan...

Read more

Dampak Naiknya BI Rate Terhadap Bank Menurut Bos Perbanas

by Merry
July 22, 2026
0
Dampak Naiknya BI Rate Terhadap Bank Menurut Bos Perbanas

Jakarta, sebuah pusat ekonomi dan bisnis, seringkali menjadi sorotan para pelaku industri keuangan. Salah satu isu yang kini dihadapi adalah profitabilitas sektor perbankan yang terancam jika suku bunga...

Read more

Kredit dan DPK Beberapa Bank Menurun

by Merry
July 21, 2026
0
Kredit dan DPK Beberapa Bank Menurun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui adanya keluhan dari perbankan, terutama dari kategori bank BUKU 2 dan BUKU 3, terkait permasalahan likuiditas yang semakin ketat. Keluhan ini muncul...

Read more

DPR Setujui RUU Pusat Finansial RI untuk Sidang Paripurna

by Merry
July 20, 2026
0
DPR Setujui RUU Pusat Finansial RI untuk Sidang Paripurna

Pemerintah bersama DPR di Komisi XI telah mencapai kesepakatan terkait Rancangan Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia (RUU PFII) yang telah disusun dengan serius sejak 6 Juli 2026....

Read more

Selat Hormuz Memanas, Seberapa Kuat IHSG Bisa Bertahan Menghijau?

by Merry
July 20, 2026
0
Selat Hormuz Memanas, Seberapa Kuat IHSG Bisa Bertahan Menghijau?

Jakarta mengalami dinamika yang menarik di pasar finansial global, di tengah harapan dan kekhawatiran yang saling berinteraksi. Salah satu faktor penting yang menjadi sorotan adalah inflasi, yang mempengaruhi...

Read more
Next Post
Diskusi di UGM yang Dihadiri Budiman Sudjatmiko Berakhir Ricuh

Diskusi di UGM yang Dihadiri Budiman Sudjatmiko Berakhir Ricuh

Related News

Noel Ebenezer Divonis 5 Tahun Penjara: Keputusan KPK Sangat Menghentak

Noel Ebenezer Divonis 5 Tahun Penjara: Keputusan KPK Sangat Menghentak

May 18, 2026
Pramono Jelaskan Kenapa CFD Rasuna Said Mulai Berlaku 1 Juni Nanti

Pramono Jelaskan Kenapa CFD Rasuna Said Mulai Berlaku 1 Juni Nanti

May 17, 2026
Tiga Investasi Pilihan Nabi Muhammad SAW yang Bisa Jadi Contoh

Tiga Investasi Pilihan Nabi Muhammad SAW yang Bisa Jadi Contoh

June 1, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Emas Harga IHSG Indonesia Ini Investasi Jadi Jakarta Karena Kasus KPK Kredit Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?