Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Nasib Hotel Sultan Ditentukan Kamis, Pekerja Minta Eksekusi Dibatalkan

Merry by Merry
June 16, 2026
in Ekonomi
0
Nasib Hotel Sultan Ditentukan Kamis, Pekerja Minta Eksekusi Dibatalkan
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa karyawan Hotel Sultan di Jakarta baru-baru ini menyuarakan penolakan terhadap rencana eksekusi yang akan dilakukan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Mereka menganggap proses tersebut harus ditunda untuk memperhatikan keadilan dan proses hukum yang berlaku, serta untuk melindungi hak-hak para pekerja dan pihak terkait lainnya.

You might also like

Ketua MPR Sampaikan Harapan di Akhir Zikir dan Doa Kebangsaan

Suporter Purbalingga Keroyok Wasit Tak Terima Keputusan di Tarkam

Pemerintah Janji Tak Akan Mengelak dari Putusan MK Terkait Anggaran MBG

Aksi protes ini melibatkan berbagai elemen, termasuk buruh dan anggota Koalisi Sipil Pembela Pengusaha Pribumi. Mereka menegaskan akan menempuh jalur damai dan konstitusional untuk menghadapi eksekusi yang dianggap tidak bijaksana.

Diungkapkan oleh Al Hams Qamarallah, sebagai perwakilan dari kelompok tersebut, bahwa eksekusi dengan cara yang dipaksakan tidak hanya berpotensi mengabaikan keadilan tetapi juga dapat merugikan banyak pihak yang bergantung pada operasional hotel.

Pentingnya Mempertimbangkan Hak-Hak Pekerja dan Pengusaha

Menurut karyawan, objek sengketa dalam kasus ini berasal dari tanah, tetapi jika eksekusi dilaksanakan, bukan hanya tanah yang terancam. Bangunan, bisnis, serta lapangan kerja yang ada juga akan terdampak secara signifikan.

Al Hams menambahkan bahwa keberlangsungan hidup karyawan, pekerja harian, serta para mitra usaha lainnya sangat terkait dengan waktu dan keputusan yang diambil mengenai Hotel Sultan. Oleh karena itu, perhatian yang lebih mendalam mengenai hak-hak mereka sangatlah diperlukan.

Para karyawan dan koalisi mengingatkan bahwa proses hukum yang sedang berjalan perlu dilaksanakan dengan keadilan yang utuh. Mereka mengharapkan agar pengadilan mempertimbangkan semua aspek sebelum melanjutkan eksekusi, sehingga tidak ada salah satu pihak yang dirugikan.

Tuntutan untuk Menunda Eksekusi

Koalisi mengusulkan enam tuntutan terkait kasus tersebut. Tuntutan pertama adalah agar eksekusi Hotel Sultan dibatalkan karena dirasa bersifat prematur dan dapat memicu masalah hukum baru.

Mereka juga mengupayakan negosiasi antara PT Indobuildco dan Kementerian Sekretariat Negara untuk mencapai titik terang. Menunggu keputusan hukum yang final dianggap sebagai langkah yang lebih bijak.

Selain itu, koalisi mengharapkan pemerintah untuk menghormati hak-hak PT Indobuildco sebagai pemegang Hak Guna Bangunan dan melindungi pekerjaan serta hak-hak semua pihak yang terdampak oleh situasi ini.

Mempertimbangkan Solusi Adil dalam Sengketa

Aksi tekanan lebih lanjut menyiratkan bahwa masalah ini harus diselesaikan melalui mekanisme yang adil dan transparan. Koalisi menekankan pentingnya negosiasi dan penemuan solusi yang tidak merugikan pihak manapun.

Kehadiran lebih banyak elemen dalam negosiasi juga diharapkan dapat menjaga stabilitas sosial dan politik. Hal ini penting untuk mencegah ketegangan lebih lanjut dalam masyarakat yang lebih luas.

Koalisi juga mengingatkan agar hak-hak pengusaha pribumi diperhatikan. Pentingnya menjaga keseimbangan dalam hal ini tidak dapat diabaikan, mengingat pengusaha juga merupakan elemen penting dalam dinamika ekonomi.

Pentingnya Melindungi Keberlangsungan Usaha dan Ekonomi Lokal

Dampak dari eksekusi yang dilaksanakan terbukti bisa meluas. Keberlangsungan operasional Hotel Sultan berkaitan langsung dengan banyak pihak, termasuk pemasok, vendor, dan penyelenggara kegiatan yang juga turut merasakan dampak ekonomi.

Ketidakpastian akan status hukum lahan dan bangunan menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. Terlebih, banyak orang yang menggantungkan hidupnya pada keberadaan hotel tersebut.

Rakhmadi Afif Kusumo, selaku Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno, juga mengungkapkan bahwa proses eksekusi adalah langkah yang diperlukan untuk mengamankan aset negara. Namun, dia menyadari pentingnya untuk memperhatikan aspek sosial saat menjalankan keputusan hukum tersebut.

Tags: DibatalkanDitentukanEksekusiHotelKamisMintaNasibPekerjaSultan
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Ketua MPR Sampaikan Harapan di Akhir Zikir dan Doa Kebangsaan

by Merry
August 2, 2026
0
Ketua MPR Sampaikan Harapan di Akhir Zikir dan Doa Kebangsaan

Di tengah bingkai kebangsaan yang kokoh, gelaran Zikir & Doa Kebangsaan menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia. Acara ini diadakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, dengan tujuan...

Read more

Suporter Purbalingga Keroyok Wasit Tak Terima Keputusan di Tarkam

by Merry
August 1, 2026
0
Suporter Purbalingga Keroyok Wasit Tak Terima Keputusan di Tarkam

Insiden keras terjadi dalam pertandingan sepak bola antarkampung di Purbalingga, Jawa Tengah, yang melibatkan wasit dan suporter. Kejadian ini menambah catatan buruk terkait perilaku suporter dalam dunia olahraga,...

Read more

Pemerintah Janji Tak Akan Mengelak dari Putusan MK Terkait Anggaran MBG

by Merry
August 1, 2026
0
Pemerintah Janji Tak Akan Mengelak dari Putusan MK Terkait Anggaran MBG

Jakarta menjadi sorotan setelah keputusan Mahkamah Konstitusi mengenai pemisahan dana untuk program makan bergizi gratis dari anggaran pendidikan. Keputusan ini memastikan bahwa alokasi dana pendidikan tidak lagi mencakup...

Read more

Meninggalnya Taruna Akpol Semarang dalam Kondisi Terluka, Polisi Lakukan Penyidikan

by Merry
July 31, 2026
0
Pilot Asing Tewas Saat Mengangkut Tujuh Penumpang

Seorang taruna Akademi Kepolisian Semarang dilaporkan meninggal dunia dalam kondisi terluka di kompleks lembaga pendidikan. Peristiwa tragis ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai penyebab kematiannya dan menuntut klarifikasi dari...

Read more

Sepuluh Ribu Pesilat Siap Kepung Markas Debt Collector di Surabaya

by Merry
July 31, 2026
0
Sepuluh Ribu Pesilat Siap Kepung Markas Debt Collector di Surabaya

Aksi damai yang diadakan oleh kelompok pesilat menyentuh perhatian publik dengan jumlah massa yang direncanakan mencapai 10.000 orang. Mereka berasal dari kelompok tewas dalam kekerasan yang menimpa dua...

Read more
Next Post
Pasutri Kaya di Jakarta Ternyata Hasil Rampokan Bank Rp 200 M

Pasutri Jakarta Tinggal Mewah, Ternyata Uang Hasil Rampok Bank Rp 194 M

Related News

Aturan Baru DHE SDA Efektif Mulai 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Efektif Mulai 1 Juni 2026

May 5, 2026
Survei ID Targetkan Kinerja Keuangan Tahun Ini Tumbuh Lebih dari 20 Persen

Survei ID Targetkan Kinerja Keuangan Tahun Ini Tumbuh Lebih dari 20 Persen

June 26, 2026
Tiner Diduga Penyebab Kebakaran yang Membunuh Anggota BPK

Tiner Diduga Penyebab Kebakaran yang Membunuh Anggota BPK

May 9, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Investasi Jadi Jakarta Juta Karena Kasus KPK Kredit Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?