Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

Kras Ubah Kerugian Menjadi Keuntungan Rp 5,75 Triliun, Dua Faktor Ini Memicunya

Merry by Merry
May 1, 2026
in Market
0
Kras Ubah Kerugian Menjadi Keuntungan Rp 5,75 Triliun, Dua Faktor Ini Memicunya
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) berhasil mencapai laba bersih sebesar US$ 339,64 juta, yang setara dengan Rp 5,75 triliun untuk tahun buku 2025, setelah sebelumnya mengalami kerugian sebesar US$ 148,42 juta. Laporan keuangan ini menggambarkan perubahan signifikan dalam kinerja perusahaan, yang kini menunjukkan fundamental yang jauh lebih kuat.

You might also like

Investor Harus Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Tentang BBRI

Kepercayaan Nasabah Tingkatkan Penghimpunan Dana, DPK Mencapai 1.580 Triliun

K/L Minta Tambahan Anggaran Rp1.000 T, Berikut Jawaban Purbaya

Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari upaya transformasi yang berkelanjutan. Menurutnya, KRAS kini telah menjadi fondasi yang kokoh untuk memperkuat daya saing dan ketahanan usaha perusahaan di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

Peningkatan laba tahun ini dapat dijelaskan oleh pendapatan keuangan yang mencapai US$ 519,92 juta, berkat restrukturisasi yang efektif dan penyelesaian kewajiban yang dipercepat. Hal ini menunjukkan bahwa langkah-langkah strategis yang diambil perusahaan mulai membuahkan hasil yang positif.

Transformasi yang Mendorong Kinerja Positif dan Stratejik

Melalui laporan keuangan yang diajukan di Bursa Efek Indonesia, perusahaan mencatat bahwa laba tahun berjalan dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 325,45 juta. Mempertimbangkan penjualan yang solid, total pendapatan usaha mengalami peningkatan tipis menjadi US$ 959,83 juta, dan total volume penjualan produk baja mencapai 944.562 ton, meningkat tajam sebesar 29% dari tahun sebelumnya.

Walaupun begitu, beban pokok pendapatan juga mengalami kenaikan dari US$ 847,6 juta menjadi US$ 909 juta. Kondisi ini menyebabkan laba kotor KRAS turun signifikan dari US$ 106,9 juta menjadi US$ 50,7 juta, menimbulkan tantangan tersendiri bagi manajemen perusahaan.

Total aset yang dimiliki perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, mencapai US$ 2,77 miliar atau setara dengan Rp 46,24 triliun. Ini sejalan dengan langkah perusahaan dalam melakukan pengetatan liabilitas, yang berhasil ditekan sebesar 17,04% menjadi US$ 2,04 miliar.

Reformasi Utang dan Peningkatan Nilai Ekuitas yang Signifikan

Melalui penyelesaian kewajiban utang, nilai ekuitas perusahaan meningkat dua kali lipat menjadi US$ 725,51 juta. Hal ini memberi gambaran positif tentang potensi pertumbuhan Krakatau Steel ke depannya, memperlihatkan keberhasilan dalam mengelola keuangan perusahaan yang semakin efisien.

Akumulasi kerugian dari tahun-tahun sebelumnya juga terpangkas dari US$ 2,47 miliar menjadi US$ 2,16 miliar. Proses penyehatan finansial ini sangat dipengaruhi oleh dukungan strategis dari pemegang saham melalui Danantara, termasuk penyaluran pinjaman pemegang saham dan kesepakatan restrukturisasi yang mendorong efisiensi operasional.

Kedepannya, perusahaan bertekad untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas produksi dan memperkuat pangsa pasar dalam negeri. Strategi ini akan fokus pada pemenuhan kebutuhan dalam sektor infrastruktur dan otomotif yang sedang berkembang.

Tantangan dan Harapan Masa Depan untuk Krakatau Steel

Kendati berbagai pencapaian ini, manajemen menyadari bahwa masih terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi. Oleh karena itu, mereka berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi portofolio secara aktif, serta meninjau kembali kerjasama yang mungkin belum memberikan hasil optimal.

Langkah tersebut diambil untuk mempertahankan kepercayaan yang telah diberikan oleh semua pemangku kepentingan. Manajemen juga menggarisbawahi pentingnya menjaga produktivitas sembari terus berinovasi dalam memberikan solusi terbaik bagi konsumen.

Dengan strategi yang jelas dan perbaikan berkelanjutan, KRAS menunjukkan keyakinan akan masa depannya. Dengan mengadopsi pendekatan inovatif dan adaptif, perusahaan siap untuk bersaing secara lebih agresif di pasar, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi semua stakeholder.

Tags: DuaFaktorIniKerugianKeuntunganKrasMemicunyaMenjadiTriliunUbah
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Investor Harus Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Tentang BBRI

by Merry
September 9, 2026
0
Investor Harus Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Tentang BBRI

Pertumbuhan kredit di sektor perbankan Indonesia menunjukkan tren positif yang memikat perhatian banyak analis. Salah satu yang menonjol adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang mendapatkan pengakuan...

Read more

Kepercayaan Nasabah Tingkatkan Penghimpunan Dana, DPK Mencapai 1.580 Triliun

by Merry
September 8, 2026
0
Kepercayaan Nasabah Tingkatkan Penghimpunan Dana, DPK Mencapai 1.580 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah mencatatkan kemajuan yang signifikan dalam menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga mencapai Rp1.580,7 triliun pada akhir Triwulan II 2026. Angka ini menunjukkan...

Read more

K/L Minta Tambahan Anggaran Rp1.000 T, Berikut Jawaban Purbaya

by Merry
September 8, 2026
0
K/L Minta Tambahan Anggaran Rp1.000 T, Berikut Jawaban Purbaya

Keputusan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran tahun 2027 telah menjadi topik hangat di kalangan berbagai Kementerian dan Lembaga. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa permintaan anggaran yang masuk...

Read more

Literasi Keuangan Indonesia Capai Target 2029, Tiga Tahun Lebih Cepat

by Merry
September 7, 2026
0
Warga Indonesia Semakin Mengurangi Penggunaan Uang Tunai

Dalam era digital yang semakin berkembang, literasi dan inklusi keuangan menjadi topik yang sangat penting bagi masyarakat. Pencapaian yang telah diraih Indonesia dalam bidang ini menunjukkan bahwa kesadaran...

Read more

Rupiah Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610

by Merry
September 7, 2026
0
Rupiah Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610

Rupiah Indonesia sedang mengalami tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat pada awal pekan ini. Pada pembukaan perdagangan, nilai tukar rupiah menguat hingga 0,11% dan mencapai posisi Rp17.610 per...

Read more
Next Post
Hari Buruh 2026, 6678 Personel Gabungan Amankan Aksi di DPR

Hari Buruh 2026, 6678 Personel Gabungan Amankan Aksi di DPR

Related News

Model Ansy Jan De Vries Terlibat Kasus Begal yang Ternyata Rekayasa

Model Ansy Jan De Vries Terlibat Kasus Begal yang Ternyata Rekayasa

May 21, 2026
Seleksi Majelis Masyayikh Kemenag untuk Peningkatan Mutu Pesantren

Seleksi Majelis Masyayikh Kemenag untuk Peningkatan Mutu Pesantren

May 8, 2026
Purbaya Yakin Rupiah Stabil di Rp17500 per Dolar AS pada 2027 dan Alasannya

Purbaya Yakin Rupiah Stabil di Rp17500 per Dolar AS pada 2027 dan Alasannya

June 10, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kredit Laba Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?