Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

Indikator Likuiditas dalam KSSK yang Tidak Jelas

Merry by Merry
June 27, 2026
in Market
0
Indikator Likuiditas dalam KSSK yang Tidak Jelas
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa indikator kecukupan likuiditas yang digunakan dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dianggap tidak mencerminkan kondisi nyata di sistem keuangan. Menurutnya, data tersebut sering kali menunjukkan hasil yang baik, sementara kenyataannya bisa berbeda jauh dari itu.

You might also like

Wakaf di Istiqlal Tak Hanya Uang Juga Bisa Berupa Saham

Isu Pemilihan Gubernur BI Memperhatikan Dampaknya terhadap Rupiah

5 Tanda Warga Kelas Bawah, Periksa Apakah Kamu Termasuk?

Salah satu indikator yang dinilai tidak tepat adalah Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD). Purbaya berpendapat bahwa kedua indikator ini tidak memberikan informasi yang akurat mengenai stabilitas sektor perbankan.

Ia menambahkan, selama menjabat di KSSK, ia menemukan bahwa angka-angka yang dilaporkan menunjukkan tren positif, meskipun masih banyak bank yang mengalami kesulitan. Hal ini menunjukkan bahwa data yang ada bisa bersifat ilusif.

Mengapa Indikator Lama Tidak Relevan Lagi?

Purbaya menekankan pentingnya menggunakan indikator yang lebih sesuai dalam evaluasi likuiditas perbankan. Oleh karena itu, saat ini Kementerian Keuangan beralih menggunakan indikator base money alias M0 untuk menilai kecukupan likuiditas. Indikator ini dianggap lebih jelas dan mampu memberikan gambaran nyata mengenai kondisi keuangan di perbankan.

Indikator pertumbuhan uang primer menjadi sorotan utama karena lebih mencerminkan kebijakan moneter bank sentral dalam perekonomian. Purbaya mencatat bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalkan pemantauan keadaan likuiditas di sektor keuangan.

Dengan menggunakan indikator ini, diharapkan Kementerian Keuangan dapat lebih responsif dalam menghadapi tantangan yang ada. Purbaya merasa bahwa perubahan ini penting agar kebijakan yang diambil benar-benar membawa dampak positif bagi keadaan ekonomi nasional.

Pentingnya Mendengar Suara dari Jajaran Perbankan

Selain menggunakan indikator yang tepat, Purbaya juga menekankan pentingnya mendengarkan masukan dari para direksi bank. Menurutnya, komunikasi yang baik antara Kementerian Keuangan dan perbankan sangat diperlukan untuk memahami situasi yang sesungguhnya. Ia menilai jika bank dalam keadaan “ribut”, maka itu pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Dalam diskusi dengan para pemimpin bank, Purbaya mendengar bahwa meskipun pertumbuhan kredit bank mencapai 11,5%, ada kekhawatiran bahwa angka tersebut bisa turun signifikan jika tidak ada perbaikan dalam kondisi likuiditas. Keterbukaan informasi semacam ini sangat membantu dalam pengambilan keputusan.

Purbaya menekankan bahwa komunikasi yang efektif bisa membantu mencegah masalah lebih besar yang mungkin timbul di masa depan. Melalui saluran ini, Kementerian Keuangan bisa lebih cepat merespons isu-isu yang terjadi di lapangan.

Langkah Nyata untuk Memperbaiki Likuiditas Perbankan

Untuk memastikan kondisi likuiditas perbankan tetap terjaga, Purbaya mengumumkan rencana untuk memasok likuiditas melalui penempatan dana pemerintah di Bank Indonesia. Ia menyatakan bahwa alokasi dana sebesar Rp 400 triliun akan disalurkan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) hingga akhir tahun.

Langkah ini dianggap sebagai bagian dari kebijakan yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang telah mencapai angka di atas 5,5%. Purbaya menjelaskan bahwa meskipun ini lebih bersifat langkah moneter, namun pengelolaan kas dilakukan dengan serius agar tidak mengganggu sistem keuangan secara keseluruhan.

Ia menambahkan, meskipun terlihat seperti sebuah suntikan, sebenarnya ini adalah hasil dari pengelolaan pajak dan obligasi yang menghasilkan efisiensi dalam aliran kas. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan yang diambil memiliki dampak langsung pada perekonomian serta sektor perbankan.

Kesimpulan: Menyiapkan Masa Depan Keuangan yang Lebih Stabil

Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Kementerian Keuangan, diharapkan kondisi likuiditas perbankan akan semakin baik. Purbaya yakin bahwa pendekatan baru ini akan memberikan efek jangka panjang pada stabilitas ekonomi nasional. Penekanan pada data yang akurat dan komunikasi terbuka menjadi kunci untuk mencapai tujuan ini.

Perubahan indikator dan cara pandang terhadap likuiditas di sektor perbankan, menurut Purbaya, adalah langkah krusial untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Dengan memahami situasi secara lebih holistik, diharapkan kebijakan yang diambil dapat lebih efektif dan responsif terhadap perkembangan yang ada.

Ke depannya, diharapkan pemerintah dan lembaga keuangan dapat bekerja sama lebih erat dalam menciptakan ekosistem keuangan yang sehat. Upaya ini tidak hanya penting untuk menghadapi krisis, tetapi juga untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan di masa mendatang.

Tags: DalamIndikatorJelasKSSKLikuiditasTidakyang
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Wakaf di Istiqlal Tak Hanya Uang Juga Bisa Berupa Saham

by Merry
August 10, 2026
0
Wakaf di Istiqlal Tak Hanya Uang Juga Bisa Berupa Saham

Di tengah perkembangan ekonomi syariah yang pesat, Bursa Efek Indonesia (BEI) berinisiatif untuk mengintegrasikan program wakaf dan sedekah yang dikelola Masjid Istiqlal dengan instrumen pasar modal. Dengan pendekatan...

Read more

Isu Pemilihan Gubernur BI Memperhatikan Dampaknya terhadap Rupiah

by Merry
August 10, 2026
0
Isu Pemilihan Gubernur BI Memperhatikan Dampaknya terhadap Rupiah

Pasar modal Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan dan menarik perhatian investor akhir pekan ini. Investor semakin optimis dengan kondisi perekonomian, yang tercermin dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan...

Read more

5 Tanda Warga Kelas Bawah, Periksa Apakah Kamu Termasuk?

by Merry
August 9, 2026
0
5 Tanda Warga Kelas Bawah, Periksa Apakah Kamu Termasuk?

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyoroti penurunan tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia pada pidatonya di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kemiskinan...

Read more

Raja Ritel Indonesia Jatuh dan Diambil Alih Keluarga Konglomerat

by Merry
August 9, 2026
0
Raja Ritel Indonesia Jatuh dan Diambil Alih Keluarga Konglomerat

Matahari, sebuah jaringan ritel yang terkenal di Indonesia, memiliki perjalanan yang cukup menarik. Dari sebuah toko kecil hingga menjadi salah satu raksasa retail, kisahnya mencerminkan dinamika bisnis yang...

Read more

Setelah Resign dan Bantu Ibu Jaga Warung, Kini Memiliki 23000 Toko

by Merry
August 8, 2026
0
Dulu Jaga Warung di Petojo, Kini Kaya Raya dengan 23000 Toko

Sebuah perjalanan hidup sering kali penuh dengan liku-liku yang tak terduga. Dari seorang anak yang membantu ibunya menjaga toko kelontong kecil, Djoko Susanto kini dikenal sebagai pendiri Alfamart,...

Read more
Next Post
Efek Sayembara Perburuan Dikatakan Membuat Taufik Hidayat Ciut Kena Mental

Efek Sayembara Perburuan Dikatakan Membuat Taufik Hidayat Ciut Kena Mental

Related News

Uang Primer Tumbuh 14,3% di April 2026 menurut BI

Sedot Rp105 Triliun Dana Asing, Efek BI Rate Terasa!

June 24, 2026
Rupiah Mencapai Rp17.400 Terhadap Dolar AS

Rupiah Mencapai Rp17.400 Terhadap Dolar AS

May 5, 2026
Debu Kapur Menyelimuti Cipatat Bandung Barat, Dinkes Kirim Tim Bantuan

Debu Kapur Menyelimuti Cipatat Bandung Barat, Dinkes Kirim Tim Bantuan

July 3, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga Hingga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Karena Kasus KPK Kredit Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?