Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Style

IHSG Turun 1,29 Persen sampai Level 5.032

Merry by Merry
October 30, 2026
in Style
0
IHSG Turun 1,29 Persen sampai Level 5.032
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan pada sesi perdagangan hari ini, mencatatkan level 5.032,44 dengan penurunan sebesar 65,62 poin atau sekitar 1,29%. Sejak dibuka, IHSG terus mengalami fluktuasi yang tajam, dengan penurunan terjadi dengan cepat setelah penguatan awal di menit-menit pertama perdagangan.

You might also like

Transformasi Bisnis Dorong Pertumbuhan Pendapatan Garuda Tercatat 13,2%

Premi Risiko Meningkat, Surat Utang RI Kurang Diminati – Investor Jadi Cemas

Target Penyelesaian Masalah Sampah RI 2028 dengan Tugas Khusus untuk Danantara

Pada pembukaan perdagangan, IHSG berada di angka 5.066,94 dan mencapai titik tertinggi harian di 5.116,01. Namun, tak lama berselang, tekanan jual menguasai pasar, mendorong IHSG turun hingga level terendah harian di 4.979,34, melewati batas psikologis 5.000.

Dalam rentang waktu yang singkat, pergerakan indeks menunjukkan volatilitas tinggi, dengan selisih 136 poin dari titik tertinggi ke titik terendah. Meski demikian, pada pukul 10.00 WIB, IHSG mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, bergerak menuju kisaran 5.000 hingga 5.030 dan mencatatkan angka 5.032 pada pukul 11.30 WIB.

Dari sisi volume perdagangan, aktivitas di pasar tercatat signifikan dengan total transaksi mencapai 242,53 juta lot dan nilai transaksi sebesar Rp5.603,47 miliar. Volume yang tinggi ini menunjukkan minat investor yang tetap aktif meski di tengah gejolak pasar yang terjadi.

Menjelang akhir pekan ini, berbagai faktor mengancam kestabilan pasar keuangan Indonesia. Kabar mengenai jatuhnya Wall Street dan data ekonomi dari Amerika Serikat menjadi perhatian yang perlu dicermati oleh para investor.

Tak hanya itu, kenaikan inflasi yang terpantau dari data PCE di AS berpotensi membawa dampak negatif bagi bursa saham Indonesia. Oleh karena itu, pelaku pasar harus terus mengikuti perkembangan yang terjadi agar dapat mengambil langkah yang tepat.

Pada pasar obligasi, terjadi penurunan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun menjadi 7,643%, lebih rendah dibandingkan 7,706% pada hari Rabu. Penurunan ini menunjukkan bahwa harga SBN sedang berada dalam tren naik, seiring dengan minat investasi yang mulai membaik.

Beberapa Sentimen yang Mempengaruhi Pasar Hari Ini

Berdasarkan berita terbaru, ada beberapa sentimen yang berpengaruh pada pergerakan pasar hari ini. Pertama, keputusan Bank Indonesia (BI) mengenai suku bunga acuan di bulan November 2026 menjadi sorotan. Gubernur BI Destry Damayanti menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak akan otomatis mengikuti kebijakan The Federal Reserve.

BI akan memantau perkembangan ekonomi domestik dan global untuk memastikan bahwa langkah yang diambil tetap relevan dengan situasi yang ada. Dia juga menjelaskan bahwa BI memiliki berbagai instrumen untuk mengatasi tekanan ekonomi, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah.

Sentimen kedua datang dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengumumkan penghapusan lima saham dari daftar short selling. Saham-saham yang dicoret termasuk PT Bank Central Asia Tbk. dan PT Bumi Resources Tbk. Keputusan ini berpotensi memengaruhi likuiditas dan kinerja saham yang terlibat.

Kenaikan indeks harga PCE AS juga menjadi perhatian karena mencerminkan inflasi yang terus meningkat. Data tersebut menunjukkan bahwa harga barang konsumen mengalami kenaikan yang signifikan, terutama pada komponen tidak tahan lama. Ini menandakan bahwa inflasi dapat bertahan lebih lama dari yang diperkirakan, sehingga meningkatkan kemungkinan pergeseran kebijakan moneter.

Pengaruh Kebijakan Ekonomi Global terhadap Pasar Lokal

Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) juga mempertahankan suku bunga acuannya, menunjukkan bahwa mereka mengadopsi pendekatan hati-hati pada kebijakan moneter di tengah ketidakpastian global. Suku bunga tetap di level 2,65% dan suku bunga simpanan di 2,50% bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi kawasan tersebut.

Dari sisi ekonomi AS, pertumbuhan yang tercatat mencapai 3,4% pada kuartal III-2026 menunjukkan ketahanan ekonomi yang kuat. Angka ini jauh melampaui konsensus pasar yang memperkirakan pertumbuhan 3,2%, memberikan sinyal positif meski dihadapkan pada tantangan inflasi.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa investasi domestik swasta, yang melonjak 19,4%, berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ini. Sektor kecerdasan buatan menjadi salah satu pendorong utama, mencerminkan bahwa teknologi baru memainkan peranan penting dalam kemajuan ekonomi moderen.

Pertimbangan Investasi di Tengah Ketidakpastian

Pelanggan pasar juga harus memperhatikan keputusan suku bunga Bank of Japan (BOJ) yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Ekspektasi pasar menunjukkan bahwa BOJ kemungkinan akan mempertahankan suku bunga di level 1,25%, sehingga menjadikan keputusan ini krusial untuk diikuti.

Pasar juga menantikan rilis estimasi awal PDB zona euro, yang diperkirakan tumbuh 0,2% secara kuartalan. Perlambatan pertumbuhan ini dibandingkan kuartal sebelumnya, yang mencapai 0,6%, dapat memicu kekhawatiran terhadap kelangsungan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Data tingkat pengangguran di zona euro juga akan dirilis, dengan proyeksi stabil di level 6,4%. Stabilitas tenaga kerja di tengah perlambatan dapat menjadi pendorong untuk konsumsi, namun sebaliknya, meningkatnya pengangguran di tengah penurunan PDB bisa memperburuk prospek ekonomi.

Tags: IHSGLevelPersensampaiTurun
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Transformasi Bisnis Dorong Pertumbuhan Pendapatan Garuda Tercatat 13,2%

by Merry
October 29, 2026
0
Transformasi Bisnis Dorong Pertumbuhan Pendapatan Garuda Tercatat 13,2%

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan signifikan dalam pendapatan konsolidasi sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026, mencapai US$2,71 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan 13,2% dibandingkan periode yang...

Read more

Premi Risiko Meningkat, Surat Utang RI Kurang Diminati – Investor Jadi Cemas

by Merry
October 29, 2026
0
Premi Risiko Meningkat, Surat Utang RI Kurang Diminati – Investor Jadi Cemas

Tingginya premi risiko investasi di Indonesia telah menarik perhatian para pelaku pasar. Hal ini ditandai dengan tingginya nilai credit default swap (CDS) yang meskipun mengalami perbaikan, tetap berada...

Read more

Target Penyelesaian Masalah Sampah RI 2028 dengan Tugas Khusus untuk Danantara

by Merry
October 28, 2026
0
Target Penyelesaian Masalah Sampah RI 2028 dengan Tugas Khusus untuk Danantara

Presiden Prabowo Subianto memfokuskan perhatian pada isu sampah di Indonesia dengan target penyelesaiannya pada tahun 2028. Untuk mencapai tujuan ini, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) diberikan...

Read more

Mitratel Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Saham Rp582

by Merry
October 28, 2026
0
Mitratel Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Saham Rp582

Jakarta, PT. Dayamitra Telekomunikasi Tbk. atau yang lebih dikenal sebagai Mitratel, siap meluncurkan tahapan baru dalam program kepemilikan sahamnya yang dikenal sebagai Management and Employee Stock Option Plan...

Read more

Dapat Suntikan Rp7,77 Triliun Dari BlackRock, Dana Tersebut Untuk Apa

by Merry
October 27, 2026
0
Dapat Suntikan Rp7,77 Triliun Dari BlackRock, Dana Tersebut Untuk Apa

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), sebuah emiten yang fokus pada sektor energi terbarukan, baru-baru ini mendapatkan suntikan dana signifikan dari HPS Investment Partners, yang merupakan bagian dari...

Read more
Next Post
Bank Sentral Eropa Pertahankan Suku Bunga Acuan di 2,5 Persen

Bank Sentral Eropa Pertahankan Suku Bunga Acuan di 2,5 Persen

Related News

Harga Saham DSSA Turun Terus Setelah Pengumuman MSCI

Kasus Saham DSSA, Daftar Sekuritas yang Kena Sanksi OJK

October 21, 2026
Tertarik Memiliki Toko Sendiri, Berapa Biaya dan Waktu Balik Modal 2026

Tertarik Memiliki Toko Sendiri, Berapa Biaya dan Waktu Balik Modal 2026

August 29, 2026
Aksi Teatrikal di Unair Kritik Latihan Militer Tewaskan Peserta Kopdes

Aksi Teatrikal di Unair Kritik Latihan Militer Tewaskan Peserta Kopdes

July 5, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dana Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran KPK Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?