Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Tekno

Disdik Tanggapi Viral Siswa di Samarinda Meninggal karena Sepatu Terlalu Kecil

Merry by Merry
May 5, 2026
in Tekno
0
Disdik Tanggapi Viral Siswa di Samarinda Meninggal karena Sepatu Terlalu Kecil
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Seorang siswa di Kalimantan Timur, Mandala yang bersekolah di SMKN 4 Samarinda, meninggal dunia akibat masalah kesehatan yang diduga berkaitan dengan sepatu yang dipakainya. Berita duka tersebut menjadi viral di media sosial, mengundang perhatian banyak orang mengenai dampak kesehatan akibat penggunaan sepatu yang tidak sesuai ukuran.

You might also like

2 Terdakwa Kasus Korupsi LNG Berpikir Kembali Setelah Divonis Bersalah

Alun-alun Ditutup dengan Pengamanan 1700 Personel

Perkerasan Jalan Penyebab 10 Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi

Kasus ini muncul ke publik berkat unggahan di media sosial yang menunjukkan bahwa Mandala terpaksa menggunakan sepatu berukuran 40, padahal ukuran kakinya seharusnya 43. Dengan perbedaan ukuran ini, Mandala mengalami pembengkakan yang sangat serius di kakinya.

Saat itu, Mandala sedang menjalani program magang sebagai pramuniaga, yang memaksanya untuk berdiri dalam waktu lama dengan sepatu yang tidak pas. Harusnya, kondisi ini mendapat perhatian lebih dari pihak sekolah dan keluarga.

Dampak Sepatu Kekecilan pada Kesehatan Siswa

Masalah kesehatan yang dialami Mandala menunjukkan betapa pentingnya untuk selalu memilih sepatu yang tepat. Sepatu yang terlalu kecil tidak hanya menyebabkan rasa tidak nyaman, tetapi juga bisa berakibat fatal seperti yang dialami oleh Mandala. Pembengkakan dan nyeri di kaki merupakan tanda bahwa sepatu tidak sesuai ukuran.

Penting bagi orang tua dan pendidik untuk memperhatikan kebutuhan anak, terutama dalam hal kesehatan. Kesadaran tentang pentingnya memilih sepatu dengan benar dapat mencegah terjadinya situasi serupa di masa depan. Kasus Mandala seharusnya menjadi peringatan bagi kita semua mengenai bahaya dari kelalaian semacam ini.

Pihak sekolah sebenarnya telah mencoba untuk membantu, namun mungkin informasi mengenai kondisi Mandala tidak tersampaikan dengan baik. Kejadian ini menggambarkan perlunya komunikasi yang lebih baik antara siswa, orang tua, dan pihak sekolah untuk menghindari tragedi serupa.

Tanggapan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur sebagai instansi terkait merespon kasus ini dengan serius. Mereka mengunjungi rumah keluarga Mandala untuk memberikan dukungan dan mengumpulkan informasi terkait kejadian tersebut. Kunjungan tersebut mendapat perhatian tinggi dari berbagai kalangan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Armin, mengungkapkan bahwa Mandala telah mengikuti program magang dari 9 Februari hingga 20 Maret. Setelah program tersebut, Mandala masih sempat hadir di sekolah hingga akhir bulan Maret, sebelum kondisi kesehatannya menurun drastis.

Setelah mendapatkan laporan dari orang tua mengenai kondisi kesehatan Mandala, pihak sekolah menyediakan bantuan finansial untuk perawatan medis. Namun, langkah-langkah ini sepertinya tidak cukup untuk mencegah kondisi yang akhirnya memburuk.

Serangkaian Kejadian yang Mengarah ke Tragedi

Setelah mendengar laporan dari orang tua mengenai kondisi Mandala, pihak sekolah memberikan bantuan sebesar Rp1,1 juta untuk pengobatan non-medis. Hal ini menunjukkan adanya upaya dari pihak sekolah untuk mendukung kesehatan siswa, meskipun ternyata tidak cukup.

Pada tanggal 21 April, pihak sekolah mendapati bahwa Mandala mengalami pembengkakan di kakinya. Meskipun tidak ada luka yang terlihat, kondisi fisik Mandala menunjukkan penurunan yang signifikan. Pihak sekolah menyarankan untuk segera mencari perawatan, namun kendala administratif seperti tunggakan BPJS menjadi hambatan.

Pihak sekolah berusaha membantu mengurus BPJS agar Mandala dapat menerima pelayanan kesehatan. Namun, sebelum semua itu dapat diselesaikan, kabar duka mengenai kepergian Mandala sudah menyebar. Dukacita ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai tanggung jawab semua pihak dalam menjaga kesehatan siswa.

Tags: DisdikKarenaKecilMeninggalSamarindaSepatuSiswaTanggapiTerlaluViral
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

2 Terdakwa Kasus Korupsi LNG Berpikir Kembali Setelah Divonis Bersalah

by Merry
May 4, 2026
0
2 Terdakwa Kasus Korupsi LNG Berpikir Kembali Setelah Divonis Bersalah

Jakarta menjadi saksi berjalannya proses hukum yang melibatkan dua tokoh penting dalam pengadaan Liquefied Natural Gas (LNG) di Indonesia. Hari Karyuliarto dan Yenni Andayani kini terjerat dalam kasus...

Read more

Alun-alun Ditutup dengan Pengamanan 1700 Personel

by Merry
May 4, 2026
0
Alun-alun Ditutup dengan Pengamanan 1700 Personel

Pati, Jawa Tengah, baru-baru ini menjadi titik perhatian publik ketika sekelompok nelayan mengadakan demonstrasi besar-besaran. Aksi ini tidak hanya mencerminkan ketidakpuasan terhadap masalah lokal, tetapi juga melibatkan berbagai...

Read more

Perkerasan Jalan Penyebab 10 Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi

by Merry
May 3, 2026
0
Perkerasan Jalan Penyebab 10 Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi

Di jalanan yang sibuk, sering kali pengguna kendaraan mengalami berbagai macam masalah. Salah satu kejadian yang baru-baru ini menarik perhatian adalah insiden pecah ban massal di sebuah tol...

Read more

Polisi Kumpulkan Keterangan dari 31 Saksi Kecelakaan Kereta di Bekasi

by Merry
May 3, 2026
0
Polisi Kumpulkan Keterangan dari 31 Saksi Kecelakaan Kereta di Bekasi

Polda Metro Jaya tengah menyelidiki insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, dengan mengumpulkan keterangan dari 31 saksi. Pengumpulan informasi ini melibatkan pelapor,...

Read more

Buruh Karawang Meninggal Diduga Karena Leher Terjerat Benang Layangan

by Merry
May 2, 2026
0
Buruh Karawang Meninggal Diduga Karena Leher Terjerat Benang Layangan

Seorang buruh harian lepas berinisial C berusia 32 tahun ditemukan meninggal dunia dengan leher terjerat benang layangan di Karawang, Jawa Barat. Kejadian tragis ini terjadi pada Kamis, 30...

Read more

Related News

Perkerasan Jalan Penyebab 10 Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi

Perkerasan Jalan Penyebab 10 Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi

May 3, 2026
Hari Buruh 2026, 6678 Personel Gabungan Amankan Aksi di DPR

Hari Buruh 2026, 6678 Personel Gabungan Amankan Aksi di DPR

May 1, 2026
Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Menggunakan QR Bank Mandi

Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Menggunakan QR Bank Mandi

May 2, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Aksi Amankan Bahas Bank Besar Bunga Buruh China dan Dari Day Diduga Dolar DPR Dua Harga Ini Investasi Jakarta Karena Kecelakaan Kembali Kereta Kuartal Laba Mahasiswa Menggunakan Menjadi Naik Orang Pemimpin Penting Penyebab Persen Personel Polisi Prabowo Rugi Saat Saham Tanggapi Tembus Triliun Turun yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?