Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

Asbisindo Minta PFII Menjadi Pusat Keuangan Syariah Global

Merry by Merry
July 10, 2026
in Market
0
Asbisindo Minta PFII Menjadi Pusat Keuangan Syariah Global
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) telah mengungkapkan dukungannya terhadap pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Mereka menegaskan perlunya perancangan PFII yang tidak hanya berfokus pada transaksi keuangan konvensional, tetapi juga mengembangkan aspek keuangan syariah pada level internasional.

You might also like

Kronologi dan Alasan Singapura Sita Dana Anak Usaha Sawit RI Rp1,9 T

Rupiah Masih Rentan akibat Capital Flight Global Menurut BI

Dana Masuk RI Mencapai Rp131,1 T di 2026, SBN Semakin Menarik

Sekretaris Jenderal Asbisindo, Koko Tjatur Rachmadi, menyoroti bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam memanfaatkan PFII untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri keuangan syariah. Dengan demikian, Indonesia berpeluang untuk menarik minat investor dari negara-negara dengan ekosistem syariah yang lebih matang, serta memperluas hubungan di sektor perbankan, pasar sukuk, industri halal, dan pembiayaan berkelanjutan.

Koko mengingatkan bahwa dukungan terhadap PFII tetap harus memasukkan catatan penting untuk menjaga stabilitas sektor keuangan nasional. Ini penting agar pengembangan PFII tidak mengganggu pertumbuhan dan kesehatan industri keuangan yang telah ada di Indonesia.

Pentingnya Stabilitas dalam Pengembangan Pusat Finansial

Asbisindo menekankan agar PFII tetap menjaga stabilitas sistem keuangan yang ada. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya ketidakseimbangan perlakuan antara pelaku usaha yang beroperasi di PFII dengan bank syariah lokal. Jika kebijakan yang diterapkan tidak seimbang, maka bisa muncul distorsi dalam persaingan.

Koko juga mengungkapkan bahwa penting untuk memberikan perlindungan kepada konsumen, terutama bagi investor yang sudah ada. Kebijakan yang tidak adil terhadap bank syariah domestik dapat mengganggu keamanan dan kepercayaan investor yang telah berinvestasi di dalam negeri.

Maka dari itu, Asbisindo mendorong agar Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), dan lembaga keuangan syariah domestik lainnya diberi akses yang setara untuk berpartisipasi dalam FPII. Akses yang setara akan memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia.

Perlunya Pengakuan dan Harmonisasi Standar Syariah

Dalam konteks tata kelola keuangan syariah lintas negara, Koko menegaskan bahwa perbedaan interpretasi mengenai akad di berbagai yurisdiksi perlu menjadi perhatian. Tanpa langkah antisipatori yang baik, perbedaan ini bisa menimbulkan konflik di masa depan.

Dia juga menyarankan agar PFII memiliki mekanisme pengakuan fatwa serta harmonisasi standar dan penyelesaian sengketa syariah yang jelas. Hal ini penting untuk menciptakan kredibilitas dan kepercayaan di kalangan pelaku industri keuangan syariah.

Asbisindo juga berharap agar tujuan PFII mencakup penguatan industri halal dan integrasi Indonesia dengan pasar keuangan global. Dengan tujuan yang jelas, PFII bisa lebih fokus pada pencapaian yang relevan dengan kebutuhan industri keuangan syariah.

Mekanisme dan Tata Kelola yang Diperlukan untuk PFII

Asbisindo mengusulkan agar kegiatan PFII mencakup berbagai layanan keuangan, baik yang bersifat konvensional maupun syariah. Ini termasuk perbankan syariah, sukuk, investasi syariah, dan layanan finansial lainnya yang sesuai dengan prinsip syariah.

Tata kelola syariah yang efektif juga menjadi fokus Asbisindo, yang menyarankan pembentukan Dewan atau Komite Syariah dari PFII. Dewan ini diharapkan mampu memberikan panduan pendampingan dalam harmonisasi dan standarisasi baik secara internasional maupun nasional.

Menurut Koko, perizinan untuk kegiatan di PFII harus cepat dan tidak rumit, namun tetap menjaga aspek prudensi dan kepatuhan syariah. Proses perizinan yang efisien akan memberikan kepercayaan kepada investor dan pelaku industri.

Dari segi insentif, Koko menggarisbawahi pentingnya memberikan insentif yang selektif dan berbasis substansi. Insentif pajak yang terkait dengan manfaat ekonomi nasional diharapkan bisa menarik lebih banyak investasi di sektor keuangan syariah.

Lebih lanjut, Koko menekankan pentingnya perlindungan terhadap industri domestik. Bank syariah nasional seharusnya diberi hak akses yang setara di PFII, sehingga semua pelaku industri dapat bersaing secara adil.

Untuk menyelesaikan sengketa yang mungkin muncul, Asbisindo mengusulkan perlunya dibentuk pengadilan khusus untuk PFII. Pengadilan ini diharapkan mampu menangani konflik yang berkaitan dengan ekonomi syariah secara efisien.

Terakhir, Koko menekankan bahwa pengawasan terhadap PFII harus bersifat terintegrasi, melibatkan semua asosiasi terkait. Keseluruhan ini akan membantu memastikan bahwa pengawasan berjalan dengan baik, serta menjamin kesehatan sektor keuangan syariah di Indonesia.

Secara keseluruhan, Asbisindo mendukung penuh keberadaan PFII, dengan harapan bahwa RUU yang disusun dapat menjamin integrasi keuangan syariah yang kuat, tata kelola yang transparan, dan perlakuan yang adil bagi semua pelaku industri. Ini sangat penting untuk menjaga pertumbuhan dan stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global yang terus berubah.

Tags: AsbisindoGlobalKeuanganMenjadiMintaPFIIPusatSyariah
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Kronologi dan Alasan Singapura Sita Dana Anak Usaha Sawit RI Rp1,9 T

by Merry
October 10, 2026
0
Kronologi dan Alasan Singapura Sita Dana Anak Usaha Sawit RI Rp1,9 T

Kasus korupsi yang melibatkan Surya Darmadi, seorang taipan kelapa sawit Indonesia, baru-baru ini menjangkau putranya, Bill Darmadi, yang kini terjerat dalam proses hukum di Singapura. Pemerintah Singapura menyita...

Read more

Rupiah Masih Rentan akibat Capital Flight Global Menurut BI

by Merry
October 9, 2026
0
Rupiah Masih Rentan akibat Capital Flight Global Menurut BI

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengungkapkan bahwa rupiah saat ini berada dalam kondisi yang sangat rentan. Salah satu faktor utama yang menyebabkannya adalah adanya pelarian modal atau capital...

Read more

Dana Masuk RI Mencapai Rp131,1 T di 2026, SBN Semakin Menarik

by Merry
October 9, 2026
0
Dana Masuk RI Mencapai Rp131,1 T di 2026, SBN Semakin Menarik

Indonesia, sebagai salah satu negara dengan potensi ekonomi yang besar, terus menunjukkan daya tarik bagi para investor baik domestik maupun internasional. Baru-baru ini, Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan...

Read more

Rayakan HUT ke-28, Bank Tebar Dividen Interim Rp 6,16 Triliun

by Merry
October 8, 2026
0
Rayakan HUT ke-28, Bank Tebar Dividen Interim Rp 6,16 Triliun

Pada tanggal 2 Oktober 2026, Bank Mandiri telah melaksanakan pembayaran dividen interim untuk tahun buku yang sama, di mana setiap saham mendapatkan Rp66. Total pembayaran dividen ini mencapai...

Read more

OJK Berencana Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Menjadi 180 Hari

by Merry
October 8, 2026
0
OJK Berencana Perpanjang Batas Kredit Macet Pinjaman Online Menjadi 180 Hari

Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengumumkan rencana perubahan signifikan yang berkaitan dengan batas kategori pendanaan macet. Perubahan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan...

Read more
Next Post
OJK Ungkap Modus Henry Surya Gelapkan Ratusan Miliar Uang Publik

OJK Ungkap Modus Henry Surya Gelapkan Ratusan Miliar Uang Publik

Related News

Kasus Pemerasan, Mantan Kajari Enrekang Dituntut 4 Tahun Penjara

Kasus Pemerasan, Mantan Kajari Enrekang Dituntut 4 Tahun Penjara

June 22, 2026
Sindikat Scam Kripto Dibongkar Polisi, Perputaran Uang Mencapai Rp3 Triliun

Sindikat Scam Kripto Dibongkar Polisi, Perputaran Uang Mencapai Rp3 Triliun

September 25, 2026
Pilot Malaysia Ditangkap Karena Narkoba dengan Botol Urine Kamuflase

Pilot Malaysia Ditangkap Karena Narkoba dengan Botol Urine Kamuflase

August 3, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dana Dari dengan Dolar DPR Emiten Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kredit Menjadi Naik OJK oleh Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?