Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Style

Tuan Tanah Matraman Kuasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Merry by Merry
October 31, 2026
in Style
0
Tuan Tanah Matraman Kuasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Matraman saat ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas di Jakarta. Kawasan ini dipenuhi permukiman dan aktivitas perdagangan, menjadikannya bagian integral dari kehidupan sehari-hari di ibu kota.

You might also like

Ekosistem Emas dan Peluang Masa Depan Indonesia yang Perlu Diketahui

IHSG Turun 1,29 Persen sampai Level 5.032

Transformasi Bisnis Dorong Pertumbuhan Pendapatan Garuda Tercatat 13,2%

Namun, di balik kesibukan tersebut, Matraman menyimpan sejarah panjang yang dimulai dari masa kolonial. Dahulu kala, daerah ini berada di bawah kekuasaan seorang tuan tanah asing yang berpengaruh selama lebih dari empat dekade.

Sosok tersebut adalah J.M.L. Bohl, pria kelahiran Belanda yang datang ke Batavia untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Melalui perjalanan dan kerja kerasnya, Bohl menjadi salah satu magnat tanah terbesar pada era penjajahan Hindia Belanda.

Perjalanan Hidup J.M.L. Bohl di Batavia yang Modern

Berdasarkan catatan sejarah, Bohl tiba di Batavia sekitar tahun 1864 saat usianya baru 16 tahun. Seperti pendatang Eropa lainnya, ia memulai karier di perusahaan perdagangan besar, Pitcairn Syme & Co.

Ketekunan dan kerja kerasnya menghasilkan kekayaan yang kemudian dialihkan ke sektor properti. Sekitar waktu itu, ia mulai membeli tanah, menjadikannya tuan tanah yang menguasai kawasan Matraman dan Sinajan di dekat Paal Merah.

Kekuasaan Bohl di Matraman sangat luas, sesuai dengan direktori yang mencatat bahwa ia mengendalikan lahan seluas 502 bau, setara dengan sekitar 400 hektare. Di atas lahan tersebut, Bohl mendirikan sebuah kediaman yang megah, lengkap dengan puluhan rusa peliharaan yang menambah kesan status sosialnya.

Kehidupan Pribadi dan Kesendirian Bohl yang Terasing

Meskipun memiliki kekayaan dan kekuasaan yang besar, kehidupan pribadi Bohl sangat tertutup. Catatan sejarah mengungkapkan bahwa ia hampir tidak pernah bergaul dengan masyarakat luas, lebih memilih kesendirian.

Bohl másih dikenal di kalangan elite kolonial, namun keberadaannya tidak begitu terasa di publik. Hal ini memberi kesan bahwa meskipun ia menjadi tuan tanah, ia tetap terasing dari interaksi sosial yang menyenangkan.

Meski demikian, Bohl pernah terlibat dalam dunia politik lokal dan mencalonkan diri sebagai anggota dewan perwakilan untuk wilayah Meester Cornelis, yang kini dikenal sebagai Jatinegara. Namun, ambisi politiknya tidak membawanya jauh dari kesendirian yang ia jalani selama ini.

Akhir Hidup yang Tragedi dan Warisan yang Tertinggal

Kisah hidup J.M.L. Bohl berakhir pada 18 Juni 1920, ketika ia menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit Jalan Salemba. Pada usia 72 tahun, ia meninggal setelah menjalani operasi usus buntu yang berujung pada komplikasi gagal ginjal akut.

Kematian Bohl menandai berakhirnya era penguasaan tanah partikelir Matraman dan kekayaannya. Pasca kematiannya, aset-asetnya diambil alih oleh pemerintah kolonial, menandai babak baru dalam sejarah wilayah tersebut.

Meski Matraman kini telah bertransformasi menjadi kawasan metropolitan yang modern, sejarahnya sebagai tempat di mana seorang taipan kolonial berkuasa tetap tercatat. Wilayah ini kini hidup dalam kesibukan, tetapi jejak masa lalunya akan selalu ada.

Tags: HektareKuasaiLahanMatramanSelamaTahunTanahTuan
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Ekosistem Emas dan Peluang Masa Depan Indonesia yang Perlu Diketahui

by Merry
October 30, 2026
0
Ekosistem Emas dan Peluang Masa Depan Indonesia yang Perlu Diketahui

Pemanfaatan emas di Indonesia masih terbilang konvensional, didominasi oleh pembuatan perhiasan serta cadangan devisa. Namun, logam mulia ini juga memiliki potensi besar dalam sektor industri, khususnya dalam produksi...

Read more

IHSG Turun 1,29 Persen sampai Level 5.032

by Merry
October 30, 2026
0
IHSG Turun 1,29 Persen sampai Level 5.032

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan pada sesi perdagangan hari ini, mencatatkan level 5.032,44 dengan penurunan sebesar 65,62 poin atau sekitar 1,29%. Sejak dibuka, IHSG...

Read more

Transformasi Bisnis Dorong Pertumbuhan Pendapatan Garuda Tercatat 13,2%

by Merry
October 29, 2026
0
Transformasi Bisnis Dorong Pertumbuhan Pendapatan Garuda Tercatat 13,2%

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mencatat pertumbuhan signifikan dalam pendapatan konsolidasi sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2026, mencapai US$2,71 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan 13,2% dibandingkan periode yang...

Read more

Premi Risiko Meningkat, Surat Utang RI Kurang Diminati – Investor Jadi Cemas

by Merry
October 29, 2026
0
Premi Risiko Meningkat, Surat Utang RI Kurang Diminati – Investor Jadi Cemas

Tingginya premi risiko investasi di Indonesia telah menarik perhatian para pelaku pasar. Hal ini ditandai dengan tingginya nilai credit default swap (CDS) yang meskipun mengalami perbaikan, tetap berada...

Read more

Target Penyelesaian Masalah Sampah RI 2028 dengan Tugas Khusus untuk Danantara

by Merry
October 28, 2026
0
Target Penyelesaian Masalah Sampah RI 2028 dengan Tugas Khusus untuk Danantara

Presiden Prabowo Subianto memfokuskan perhatian pada isu sampah di Indonesia dengan target penyelesaiannya pada tahun 2028. Untuk mencapai tujuan ini, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) diberikan...

Read more
Next Post
Biaya dan Balik Modal Punya Alfamart Sendiri di 2026

Biaya dan Balik Modal Punya Alfamart Sendiri di 2026

Related News

Kinerja Baik Laba Bank Naik 58,8 Persen dan Aset Capai Rp228,2 Triliun

Kinerja Baik Laba Bank Naik 58,8 Persen dan Aset Capai Rp228,2 Triliun

July 30, 2026
Gubernur DIY Sri Sultan Beri Apresiasi pada Jogja Financial Festival 2026

Gubernur DIY Sri Sultan Beri Apresiasi pada Jogja Financial Festival 2026

May 22, 2026
Laba Semester I Ramayana Turun 11 Persen dan Penyebabnya

Laba Semester I Ramayana Turun 11 Persen dan Penyebabnya

July 31, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dana Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran KPK Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?