Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kepala BGN Berkomentar Setelah Dilaporkan ICW ke KPK

Merry by Merry
May 11, 2026
in Ekonomi
0
Kepala BGN Berkomentar Setelah Dilaporkan ICW ke KPK
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memberi tanggapan terhadap laporan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) yang diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Laporan tersebut mengungkap dugaan mark up dalam sertifikasi halal untuk tahun 2025, yang menarik perhatian publik dan media.

You might also like

Kepala Daerah Pecah Kongsi Saat Isu Pilkada Tanpa Wakil

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Pria Dilarang Berbusana Wanita di Acara 17 Agustus

Dadan menyatakan apresiasi terhadap perhatian yang diberikan oleh ICW terhadap proses sertifikasi halal. Ia menganggap bahwa laporan tersebut menunjukkan pentingnya transparansi dalam pengeluaran anggaran pemerintah.

“Terima kasih kepada ICW yang memberikan perhatian khusus terkait Sertifikasi Halal,” ungkapnya, yang mengindikasikan kesiapan untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai proses yang berjalan.

Dugaan Mark Up Dalam Sertifikasi Halal di Indonesia

Dadan menjelaskan bahwa kegiatan sertifikasi halal di tahun 2025 merupakan bagian dari anggaran yang tertunda dan harus diselesaikan pada tahun 2026. Semua proses pembayaran, menurutnya, akan diawasi oleh lembaga-lembaga terkait untuk mencegah penyimpangan.

“Kegiatan sertifikasi halal ini merupakan beban anggaran tahun 2025 yang perlu diselesaikan pada tahun berikutnya,” tambahnya, menegaskan komitmen untuk menjalankan prosedur yang diatur.

ICW mengungkapkan bahwa dugaan mark up dapat merugikan negara hingga Rp 49,5 miliar akibat dari pengelolaan pengadaan sertifikasi halal yang tidak sesuai prosedur. Laporan tersebut mencakup empat aspek utama yang dianggap problematis dalam proses pengadaan jasa.

Aspek-Aspek Masalah dalam Pengadaan Sertifikasi Halal

Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, menjelaskan bahwa ada lima paket pengadaan, masing-masing dengan nilai Rp 50 miliar. Total anggaran yang direncanakan untuk pengadaan ini mencapai Rp 200 miliar.

Namun, menurut Wana, seharusnya SPPG yang berwenang melakukan sertifikasi, padahal menurut peraturan, SPPG sudah menerima insentif sehingga tugas tersebut tidak seharusnya dibebankan kepada Badan Gizi Nasional.

“Sesungguhnya, sesuai dengan Perpres 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola SPPG, yang seharusnya melakukan sertifikasi halal adalah lembaga itu sendiri, bukan BGN,” terangnya, menekankan titik masalah yang dihadapi.

Dampak dan Reaksi KPK Terhadap Masalah Ini

Disisi lain, ICW juga menemukan bahwa ada dugaan penggelapan anggaran yang potensial mencapai Rp 49 miliar lebih. Mereka mencatat bahwa seharusnya pengadaan hanya bernilai sekitar Rp 90 miliar, namun BGN telah membayar hingga Rp 141 miliar.

“Ini jelas menunjukkan adanya mark up yang sangat mencolok dalam hal pengadaan sertifikasi halal tersebut,” ungkap Wana, menggarisbawahi betapa seriusnya dugaan tersebut.

Selanjutnya, juru bicara KPK Budi Prasetyo menyebut laporan masyarakat akan dilanjutkan ke tahap klarifikasi. Ia memastikan bahwa perkembangan dari kasus ini akan diberikan kepada pihak pelapor.

Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengadaan Publik

Budi menjelaskan bahwa KPK telah melakukan kajian terkait program ini dan telah memberikan sejumlah rekomendasi untuk Badan Gizi Nasional, yang mencakup aspek regulasi dan proses bisnis pengadaan.

“Kami harap pemangku kepentingan dapat bekerja sama dengan lebih baik dalam mencegah potensi penyimpangan di masa depan,” ujar Budi, memperlihatkan komitmen KPK dalam mendukung transparansi.

Penting bagi masyarakat untuk mengawasi dan menggali lebih dalam mengenai pengadaan publik yang dikelola oleh pemerintah, agar potensi korupsi dapat diminimalisir. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan menjadi aspek yang krusial.

Tags: BerkomentarBGNDilaporkanICWKepalaKPKSetelah
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Kepala Daerah Pecah Kongsi Saat Isu Pilkada Tanpa Wakil

by Merry
August 11, 2026
0
Kepala Daerah Pecah Kongsi Saat Isu Pilkada Tanpa Wakil

Perselisihan antara kepala daerah dan wakilnya telah menjadi perhatian serius, terutama ketika terjadi di ruang publik. Fenomena ini memicu wacana mengenai pemilihan kepala daerah (pilkada) tanpa keberadaan wakil,...

Read more

Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

by Merry
August 10, 2026
0
Inflasi Juli 2,88 Persen Menurut Mendagri Masih dalam Rentang Ideal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kondisi inflasi nasional pada Juli 2026 masih berada dalam batasan yang ideal menurut penilaian pemerintah. Berdasarkan data yang diperoleh...

Read more

Pria Dilarang Berbusana Wanita di Acara 17 Agustus

by Merry
August 10, 2026
0
Pria Dilarang Berbusana Wanita di Acara 17 Agustus

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) baru-baru ini mengeluarkan fatwa yang melarang pria mengenakan busana wanita, terutama saat karnaval peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Wakil Sekretaris Komisi Fatwa...

Read more

Teddy Seskab Disambut Puisi Siswa SR Dari Jalanan Menuju Harapan

by Merry
August 9, 2026
0
Teddy Seskab Disambut Puisi Siswa SR Dari Jalanan Menuju Harapan

Di bawah sinar matahari yang cerah, Gedung Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Banten, menjadi saksi bisu dari sebuah acara yang penuh makna. Sejumlah siswa dari Sekolah Rakyat mempersembahkan penampilan...

Read more

Menteri PPPA Berkomentar tentang Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

by Merry
August 9, 2026
0
Menteri PPPA Berkomentar tentang Penemuan Ratusan Senjata di Sekolah Jakarta Selatan

Baru-baru ini, sebuah insiden mengejutkan mengguncang dunia pendidikan di Jakarta. Temuan ratusan senjata, narkotika, dan CD pornografi di dalam sebuah sekolah swasta menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan anak-anak di...

Read more
Next Post
Gak Cuma Cari Cuan, Ini Kunci Investor Menanam Modal di Indonesia

Gak Cuma Cari Cuan, Ini Kunci Investor Menanam Modal di Indonesia

Related News

LHKPN Wapres Gibran Lapor Kekayaan Rp27,9 Miliar

LHKPN Wapres Gibran Lapor Kekayaan Rp27,9 Miliar

May 12, 2026
IHSG Tertekan, BEI Menyebut berbagai faktor penyebab tekanan pasar saham

IHSG Tertekan, BEI Menyebut berbagai faktor penyebab tekanan pasar saham

May 18, 2026
Korban Penipuan Kursus Bahasa Arab Melapor ke Bareskrim

Korban Penipuan Kursus Bahasa Arab Melapor ke Bareskrim

July 24, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga Hingga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Karena Kasus KPK Kredit Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?