Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kepala BGN Berkomentar Setelah Dilaporkan ICW ke KPK

Merry by Merry
May 11, 2026
in Ekonomi
0
Kepala BGN Berkomentar Setelah Dilaporkan ICW ke KPK
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memberi tanggapan terhadap laporan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) yang diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Laporan tersebut mengungkap dugaan mark up dalam sertifikasi halal untuk tahun 2025, yang menarik perhatian publik dan media.

You might also like

Pemprov NTB tentang Nobar Pesta Babi Dibubarkan: Judul Filmnya Kurang Baik

Pemerintah Selidiki Sponsor WNA Terlibat Judol di Hayam Wuruk

Polisi Ditembak di Kepala Saat Tangkap Pelaku Curanmor di Lampung

Dadan menyatakan apresiasi terhadap perhatian yang diberikan oleh ICW terhadap proses sertifikasi halal. Ia menganggap bahwa laporan tersebut menunjukkan pentingnya transparansi dalam pengeluaran anggaran pemerintah.

“Terima kasih kepada ICW yang memberikan perhatian khusus terkait Sertifikasi Halal,” ungkapnya, yang mengindikasikan kesiapan untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai proses yang berjalan.

Dugaan Mark Up Dalam Sertifikasi Halal di Indonesia

Dadan menjelaskan bahwa kegiatan sertifikasi halal di tahun 2025 merupakan bagian dari anggaran yang tertunda dan harus diselesaikan pada tahun 2026. Semua proses pembayaran, menurutnya, akan diawasi oleh lembaga-lembaga terkait untuk mencegah penyimpangan.

“Kegiatan sertifikasi halal ini merupakan beban anggaran tahun 2025 yang perlu diselesaikan pada tahun berikutnya,” tambahnya, menegaskan komitmen untuk menjalankan prosedur yang diatur.

ICW mengungkapkan bahwa dugaan mark up dapat merugikan negara hingga Rp 49,5 miliar akibat dari pengelolaan pengadaan sertifikasi halal yang tidak sesuai prosedur. Laporan tersebut mencakup empat aspek utama yang dianggap problematis dalam proses pengadaan jasa.

Aspek-Aspek Masalah dalam Pengadaan Sertifikasi Halal

Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, menjelaskan bahwa ada lima paket pengadaan, masing-masing dengan nilai Rp 50 miliar. Total anggaran yang direncanakan untuk pengadaan ini mencapai Rp 200 miliar.

Namun, menurut Wana, seharusnya SPPG yang berwenang melakukan sertifikasi, padahal menurut peraturan, SPPG sudah menerima insentif sehingga tugas tersebut tidak seharusnya dibebankan kepada Badan Gizi Nasional.

“Sesungguhnya, sesuai dengan Perpres 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola SPPG, yang seharusnya melakukan sertifikasi halal adalah lembaga itu sendiri, bukan BGN,” terangnya, menekankan titik masalah yang dihadapi.

Dampak dan Reaksi KPK Terhadap Masalah Ini

Disisi lain, ICW juga menemukan bahwa ada dugaan penggelapan anggaran yang potensial mencapai Rp 49 miliar lebih. Mereka mencatat bahwa seharusnya pengadaan hanya bernilai sekitar Rp 90 miliar, namun BGN telah membayar hingga Rp 141 miliar.

“Ini jelas menunjukkan adanya mark up yang sangat mencolok dalam hal pengadaan sertifikasi halal tersebut,” ungkap Wana, menggarisbawahi betapa seriusnya dugaan tersebut.

Selanjutnya, juru bicara KPK Budi Prasetyo menyebut laporan masyarakat akan dilanjutkan ke tahap klarifikasi. Ia memastikan bahwa perkembangan dari kasus ini akan diberikan kepada pihak pelapor.

Pentingnya Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengadaan Publik

Budi menjelaskan bahwa KPK telah melakukan kajian terkait program ini dan telah memberikan sejumlah rekomendasi untuk Badan Gizi Nasional, yang mencakup aspek regulasi dan proses bisnis pengadaan.

“Kami harap pemangku kepentingan dapat bekerja sama dengan lebih baik dalam mencegah potensi penyimpangan di masa depan,” ujar Budi, memperlihatkan komitmen KPK dalam mendukung transparansi.

Penting bagi masyarakat untuk mengawasi dan menggali lebih dalam mengenai pengadaan publik yang dikelola oleh pemerintah, agar potensi korupsi dapat diminimalisir. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan menjadi aspek yang krusial.

Tags: BerkomentarBGNDilaporkanICWKepalaKPKSetelah
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Pemprov NTB tentang Nobar Pesta Babi Dibubarkan: Judul Filmnya Kurang Baik

by Merry
May 12, 2026
0
Pemprov NTB tentang Nobar Pesta Babi Dibubarkan: Judul Filmnya Kurang Baik

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil langkah tegas terkait pembubaran acara nonton bareng (nobar) film berjudul "Pesta Babi" yang disutradarai oleh Dandhy Laksono di beberapa kampus di...

Read more

Pemerintah Selidiki Sponsor WNA Terlibat Judol di Hayam Wuruk

by Merry
May 11, 2026
0
Pemerintah Selidiki Sponsor WNA Terlibat Judol di Hayam Wuruk

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kini tengah menyelidiki penjamin hidup dari 320 warga negara asing yang terkait dengan kasus perjudian daring internasional di Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta....

Read more

Polisi Ditembak di Kepala Saat Tangkap Pelaku Curanmor di Lampung

by Merry
May 10, 2026
0
Polisi Ditembak di Kepala Saat Tangkap Pelaku Curanmor di Lampung

Peristiwa tragis terjadi di Bandar Lampung, di mana Brigadir Arya Supena yang berusia 34 tahun tewas ditembak saat memergoki pelaku pencurian sepeda motor. Insiden ini berlangsung pada hari...

Read more

Fakta Markas Judol di Hayam Wuruk Jakarta yang Digerebek

by Merry
May 10, 2026
0
Fakta Markas Judol di Hayam Wuruk Jakarta yang Digerebek

Jakarta menjadi sorotan setelah penggerebekan besar-besaran oleh pihak kepolisian pada sebuah gedung perkantoran di kawasan Hayam Wuruk. Operasi ini melibatkan tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Umum dan...

Read more

Wamenkum Ingatkan Advokat Pentingnya Peran dalam Perlindungan HAM

by Merry
May 9, 2026
0
Wamenkum Ingatkan Advokat Pentingnya Peran dalam Perlindungan HAM

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menekankan pentingnya peran advokat dalam penegakan hukum, terutama dalam konteks perlindungan hak asasi manusia. Ia menjelaskan bahwa advokat memiliki hak untuk...

Read more
Next Post
Gak Cuma Cari Cuan, Ini Kunci Investor Menanam Modal di Indonesia

Gak Cuma Cari Cuan, Ini Kunci Investor Menanam Modal di Indonesia

Related News

Dari Salim sampai Jusuf Hamka

Dari Salim sampai Jusuf Hamka

May 2, 2026
Purbaya Ubah Bali Menjadi Seperti Dubai untuk Menampung Kekayaan Dunia

Purbaya Ubah Bali Menjadi Seperti Dubai untuk Menampung Kekayaan Dunia

May 7, 2026
Laba Bersih Tumbuh 14% Tembus US$ 10,5 Juta di Kuartal I 2026

Laba Bersih Tumbuh 14% Tembus US$ 10,5 Juta di Kuartal I 2026

May 4, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Bank Dalam dan Dari Diduga Dolar DPR Dua Dunia Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Karena Kasus Kecelakaan Kembali Kuartal Laba Menjadi Modal Naik OJK oleh Pasar Pemimpin Penyebab Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Tembus Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?