Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Tekno

Mengantar Anak ke Neraka menurut Pengalaman Pribadi

Merry by Merry
August 26, 2026
in Tekno
0
Mengantar Anak ke Neraka menurut Pengalaman Pribadi
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dugaan kekerasan dan penelantaran anak di sebuah daycare yang terjadi baru-baru ini telah menarik perhatian masyarakat. Seorang ibu bernama Imedia Dwi Anjani, yang merupakan orang tua dari salah satu korban, mengungkapkan penyesalan yang mendalam atas keputusannya menitipkan putranya di tempat tersebut.

You might also like

Polisi Tetapkan 18 Tersangka Dalam Kasus Penyiksaan 4 ABK KM Maulana 23

Gelombang 2,5 Meter Ancama Perairan Komodo, KSOP Identifikasi 10 Titik Rawan

Demokrat Pastikan Belum Diskusikan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2029

Imedia menghadiri sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, di mana pernyataannya menjadi sorotan. Pada kesempatan tersebut, ia mengakui merasa dirugikan dan menggambarkan pengalamannya yang sangat menyedihkan.

Ketika ditanya oleh Majelis Hakim tentang perasaannya, Imedia tidak bisa menahan air mata. “Sangat dirugikan, saya seperti mengantar anak saya ke neraka,” ujarnya penuh emosi.

Proses Penyerahan Anak ke Daycare dengan Harapan Tinggi

Imedia mengungkapkan bahwa putranya, yang berinisial B, dititipkan di Daycare Little Aresha selama sekitar satu tahun. Pada usia 3 tahun 2 bulan hingga 4,5 tahun, ia berharap B mendapat perawatan yang tepat, terutama mengingat kondisi diagnosanya yang menderita Autism Spectrum Disorder (ASD) ringan.

Perempuan ini menyatakan bahwa keputusan menitipkan B di daycare ini didasarkan pada informasi yang diterimanya. Diyah Kusumastuti, ketua yayasan, menjelaskan bahwa daycare tersebut juga melayani anak-anak berkebutuhan khusus.

Imedia merasa yakin karena diyakinkan oleh fasilitas yang ditawarkan, seperti pengasuh yang memadai, terapi bicara, dan area bermain. Ia bahkan melakukan survei dan merasakan suasana yang bersih dan nyaman di tempat tersebut.

Keberadaan Laporan Aktivitas Anak yang Minim

Selama periode penempatan anaknya di daycare, Imedia merasa komunikasi dengan pihak daycare sangat minim. Ia hanya menerima laporan berupa dokumentasi aktivitas anak dan dilarang untuk memasuki area daycare.

Setiap kali dia mengamati kondisi putranya, Imedia mendapati B sering mengalami luka, seperti lebam dan goresan. Pertanyaan yang diajukan melalui pesan singkat sering kali tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Jawaban yang diterima biasanya hanya mengalihkan perhatian pada anak lain, memberikan alasan seolah-olah anaknya mengalami luka akibat kecelakaan. Namun, ia merasa ada yang tidak beres dengan penjelasan tersebut.

Penggerebekan yang Mengubah Segala Sesuatu

Semua mulai berubah drastis ketika pada tanggal 24 April 2026, pihak kepolisian melakukan penggerebekan di Daycare Little Aresha. Imedia menyaksikan video yang sangat mengganggu di mana putranya terlihat diikat di engsel pintu tanpa pakaian.

Video tersebut juga memperlihatkan anak-anak lain dalam kondisi yang sama, dan ini membuat Imedia semakin khawatir. Ia mulai menyadari ada hubungan antara perubahan perilaku B dan pengalaman traumatik yang dialami di daycare tersebut.

Perilaku B yang sebelumnya tenang mulai berubah menjadi lebih agresif, yang membuat Imedia semakin gelisah. Ia mencurigai bahwa tindakan pengikatan yang tampaknya dilakukan di daycare telah mempengaruhi mental anaknya.

Dampak Psikologis yang Dialami Anak

Imedia lantas mencoba mencari informasi dari teman-teman B untuk memahami situasi yang sebenarnya. Dari situ, ia mengumpulkan kesaksian yang mengungkapkan bahwa putranya sering diikat dan dikurung sendirian di ruangan gelap.

Ada juga beberapa orang tua lain yang bersaksi bahwa anak mereka mengalami perubahan perilaku yang serupa. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengasuhan di daycare tersebut tidak sesuai dengan harapan kedua orang tua.

Sidang lanjutan di pengadilan menghadirkan 10 orang ibu yang masing-masing anaknya pernah dititipkan di daycare tersebut. Mereka saling berbagi pengalaman pahit yang mereka alami selama menitipkan anak-anak mereka.

Tags: AnakMengantarMenurutNerakaPengalamanPribadi
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Polisi Tetapkan 18 Tersangka Dalam Kasus Penyiksaan 4 ABK KM Maulana 23

by Merry
October 11, 2026
0
Polisi Tetapkan 18 Tersangka Dalam Kasus Penyiksaan 4 ABK KM Maulana 23

Polisi telah menetapkan 18 individu sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyiksaan terhadap empat anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23. Penanganan kasus ini dilakukan oleh Polres Kepulauan Aru,...

Read more

Gelombang 2,5 Meter Ancama Perairan Komodo, KSOP Identifikasi 10 Titik Rawan

by Merry
October 10, 2026
0
Gelombang 2,5 Meter Ancama Perairan Komodo, KSOP Identifikasi 10 Titik Rawan

Labuan Bajo, sebuah destinasi wisata yang semakin terkenal, kini menghadapi tantangan baru terkait keselamatan pelayaran. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo baru-baru ini mengeluarkan...

Read more

Demokrat Pastikan Belum Diskusikan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2029

by Merry
October 10, 2026
0
Demokrat Pastikan Belum Diskusikan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2029

Partai Demokrat mengonfirmasi bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi mengenai calon presiden dan calon wakil presiden untuk pemilihan presiden 2029. Pernyataan ini muncul setelah Wakil Ketua...

Read more

Duka Warga Palangka Raya Tertekan Asap Kebakaran Hutan dan Lahan

by Merry
October 9, 2026
0
Duka Warga Palangka Raya Tertekan Asap Kebakaran Hutan dan Lahan

Asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin menyelimuti wilayah Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada awal Oktober. Kondisi ini mengganggu aktivitas masyarakat setempat dan menimbulkan kekhawatiran terkait masalah...

Read more

PMI Jakarta Selidiki Surat Seruan Sumbangan ASN yang Disebut Pramono

by Merry
October 9, 2026
0
PMI Jakarta Selidiki Surat Seruan Sumbangan ASN yang Disebut Pramono

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta, Beky Mardani, baru-baru ini memberikan penjelasan mengenai berita yang beredar tentang penarikan sumbangan bulan dana PMI dari aparatur sipil negara (ASN) di...

Read more
Next Post
Harga Naik Tajam, BEI Gembok Saham PACK, TMPO, dan EKAD di Pasar Saham

Harga Naik Tajam, BEI Gembok Saham PACK, TMPO, dan EKAD di Pasar Saham

Related News

Pemprov NTB tentang Nobar Pesta Babi Dibubarkan: Judul Filmnya Kurang Baik

Pemprov NTB tentang Nobar Pesta Babi Dibubarkan: Judul Filmnya Kurang Baik

May 12, 2026
IHSG Turun Lebih dari 4 Persen, Purbaya Menyebut Banyak Rumor Negatif

IHSG Turun Lebih dari 4 Persen, Purbaya Menyebut Banyak Rumor Negatif

June 3, 2026
Forum Pemred Kecam Sikap Hotman Terhadap Wartawan: Sangat Tak Profesional

Forum Pemred Kecam Sikap Hotman Terhadap Wartawan: Sangat Tak Profesional

July 20, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kredit Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?