Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Tekno

Mengantar Anak ke Neraka menurut Pengalaman Pribadi

Merry by Merry
August 26, 2026
in Tekno
0
Mengantar Anak ke Neraka menurut Pengalaman Pribadi
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dugaan kekerasan dan penelantaran anak di sebuah daycare yang terjadi baru-baru ini telah menarik perhatian masyarakat. Seorang ibu bernama Imedia Dwi Anjani, yang merupakan orang tua dari salah satu korban, mengungkapkan penyesalan yang mendalam atas keputusannya menitipkan putranya di tempat tersebut.

You might also like

Pesawat TNI AL Tergelincir Saat Mendarat di Hasanuddin, Semua Awak Selamat

Pekanbaru Terkena Asap, Kualitas Udara Dalam Bahaya

Parkir di Tengah Isu Tarif Baru

Imedia menghadiri sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Yogyakarta, di mana pernyataannya menjadi sorotan. Pada kesempatan tersebut, ia mengakui merasa dirugikan dan menggambarkan pengalamannya yang sangat menyedihkan.

Ketika ditanya oleh Majelis Hakim tentang perasaannya, Imedia tidak bisa menahan air mata. “Sangat dirugikan, saya seperti mengantar anak saya ke neraka,” ujarnya penuh emosi.

Proses Penyerahan Anak ke Daycare dengan Harapan Tinggi

Imedia mengungkapkan bahwa putranya, yang berinisial B, dititipkan di Daycare Little Aresha selama sekitar satu tahun. Pada usia 3 tahun 2 bulan hingga 4,5 tahun, ia berharap B mendapat perawatan yang tepat, terutama mengingat kondisi diagnosanya yang menderita Autism Spectrum Disorder (ASD) ringan.

Perempuan ini menyatakan bahwa keputusan menitipkan B di daycare ini didasarkan pada informasi yang diterimanya. Diyah Kusumastuti, ketua yayasan, menjelaskan bahwa daycare tersebut juga melayani anak-anak berkebutuhan khusus.

Imedia merasa yakin karena diyakinkan oleh fasilitas yang ditawarkan, seperti pengasuh yang memadai, terapi bicara, dan area bermain. Ia bahkan melakukan survei dan merasakan suasana yang bersih dan nyaman di tempat tersebut.

Keberadaan Laporan Aktivitas Anak yang Minim

Selama periode penempatan anaknya di daycare, Imedia merasa komunikasi dengan pihak daycare sangat minim. Ia hanya menerima laporan berupa dokumentasi aktivitas anak dan dilarang untuk memasuki area daycare.

Setiap kali dia mengamati kondisi putranya, Imedia mendapati B sering mengalami luka, seperti lebam dan goresan. Pertanyaan yang diajukan melalui pesan singkat sering kali tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

Jawaban yang diterima biasanya hanya mengalihkan perhatian pada anak lain, memberikan alasan seolah-olah anaknya mengalami luka akibat kecelakaan. Namun, ia merasa ada yang tidak beres dengan penjelasan tersebut.

Penggerebekan yang Mengubah Segala Sesuatu

Semua mulai berubah drastis ketika pada tanggal 24 April 2026, pihak kepolisian melakukan penggerebekan di Daycare Little Aresha. Imedia menyaksikan video yang sangat mengganggu di mana putranya terlihat diikat di engsel pintu tanpa pakaian.

Video tersebut juga memperlihatkan anak-anak lain dalam kondisi yang sama, dan ini membuat Imedia semakin khawatir. Ia mulai menyadari ada hubungan antara perubahan perilaku B dan pengalaman traumatik yang dialami di daycare tersebut.

Perilaku B yang sebelumnya tenang mulai berubah menjadi lebih agresif, yang membuat Imedia semakin gelisah. Ia mencurigai bahwa tindakan pengikatan yang tampaknya dilakukan di daycare telah mempengaruhi mental anaknya.

Dampak Psikologis yang Dialami Anak

Imedia lantas mencoba mencari informasi dari teman-teman B untuk memahami situasi yang sebenarnya. Dari situ, ia mengumpulkan kesaksian yang mengungkapkan bahwa putranya sering diikat dan dikurung sendirian di ruangan gelap.

Ada juga beberapa orang tua lain yang bersaksi bahwa anak mereka mengalami perubahan perilaku yang serupa. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengasuhan di daycare tersebut tidak sesuai dengan harapan kedua orang tua.

Sidang lanjutan di pengadilan menghadirkan 10 orang ibu yang masing-masing anaknya pernah dititipkan di daycare tersebut. Mereka saling berbagi pengalaman pahit yang mereka alami selama menitipkan anak-anak mereka.

Tags: AnakMengantarMenurutNerakaPengalamanPribadi
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Pesawat TNI AL Tergelincir Saat Mendarat di Hasanuddin, Semua Awak Selamat

by Merry
August 25, 2026
0
Pesawat TNI AL Tergelincir Saat Mendarat di Hasanuddin, Semua Awak Selamat

Insiden pesawat Cassa milik TNI AL yang tergelincir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, semakin menarik perhatian banyak pihak. Kejadian ini dilaporkan terjadi saat pesawat...

Read more

Pekanbaru Terkena Asap, Kualitas Udara Dalam Bahaya

by Merry
August 25, 2026
0
Pekanbaru Terkena Asap, Kualitas Udara Dalam Bahaya

Kota Pekanbaru di Provinsi Riau saat ini sedang menghadapi kondisi yang tidak sehat akibat kabut asap. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa kualitas udara di daerah...

Read more

Parkir di Tengah Isu Tarif Baru

by Merry
August 24, 2026
0
Parkir di Tengah Isu Tarif Baru

Aktivitas parkir kendaraan di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, tetap berlangsung dengan normal. Di tengah perbincangan mengenai perubahan tarif parkir yang berbasis zonasi, masyarakat masih menjalankan rutinitas harian mereka...

Read more

Kebakaran 1.260 Hektare Lahan di Kaltim, Sebagian Besar Milik Perusahaan

by Merry
August 24, 2026
0
Desakan Komisi IV Agar Penanganan Karhutla Kalimantan Menjadi Prioritas Nasional

Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Timur terus meningkat, menunjukkan dampak lingkungan yang semakin serius. Hingga akhir pekan lalu, tercatat 430 kejadian karhutla yang mengakibatkan kerusakan...

Read more

Berantas Korupsi Harus Dimulai dari Pusat Kekuasaan

by Merry
August 23, 2026
0
Berantas Korupsi Harus Dimulai dari Pusat Kekuasaan

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menegaskan dukungannya terhadap tindakan pemberantasan korupsi yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemberantasan korupsi, menurutnya, harus dimulai dari pusat kekuasaan agar dapat...

Read more

Related News

Aturan Baru DHE SDA Efektif Mulai 1 Juni 2026

Aturan Baru DHE SDA Efektif Mulai 1 Juni 2026

May 5, 2026
Rayakan Iduladha 27 Mei 2026 Bersama Naqsyabandiyah Sumut

Rayakan Iduladha 27 Mei 2026 Bersama Naqsyabandiyah Sumut

May 21, 2026
Bupati Madina Dihimbau Percepat Pengajuan Sekolah Rakyat oleh Wamensos

Bupati Madina Dihimbau Percepat Pengajuan Sekolah Rakyat oleh Wamensos

August 11, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Besar Bos Bunga Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Kasus Kebakaran KPK Kredit Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?