Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

Dasco Jelaskan Alasan Danantara Investasi di Saham Aplikator Ojol

Merry by Merry
May 3, 2026
in Market
0
Dasco Jelaskan Alasan Danantara Investasi di Saham Aplikator Ojol
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan langkah penting yang diambil pemerintah dalam sektor transportasi online. Pemerintah melalui Danantara kini menjadi pemegang saham di sejumlah perusahaan aplikator layanan ojek online, suatu langkah yang dapat membawa perubahan signifikan dalam industri ini.

You might also like

Investor Harus Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Tentang BBRI

Kepercayaan Nasabah Tingkatkan Penghimpunan Dana, DPK Mencapai 1.580 Triliun

K/L Minta Tambahan Anggaran Rp1.000 T, Berikut Jawaban Purbaya

Pengumuman ini disampaikan oleh Dasco saat melakukan pertemuan dengan peserta unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Buruh di Gedung DPR. Ia menekankan bahwa keberadaan Danantara di dalam kepemilikan saham aplikator akan memberi peluang untuk mengembangkan kebijakan yang lebih baik demi kesejahteraan pengemudi.

Menurut Dasco, investasi ini diharapkan bisa membantu pemerintah dalam menyesuaikan skema bagi hasil antara aplikator dan para mitra pengemudi. Ini penting agar proporsi penghasilan yang diambil oleh aplikator dapat diturunkan, sehingga memberikan keuntungan yang lebih baik bagi pengemudi.

Diejawantahkan lebih lanjut, Dasco menargetkan pengurangan porsi bagi hasil yang biasanya berkisar antara 10% sampai 20% menjadi sekitar 8%. Namun, ia menegaskan bahwa skema ini masih dalam tahap kajian dan simulasi agar tidak mengganggu keberlangsungan bisnis yang ada.

Pentingnya Perlindungan Pekerja Transportasi Online di Indonesia

Pernyataan penting juga diungkapkan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang baru saja meneken Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 mengenai Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Aturan ini berfungsi untuk memastikan adanya hak-hak yang jelas bagi para pengemudi di sektor ini.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya jaminan kecelakaan kerja serta perlindungan kesehatan bagi pengemudi melalui program BPJS Kesehatan. Ini adalah langkah maju menuju pengakuan resmi terhadap jasa yang mereka berikan dalam layanan transportasi online.

Ia berharap kebijakan ini dapat menjamin kesejahteraan para pekerja yang terlibat dan juga memperkuat posisi mereka dalam ekosistem transportasi. Hal ini diyakini akan menjadi dasar bagi perbaikan hubungan kerja antara pengemudi dan aplikator.

Komitmen Perusahaan dalam Mengakomodasi Kebijakan Terbaru

Direktur Utama suatu perusahaan besar di sektor ini, Hans Patuwo, menyatakan bahwa mereka siap mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah, termasuk Peraturan Presiden yang baru disahkan. Pihaknya akan melakukan kajian mendalam untuk memahami dampak dari kebijakan tersebut.

Hal serupa juga dikemukakan oleh CEO perusahaan lain, Neneng Goenadi, yang menyambut baik arahan presiden. Ia dan timnya sedang menunggu rincian resmi mengenai aturan baru untuk memastikan implementasi yang tepat dan efektif.

Grab Indonesia menunjukkan komitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk merevisi struktur pendapatan. Usulan perubahan ini nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat lebih bagi pengemudi sekaligus menjaga tarif layanan yang terjangkau bagi konsumen.

Prospek Masa Depan Transportasi Online di Indonesia

Dengan adanya perubahan kebijakan dan keterlibatan pemerintah, prospek masa depan untuk industri transportasi online di Indonesia terlihat lebih cerah. Inisiatif ini dapat mendorong terciptanya model bisnis yang lebih adil dan berkelanjutan.

Diharapkan, langkah tersebut tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kesejahteraan para pengemudi. Hal ini menjadi penting agar keberlangsungan sektor ini bisa terjaga dan mendukung pertumbuhan perekonomian yang inklusif.

Masyarakat juga berperan penting dalam mendukung perubahan ini. Kesadaran akan hak-hak pengemudi dan penggunaan layanan secara bijak bisa mempercepat implementasi kebijakan yang telah disusun. Dengan kerjasama semua pihak, perkembangan yang positif dalam industri ini sangat mungkin terwujud.

Tags: AlasanAplikatorDanantaraDascoInvestasiJelaskanOjolSaham
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Investor Harus Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Tentang BBRI

by Merry
September 9, 2026
0
Investor Harus Tahu, S&P Global Berikan Informasi Positif Tentang BBRI

Pertumbuhan kredit di sektor perbankan Indonesia menunjukkan tren positif yang memikat perhatian banyak analis. Salah satu yang menonjol adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, yang mendapatkan pengakuan...

Read more

Kepercayaan Nasabah Tingkatkan Penghimpunan Dana, DPK Mencapai 1.580 Triliun

by Merry
September 8, 2026
0
Kepercayaan Nasabah Tingkatkan Penghimpunan Dana, DPK Mencapai 1.580 Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah mencatatkan kemajuan yang signifikan dalam menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga mencapai Rp1.580,7 triliun pada akhir Triwulan II 2026. Angka ini menunjukkan...

Read more

K/L Minta Tambahan Anggaran Rp1.000 T, Berikut Jawaban Purbaya

by Merry
September 8, 2026
0
K/L Minta Tambahan Anggaran Rp1.000 T, Berikut Jawaban Purbaya

Keputusan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran tahun 2027 telah menjadi topik hangat di kalangan berbagai Kementerian dan Lembaga. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa permintaan anggaran yang masuk...

Read more

Literasi Keuangan Indonesia Capai Target 2029, Tiga Tahun Lebih Cepat

by Merry
September 7, 2026
0
Warga Indonesia Semakin Mengurangi Penggunaan Uang Tunai

Dalam era digital yang semakin berkembang, literasi dan inklusi keuangan menjadi topik yang sangat penting bagi masyarakat. Pencapaian yang telah diraih Indonesia dalam bidang ini menunjukkan bahwa kesadaran...

Read more

Rupiah Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610

by Merry
September 7, 2026
0
Rupiah Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610

Rupiah Indonesia sedang mengalami tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat pada awal pekan ini. Pada pembukaan perdagangan, nilai tukar rupiah menguat hingga 0,11% dan mencapai posisi Rp17.610 per...

Read more
Next Post
Polisi Kumpulkan Keterangan dari 31 Saksi Kecelakaan Kereta di Bekasi

Polisi Kumpulkan Keterangan dari 31 Saksi Kecelakaan Kereta di Bekasi

Related News

Kecelakaan Mobil Anggota DPR di Tol Paspro Mengakibatkan 2 Orang Tewas

Kecelakaan Mobil Anggota DPR di Tol Paspro Mengakibatkan 2 Orang Tewas

May 23, 2026
Proyek Meikarta Bangkit, Bos Ungkap Hal Tak Terduga

Proyek Meikarta Bangkit, Bos Ungkap Hal Tak Terduga

May 31, 2026
Penasihat Presiden Jelaskan Dampak BI Rate 5,75% Terhadap Industri

Penasihat Presiden Jelaskan Dampak BI Rate 5,75% Terhadap Industri

June 29, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kredit Laba Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?