Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

Dulu Jaga Warung di Petojo, Kini Kaya Raya dengan 23000 Toko

Merry by Merry
July 11, 2026
in Market
0
Dulu Jaga Warung di Petojo, Kini Kaya Raya dengan 23000 Toko
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kisah perjalanan Djoko Susanto, pendiri jaringan ritel besar di Indonesia, dimulai dari kehidupan yang tak terduga. Dia tumbuh di tengah kesederhanaan, membantu ibunya mengelola warung kelontong di Jakarta, yang menjadi fondasi awal untuk semua pencapaiannya di dunia bisnis.

You might also like

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kerjasama Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun

Bos BSI Ungkap Kantor Cabang di Arab Saudi Bakal Buka Bulan November

Asbisindo Minta PFII Menjadi Pusat Keuangan Syariah Global

Pria yang dikenal dengan nama asli Kwok Kwie Fo ini mulai mengenal dunia perdagangan sejak kecil. Setelah pengalaman bekerja di perusahaan perakitan, dia kembali ke usaha keluarganya, yang kemudian menandai awal langkahnya menuju kesuksesan yang besar.

Melalui warung kecil yang bernama Toko Sumber Bahagia, Djoko belajar semua seluk-beluk perdagangan. Dari melayani pelanggan hingga menjaga persediaan barang, setiap pengalaman berharga tersebut membentuknya menjadi sosok yang sangat paham tentang bisnis retail.

Perjalanan Bisnis yang Dimulai dari Warung Sederhana

Di Toko Sumber Bahagia, Djoko menjual berbagai kebutuhan masyarakat seperti sembako dan rokok. Seiring waktu, fokus usahanya beralih menjadi penjualan rokok, yang menarik perhatian banyak pelanggan. Keberhasilan ini lantas membawa peluang baru untuk bisnisnya.

Pada tahun 1987, Djoko telah mengembangkan 15 jaringan grosir dan menjadi salah satu penjual rokok terbesar. Keberhasilan ini juga menarik perhatian dari PT HM Sampoerna, yang menawarkan kesempatan baginya untuk berkarir lebih jauh dalam industri tersebut.

Pertemuan dengan Putera Sampoerna di tahun 1986 membawa perubahan signifikan dalam hidupnya. Penunjukan Djoko sebagai direktur penjualan di PT HM Sampoerna menandai langkah awalnya menuju puncak dunia ritel Indonesia yang lebih besar.

Dari Distributor ke Pendiri Merek Retail Terkenal

Di posisi barunya, Djoko tidak hanya bertanggung jawab atas penjualan, tetapi juga ikut serta dalam pengembangan merek baru. Salah satu inovasi penting adalah peluncuran merek rokok Sampoerna A Mild di tahun 1989, yang segera mendapatkan popularitas di kalangan konsumen.

Merasa terinspirasi, Djoko pun mendirikan PT Alfa Retailindo, yang berawal dari gudang Sampoerna. Dengan modal awal yang relatif kecil, dia berhasil mengubah gudang menjadi toko grosir yang lebih modern, yang dikenal sebagai Toko Gudang Rabat.

Toko tersebut segera berkembang pesat, menjadikannya sebagai toko kelontong yang dikenal luas. Seiring berjalannya waktu, banyak cabang baru pun dibuka di berbagai kota, membuatnya menjadi pesaing serius bagi pemain lain di industri retail, termasuk Indomaret.

Pergeseran ke Minimarket: Awal Mula Alfa Minimart

Memasuki tahun 1990-an, segalanya tampak menguntungkan bagi Djoko. Toko Gudang Rabat berkembang pesat dengan menambah jumlah gerai yang semakin banyak. Pada tahun 1999, nama usahanya diubah menjadi Alfa Minimart, yang lebih cocok dengan tren minimarket saat itu.

Alfa Minimart diharapkan dapat menjangkau masyarakat lebih luas dengan konsep minimarket yang dekat dengan konsumen. Lokasi pembukaan pertamanya di Tangerang menjadi batu loncatan bagi pertumbuhan merek ini di seluruh Indonesia.

Sambutan masyarakat terhadap Alfa Minimart sangat positif, menciptakan lonjakan penjualan yang signifikan. Djoko pun mengalami keberuntungan dengan masuknya investasi tambahan, yang mempercepat pertumbuhan bisnisnya.

Transformasi Menjadi Alfamart dan Ekspansi yang Pesat

Pada awal Tahun 2000, Alfa Minimart menjadi Alfamart secara resmi. Kolaborasi dengan investor dan mitra strategis memperkuat posisi Alfamart di pasar. Dalam waktu singkat, jumlah gerai Alfamart meningkat secara eksponensial, menjadi salah satu jaringan retail terbesar di Indonesia.

Hingga saat ini, Alfamart telah memiliki lebih dari 23.000 gerai yang tersebar di berbagai lokasi. Hal ini membuktikan bahwa strategi dan visi Djoko untuk menciptakan akses mudah bagi masyarakat terhadap produk-produk sehari-hari berhasil dengan gemilang.

Alfmart kini tidak hanya menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, tetapi juga menciptakan ribuan lapangan kerja. Kesuksesan perjalanan Djoko Susanto menunjukkan bahwa dari sebuah usaha kecil, seseorang dapat membangun bisnis raksasa dengan kerja keras, ketekunan, dan inovasi yang berkelanjutan.

Tags: denganDuluJagaKayaKiniPetojoRayaTokoWarung
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kerjasama Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun

by Merry
July 11, 2026
0
BSI dan BPJS Ketenagakerjaan Kerjasama Buka Akses KPR Syariah 30 Tahun

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) telah menjalin kerjasama penting dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menawarkan pembiayaan perumahan yang lebih baik bagi pekerja di Indonesia. Inisiatif ini bertujuan...

Read more

Bos BSI Ungkap Kantor Cabang di Arab Saudi Bakal Buka Bulan November

by Merry
July 10, 2026
0
Bos BSI Ungkap Kantor Cabang di Arab Saudi Bakal Buka Bulan November

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BSI) baru-baru ini mengumumkan rencana pembukaan kantor cabang baru di Arab Saudi. Direncanakan, kantor tersebut akan terletak di kota Jeddah dan diharapkan...

Read more

Asbisindo Minta PFII Menjadi Pusat Keuangan Syariah Global

by Merry
July 10, 2026
0
Asbisindo Minta PFII Menjadi Pusat Keuangan Syariah Global

Jakarta - Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) telah mengungkapkan dukungannya terhadap pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Mereka menegaskan perlunya perancangan PFII yang tidak hanya berfokus pada transaksi...

Read more

Ukur Dampak Peringatan Keras S&P DJI dan Triliunan Outflow Bursa

by Merry
July 9, 2026
0
Ukur Dampak Peringatan Keras S&P DJI dan Triliunan Outflow Bursa

Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini menghadapi sorotan terkait dengan eksposur terhadap saham yang berada dalam instrumen ETF dan ETP yang terkait dengan indeks S&P dan Dow Jones....

Read more

Wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan Memperkuat Layanan Kesehatan MMIX

by Merry
July 9, 2026
0
Wujudkan Indonesia Emas 2045 dengan Memperkuat Layanan Kesehatan MMIX

Jakarta, PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) telah resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Koperasi Konsumen Karyawan Hermina (KOKARMINA) pada 8 Juli 2026. Langkah...

Read more
Next Post
Jumlah Tabungan Ideal untuk Usia 50 Tahun Menurut Ahli Keuangan, Sudah Ada?

Jumlah Tabungan Ideal untuk Usia 50 Tahun Menurut Ahli Keuangan, Sudah Ada?

Related News

Sidang Praperadilan Perdana Roy Suryo Dilaksanakan 29 Juni

Sidang Praperadilan Perdana Roy Suryo Dilaksanakan 29 Juni

June 24, 2026
LHKPN Wapres Gibran Lapor Kekayaan Rp27,9 Miliar

LHKPN Wapres Gibran Lapor Kekayaan Rp27,9 Miliar

May 12, 2026
Atasi Banjir dengan Pembangunan Rumah Pompa di Rawa Buaya DKI

Atasi Banjir dengan Pembangunan Rumah Pompa di Rawa Buaya DKI

June 23, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Emas Emiten Harga IHSG Indonesia Ini Investasi Jadi Jakarta Karena Kasus KPK Menjadi Minyak Naik OJK oleh Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?