Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Finansial

Pasutri Jakarta Tinggal Mewah, Ternyata Uang Hasil Rampok Bank Rp 194 M

Merry by Merry
June 16, 2026
in Finansial
0
Pasutri Kaya di Jakarta Ternyata Hasil Rampokan Bank Rp 200 M
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kehidupan megah sepasang suami istri di Batavia pada dekade 1910-an menarik perhatian publik yang ingin tahu lebih dalam. Di balik glamornya, tersimpan skandal besar yang melibatkan penggelapan dana bank yang bernilai fantastis dan mengguncang sektor perbankan. A.M. Sonneveld, seorang mantan perwira KNIL, dikenal sebagai sosok kaya yang menikmati fasilitas mewah bersama sang istri.

You might also like

Pengusaha Mall Ekspansi ke Luar Jawa di Tengah Kesulitan Ekonomi

Bentuk DDMF Danantara Kelola Dana Giant Sea Wall Cs, Ini Reaksi AHY

BUMN Unggul Saham Himbara Memimpin Kenaikan IHSG

Setelah pensiun, Sonneveld tidak hanya menikmati kehidupan santai di Batavia, tetapi juga sering menghabiskan malam di lokasi-lokasi elit seperti Societeit Harmoni. Pasangan ini tampak menjalani hidup yang bebas dari kekhawatiran, menikmati hura-hura tanpa henti.

Namun, reputasi sang perwira yang cemerlang ternyata tak seindah yang dibayangkan. Memiliki posisi penting di salah satu bank swasta terbesar, ia memiliki akses penuh untuk mengelola dana nasabah yang akhirnya membawanya pada jurang kehancuran.

Awal Mula Skandal Keuangan yang Mengguncang Batavia

Awal September 1913 menjadi titik balik yang menentukan bagi Sonneveld. Surat kabar di Hindia Belanda mulai mengungkap kejahatan yang dilakukan, dengan laporan dari Harian Deli Courant yang menyebutkan bahwa ia telah mencuri 122 ribu gulden dari nasabah. Penemuan ini mengejutkan banyak pihak dan mengubah pandangan orang terhadap sosok yang selama ini dihormati.

Penyelidikan internal yang dilakukan oleh pihak bank menunjukkan bahwa ada manipulasi besar dalam pengelolaan dana. Laporan tersebut mengonfirmasi bahwa Sonneveld terbukti bersalah melakukan “permainan kotor” dalam pengelolaan keuangannya, mengguncang dunia perbankan. Skandal ini pun dengan cepat menjadi bahan perbincangan publik.

Nilai 122 ribu gulden yang dicuri setara dengan 73 kilogram emas pada masa itu. Jika dihitung dengan harga emas saat ini, kerugian tersebut mencapai sekitar Rp194 miliar, menjadikannya salah satu skandal keuangan terbesar pada akhirnya.

Pelarian yang Dramatis dan Penangkapan yang Tak Terhindarkan

Mengetahui bahwa aksinya terdeteksi, Sonneveld dan istrinya tak menunggu lama untuk melarikan diri. Mereka menjadi buronan setelah pengumuman dari kepolisian yang menyebarluaskan deskripsi fisik mereka. Dalam keadaan terdesak, pengacakan dan kebingungan menjadi bagian dari perjalanan mereka.

Pelarian pasangan ini terendus hingga ke Bandung. Melalui penyewaan mobil dari Meester Cornelis, mereka berusaha menghindar dari pengejaran. Namun, jejak mereka akhirnya mengarah ke Surabaya, di mana Sonneveld kembali berbohong tentang tujuan mereka.

Kecurigaan semakin meningkat ketika dia tertangkap sedang bersikap aneh. Laporan dari teman-teman mengenali bahwa mereka sedang dalam pelarian mengarah pada upaya untuk menghubungi otoritas di Hong Kong. Penangkapan keduanya di sana menandai akhir dari pelarian dramatis ini.

Persidangan dan Akibat Hukum yang Menghebohkan

Sesampai di Hindia Belanda, Sonneveld dihadapkan pada pengadilan. Ia mengakui semua perbuatannya, bahkan beralasan bahwa aksinya dilakukan untuk mempertahankan gaya hidup glamornya. Istrinya pun terjebak dalam jeratan hukum karena tahu akan tindakan suaminya yang tidak etis.

Pengadilan akhirnya memutuskan untuk menghukum Sonneveld selama lima tahun penjara, sementara sang istri menerima hukuman tiga bulan kurungan. Kasus ini menciptakan fokus pada masalah etika di sektor perbankan dan menjadi peringatan bagi banyak orang lainnya.

Skandal ini kemudian menjadi salah satu yang terdahsyat di Hindia Belanda pada era tersebut, menyoroti betapa berbahayanya keserakahan. Banyak yang belajar bahwa kemewahan yang terlihat bisa jadi hanyalah kedok dari kejahatan yang lebih dalam.

Tags: BankHasilJakartaMewahPasutriRampokTernyataTinggalUang
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Pengusaha Mall Ekspansi ke Luar Jawa di Tengah Kesulitan Ekonomi

by Merry
June 16, 2026
0
Pengusaha Mall Ekspansi ke Luar Jawa di Tengah Kesulitan Ekonomi

Dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan, pusat belanja tetap menjadi tempat penting bagi masyarakat untuk berkumpul. Meskipun perubahan pola belanja terjadi dengan pergeseran menuju produk yang lebih terjangkau,...

Read more

Bentuk DDMF Danantara Kelola Dana Giant Sea Wall Cs, Ini Reaksi AHY

by Merry
June 15, 2026
0
Bentuk DDMF Danantara Kelola Dana Giant Sea Wall Cs, Ini Reaksi AHY

Pembentukan Danantara Development Management Fund (DDMF) oleh pemerintah disambut antusias sebagai langkah penting dalam pengelolaan proyek jangka panjang di bidang infrastruktur. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan,...

Read more

BUMN Unggul Saham Himbara Memimpin Kenaikan IHSG

by Merry
June 15, 2026
0
BUMN Unggul Saham Himbara Memimpin Kenaikan IHSG

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan penguatan yang signifikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir. Perkembangan ini menjadi sinyal positif bagi investor dan menunjukkan adanya...

Read more

Serangan Baju Bekas Impor dan Kenaikan Biaya Operasional

by Merry
June 14, 2026
0
Serangan Baju Bekas Impor dan Kenaikan Biaya Operasional

Peredaran barang impor ilegal dan pakaian bekas semakin marak di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. Fenomena ini mencerminkan kebutuhan masyarakat yang mencari produk dengan harga terjangkau, khususnya di...

Read more

Produksi Peternak Lokal Naik, Impor Susu Indonesia Pasti Turun

by Merry
June 14, 2026
0
Produksi Peternak Lokal Naik, Impor Susu Indonesia Pasti Turun

Pemerintahan Presiden Prabowo tengah berfokus pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah gizi buruh dan stunting di Indonesia. Melalui program ini, kualitas...

Read more
Next Post
Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Rata-rata 1.000 Orang Jadi Korban Sehari

Duit Warga RI Hilang Rp 9,1 Triliun, Rata-rata 1.000 Orang Jadi Korban Sehari

Related News

Penampakan Kendaraan Mewah Disita dari Rumah Silmy Karim

Penampakan Kendaraan Mewah Disita dari Rumah Silmy Karim

June 6, 2026
Kepala BGN Berkomentar Setelah Dilaporkan ICW ke KPK

Kepala BGN Berkomentar Setelah Dilaporkan ICW ke KPK

May 11, 2026
Rusia Sahkan UU Baru, Bank Sentral dan Bank Berhak Tembak Jatuh Drone

Rusia Sahkan UU Baru, Bank Sentral dan Bank Berhak Tembak Jatuh Drone

May 27, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Dunia Emiten Harga IHSG Indonesia Ini Investasi Jadi Jakarta Karena Kasus Menjadi Minyak Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terbaru Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?