Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Ekonomi

4 Tersangka Pembunuhan Sadis Lansia di Riau Terbukti Menggunakan Ekstasi

Merry by Merry
May 3, 2026
in Ekonomi
0
4 Tersangka Pembunuhan Sadis Lansia di Riau Terbukti Menggunakan Ekstasi
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Di Kota Pekanbaru, Riau, terjadi sebuah kasus tragis yang melibatkan empat pelaku dalam tindakan keji terhadap seorang lansia bernama Dumaris Boru Sitio yang berusia 60 tahun. Kejadian ini berlangsung tidak hanya sebagai kasus pembunuhan, tetapi juga sebagai aksi kekerasan yang merupakan hasil pengaruh narkotika jenis ekstasi yang terbukti melalui tes urine para tersangka.

You might also like

Gus Yahya Siap Maju Lagi sebagai Calon Ketua Umum PBNU

Nenek Jukir Terima Hadiah Umrah Setelah Gagalkan Pencurian Uang Rp3,6 Miliar

Dua Jasad Pria Ditemukan di Selokan Bekasi, Empat Orang Ditangkap Polisi

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa keempat pelaku, yang diidentifikasi sebagai AF, SL, E, dan I, positif mengandung amfetamin dalam tubuh mereka. Tes ini mengungkapkan bahwa penggunaan narkotika ini memberikan dampak berbahaya terhadap perilaku mereka, memicu keberanian untuk merencanakan dan melakukan tindak pembunuhan.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, pengaruh dari obat-obatan terlarang ini berkontribusi pada tindakan brutal yang dilakukan terhadap korban, Dumaris. Pelaku menggunakan balok kayu dalam serangan tersebut, melukainya dengan cara yang sangat sadis dan tidak manusiawi.

Detail Awal Kasus yang Mengguncang Pekanbaru

Kejadian memilukan ini dimulai ketika AF, sebagai otak dari aksi kriminal tersebut, melakukan perjalanan dari Medan dengan niat untuk merampok mertuanya. Bersama dengan tiga rekannya, AF berniat untuk mengambil harta milik korban, namun rencana tersebut berlanjut menjadi tindakan pembunuhan yang terencana.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa setibanya di Pekanbaru, si pelaku sempat berpikir ulang mengenai aksinya. Awalnya niat mereka adalah sekedar merampok, tetapi akhirnya melibatkan keputusan untuk menghabisi nyawa korban.

Pihak kepolisian merincikan bahwa para pelaku telah melakukan survei di sekitar lokasi kejadian sebanyak empat kali sebelum melakukan aksi kejam tersebut. Target mereka tidak hanya Dumaris, tetapi juga ingin membunuh anggota keluarga lain yang berada di rumah yang sama.

Investigasi Mendalam oleh Kepolisian

Operasi penyelidikan ini melibatkan banyak pihak, dengan pihak kepolisian menggali lebih dalam tentang latar belakang para pelaku dan kapan rencana tersebut mulai berkembang. Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Kabid Humas Polda Riau, mengungkapkan bahwa rencana pembunuhan ini bersifat terencana dan sangat sistematis.

Keberadaan barang bukti, termasuk balok kayu yang digunakan untuk menyerang korban, juga membuktikan ketegangan dan kekejaman yang terjadi di lokasi kejadian. Penggunaan alat seperti itu menjadi indikasi nyata dari niat jahat para pelaku.

Pihak kepolisian mengaku sangat serius dalam menangani kasus ini, dengan target untuk menyelesaikannya secepat mungkin dan menghadirkan keadilan bagi korban. Penyelidikan ini mencakup analisis forensic dan wawancara dengan saksi yang berada di sekitar, guna mendapatkan gambaran lebih jelas terkait peristiwa yang terjadi.

Ancaman Hukum Serius bagi Para Pelaku Kejahatan

Seiring berjalannya proses penyelidikan, keempat tersangka dikenai pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman yang sangat serius, termasuk hukuman mati. Pihak kepolisian menjelaskan bahwa pembunuhan yang dilakukan dengan perencanaan sebelumnya memiliki konsekuensi hukum yang lebih berat.

Menurut Kombes Muharman Arta, Kapolresta Pekanbaru, para pelaku juga menghadapi pasal berlapis, yang mencakup pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian korban. Dengan potensi hukuman maksimal, mereka menghadapi kemungkinan menjalani penjara seumur hidup atau bahkan hukuman mati.

Kuasa hukum dan pihak keluarga korban juga berharap agar keadilan dapat ditegakkan dengan seadil-adilnya. Masyarakat juga menantikan perkembangan terbaru dalam kasus ini, serta langkah-langkah pencegahan agar tindakan serupa tidak terulang di masa depan.

Tags: EkstasiLansiaMenggunakanPembunuhanRiauSadisTerbuktiTersangka
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Gus Yahya Siap Maju Lagi sebagai Calon Ketua Umum PBNU

by Merry
June 20, 2026
0
Gus Yahya Siap Maju Lagi sebagai Calon Ketua Umum PBNU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Yahya, memberikan pernyataan penting mengenai kesiapannya untuk calon kembali sebagai Ketua...

Read more

Nenek Jukir Terima Hadiah Umrah Setelah Gagalkan Pencurian Uang Rp3,6 Miliar

by Merry
June 20, 2026
0
Nenek Jukir Terima Hadiah Umrah Setelah Gagalkan Pencurian Uang Rp3,6 Miliar

Di tengah kesibukan kota, sebuah kisah heroik terjadi di Brebes ketika seorang juru parkir wanita lansia bernama Kusriyati berhasil menggagalkan aksi pencurian yang mengancam keselamatan dompet seorang pemilik...

Read more

Dua Jasad Pria Ditemukan di Selokan Bekasi, Empat Orang Ditangkap Polisi

by Merry
June 19, 2026
0
Dua Jasad Pria Ditemukan di Selokan Bekasi, Empat Orang Ditangkap Polisi

Dua jasad pria ditemukan di sebuah saluran air di kawasan Jalan Mustikajaya, Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (19/6). Penemuan ini segera memicu perhatian publik, terutama karena...

Read more

Empat ribuan Aparat Dikerahkan untuk Kawal Aksi Demo Mahasiswa Trisakti hingga DPR

by Merry
June 19, 2026
0
Empat ribuan Aparat Dikerahkan untuk Kawal Aksi Demo Mahasiswa Trisakti hingga DPR

Sebanyak 4.263 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan unjuk rasa di lima titik di wilayah Jakarta Pusat. Hal ini menunjukkan komitmen serius aparat keamanan dalam menjaga ketertiban dan keselamatan...

Read more

Jual Beli Titik SPPG dan Setoran ke Dadan

by Merry
June 18, 2026
0
Jual Beli Titik SPPG dan Setoran ke Dadan

Kejaksaan Agung (Kejagung) baru-baru ini mengungkap kasus tindak pidana korupsi yang melibatkan eks Kepala Badan Geologi Nasional. Dalam penyelidikan tersebut, ditemukan bahwa Dadan Hindayana (DH) menerima sejumlah uang...

Read more
Next Post
Taipan Tanggapi Tak Terduga Soal Pajak Rp134 T yang Akan Ditarik

Taipan Tanggapi Tak Terduga Soal Pajak Rp134 T yang Akan Ditarik

Related News

Pasutri Kaya di Jakarta Ternyata Hasil Rampokan Bank Rp 200 M

Pasutri Kaya di Jakarta Ternyata Hasil Rampokan Bank Rp 200 M

May 30, 2026
Bos Bank Indonesia Siap Kelola Kas Negara Dengan Bunga Tinggi

Bos Bank Indonesia Siap Kelola Kas Negara Dengan Bunga Tinggi

June 6, 2026
IHSG Melonjak 1 Persen Saat Pembukaan Pasar Terbaru

IHSG Melonjak 1 Persen Saat Pembukaan Pasar Terbaru

May 7, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Besar Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Dunia Emas Harga IHSG Indonesia Ini Investasi Jadi Jakarta Karena Kasus Menjadi Minyak Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?