Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Tekno

Wacana Penyatuan Pidana Umum dan Pidana Khusus Disinggung Jaksa Agung

Merry by Merry
June 25, 2026
in Tekno
0
Wacana Penyatuan Pidana Umum dan Pidana Khusus Disinggung Jaksa Agung
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin baru-baru ini membahas tentang pentingnya penyatuan satuan kerja Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) dan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Dalam seminar nasional yang berlangsung di Universitas Al-Azhar, Jakarta, ia menyampaikan bahwa pemisahan ini mungkin tidak mendukung efektivitas penegakan hukum yang lebih baik.

You might also like

Wamendagri Minta 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

Banjir di Sumatra dan Gunung Anak Krakatau

Karhutla Gunung Semeru Padam Hanguskan Luas Lahan 3072 Hektare

Burhanuddin menjelaskan bahwa dengan menyatukan kedua satuan ini, diharapkan dapat mempercepat proses penanganan perkara serta meningkatkan koordinasi antarunit. Ia menggarisbawahi pentingnya pendekatan terpadu dalam implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Pentingnya Penyatuan Satuan Kerja dalam Penegakan Hukum

Dalam pembicaraannya, Burhanuddin menyebutkan bahwa pemisahan Jampidum dan Jampidsus selama ini menyebabkan kebingungan di lapangan. Ia berpendapat bahwa kehadiran satuan kerja di bawah satu naungan, yaitu Jaksa Agung Muda Bidang Operasi, dapat meningkatkan efisiensi dan kejelasan dalam penanganan kasus. Dengan cara ini, diharapkan komunikasi antar satuan menjadi lebih koheren.

Berdasarkan pandangannya, situasi ini menjadi kurang efektif karena adanya dualisme pengelolaan yang membuat penegakan hukum berjalan tidak optimal. Ketidakjelasan ini dapat menjadi hambatan bagi penegakan keadilan yang lebih baik.

Beliau juga menekankan bahwa satuan yang terpisah-pisah bisa menciptakan disparitas dalam penanganan kasus sehingga perlu adanya refleksi mengenai struktur organisasi yang ada saat ini. Burhanuddin mengusulkan pentingnya bimbingan dari para pakar agar langkah yang diambil dapat lebih terarah.

Tantangan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

Burhanuddin memperkenalkan capaian yang telah dicapai selama enam bulan penerapan KUHP dan KUHAP baru. Ia menekankan bahwa perubahan tersebut bertujuan untuk menggeser paradigma hukum dari aksi balas menjadi keadilan restoratif dan rehabilitatif. Dengan demikian, pihak berwenang diharapkan fokus pada pemulihan pelaku, bukan hanya menghukum.

Selama periode tersebut, Jampidum telah menerapkan enam dari sembilan mekanisme baru yang diatur, seperti plea bargaining dan Deferred Prosecution Agreement (DPA) untuk perusahaan. Ini menunjukkan bahwa langkah-langkah yang dimiliki untuk transisi hukum ini berjalan sesuai rencana, meskipun tidak tanpa tantangan.

Burhanuddin mengakui adanya kesulitan, termasuk keterlambatan dalam penerbitan peraturan pemerintah sebagai pedoman pelaksanaan. Hal ini mengakibatkan perlunya kesadaran yang lebih besar dari semua pihak untuk mematuhi ketentuan hukum yang baru ditetapkan.

Upaya Menciptakan Proses Hukum yang Lebih Efisien

Jaksa Agung juga menyuarakan keprihatinan tentang perbedaan penafsiran yang terjadi di kalangan aparat penegak hukum di lapangan. Menurutnya, hal ini bisa menjadi penghalang dalam mencapai keadilan. Ia mendorong semua pihak untuk memperbaiki prosedur dan menghilangkan birokrasi yang rumit yang dapat menjadikan proses penegakan hukum semakin berbelit-belit.

Proses hukum seharusnya dirancang agar tidak menghambat keadilan restoratif yang dimaknai sebagai tujuan utama dalam hukum. Ia berharap adanya penyesuaian yang mampu mengatasi birokrasi yang panjang, sehingga lebih banyak kasus dapat diselesaikan dengan cepat dan efektif.

Dengan kerja sama yang mendalam antar berbagai instansi dan lembaga, Burhanuddin percaya bahwa reformasi ini dapat tercapai dan selaras dengan semangat keadilan yang dicita-citakan. Penyesuaian mekanisme penanganan diharapkan dapat mendukung keadilan yang lebih cepat dan tepat.

Tags: AgungdanDisinggungJaksaKhususPenyatuanPidanaUmumWacana
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Wamendagri Minta 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

by Merry
September 8, 2026
0
Wamendagri Minta 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, mengingatkan pentingnya tanggung jawab pemerintah daerah di Tanah Papua mengenai pengelolaan Dana Otonomi Khusus Tahap II 2026. Hingga awal September 2026, terdapat...

Read more

Banjir di Sumatra dan Gunung Anak Krakatau

by Merry
September 8, 2026
0
Banjir di Sumatra dan Gunung Anak Krakatau

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyatakan bahwa saat ini fokus utama pemerintah adalah mempercepat pemulihan daerah yang terdampak bencana. Empat bencana besar yang sedang...

Read more

Karhutla Gunung Semeru Padam Hanguskan Luas Lahan 3072 Hektare

by Merry
September 7, 2026
0
Karhutla Gunung Semeru Padam Hanguskan Luas Lahan 3072 Hektare

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Gunung Semeru akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas gabungan melakukan upaya yang intensif dan terkoordinasi. Kebakaran ini mengakibatkan kerugian besar dengan...

Read more

Kondisi Terkini Erupsi Gunung Anak Krakatau

by Merry
September 7, 2026
0
Kondisi Terkini Erupsi Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau kembali menarik perhatian seiring dengan aktivitas vulkaniknya yang meningkat. Dalam rentang waktu antara 6 hingga 7 September 2026, tim Badan Geologi mencatat adanya erupsi yang...

Read more

Jakarta Semprot Jalan Mitigasi Abu Vulkanik dari Anak Krakatau

by Merry
September 6, 2026
0
Jakarta Semprot Jalan Mitigasi Abu Vulkanik dari Anak Krakatau

Pemprov DKI Jakarta melakukan upaya proaktif untuk mengatasi potensi penyebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi hingga mencapai wilayah Jakarta. Tindakan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan...

Read more
Next Post
Ajudan Sebut Alasan Sekretaris Pribadi Prabowo Bertemu Jokowi di Solo

Ajudan Sebut Alasan Sekretaris Pribadi Prabowo Bertemu Jokowi di Solo

Related News

Polisi Amankan 2 Pelaku Bullying Anak Usia 6 Tahun di Jakarta Pusat

Polisi Amankan 2 Pelaku Bullying Anak Usia 6 Tahun di Jakarta Pusat

June 12, 2026
Fundamental Kuat, Pendapatan Tembus Rp37,2 T di Kuartal I Tahun 2026

Fundamental Kuat, Pendapatan Tembus Rp37,2 T di Kuartal I Tahun 2026

May 29, 2026
Polisi Serahkan 74 Kg Emas dan Uang Asing Kasus Febrie ke Kejaksaan Agung

Polisi Serahkan 74 Kg Emas dan Uang Asing Kasus Febrie ke Kejaksaan Agung

July 13, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kredit Laba Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?