Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

OJK Jelaskan Alasan Minimnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia

Merry by Merry
November 2, 2026
in Market
0
OJK Jelaskan Alasan Minimnya Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tingkat inklusi keuangan syariah di Indonesia saat ini masih tergolong rendah, mencapai 13,4% menurut penelitian terakhir oleh Otoritas Jasa Keuangan. Hal ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang belum memanfaatkan produk keuangan syariah meskipun Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

You might also like

Semen Baturaja Akuisisi Anak Usaha, Ini Alasan di Baliknya

Bisnis Gula Semarang Hancur Usai Konflik dengan Pemerintah

Ciri-Ciri Kelas Menengah Atas, Apakah Anda Termasuk?

Minimnya akses terhadap layanan keuangan syariah menjadi salah satu penyebab utama. Dengan literasi keuangan syariah yang mencapai 43,07%, ada potensi besar untuk pengembangan sektor ini yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa meski tingkat literasi masyarakat cukup baik, akses ke produk keuangan syariah masih terbatas. Oleh karena itu, meningkatkan aksesibilitas adalah langkah krusial untuk mendorong inklusi keuangan syariah di Indonesia.

Inovasi dan Aksesibilitas Produk Keuangan Syariah yang Penting

Dalam upaya meningkatkan inklusi keuangan syariah, OJK berkomitmen untuk mendukung bank-bank syariah dalam memperbaiki aksesibilitas. Hal ini penting agar semua lapisan masyarakat, termasuk non-Muslim, dapat menikmati berbagai keuntungan yang ditawarkan oleh produk keuangan syariah.

Pentingnya inovasi dalam produk keuangan juga tidak bisa diabaikan. Produk yang relevan dan menarik sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam. Contohnya, produk pembiayaan rumah berbasis syariah kini sedang diminati oleh masyarakat luas.

Friderica juga menekankan bahwa ketika suatu produk syariah memiliki kualitas baik, semua kalangan, tanpa memandang latar belakang agama, akan merasa tertarik untuk menggunakannya. Ini menunjukkan bahwa keuangan syariah dapat menjangkau segmen pasar yang lebih luas jika dapat menawarkan nilai tambah.

Peluang Indonesia dalam Industri Ekonomi Syariah Global

Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk memperkuat posisinya dalam industri ekonomi syariah di kancah global. Saat ini, Indonesia mencatatkan posisinya di peringkat keempat dalam Global Islamic Economy Indicator Score untuk periode 2025-2026.

Friderica menilai bahwa sebagai negara dengan populasi Muslim terbanyak, Indonesia memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan. Tingkat literasi keuangan syariah yang baik menjadi modal berharga untuk memacu pengembangan ekonomi syariah secara nasional.

Peningkatan aktivitas di sektor ini tentu akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi. Langkah strategis perlu diambil untuk memanfaatkan potensi tersebut agar industri keuangan syariah dapat berkembang lebih pesat.

Program SYAFIF dan Upaya Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah

Program Syariah Financial Fair (SYAFIF) adalah salah satu inisiatif OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah kepada masyarakat. Sejak 2026, program ini telah diadakan di beberapa kota besar, menjangkau ribuan individu dan menawarkan informasi yang dibutuhkan untuk memahami keuangan syariah.

Selama acara penutupan SYAFIF di Makassar, OJK meluncurkan Panduan Referensi dan Dakwah Keuangan Syariah (PELITA Syariah). Ini merupakan langkah konkret untuk memberikan referensi bagi para tokoh agama dalam mengedukasi masyarakat mengenai ekonomi syariah.

Melalui PELITA Syariah, diharapkan pemahaman masyarakat tentang keuangan syariah dapat meningkat secara signifikan. Pengetahuan yang lebih baik akan membantu masyarakat terhindar dari risiko keuangan, seperti penipuan dan investasi ilegal.

Tags: AlasanIndonesiaInklusiJelaskanKeuanganMinimnyaOJKSyariah
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Semen Baturaja Akuisisi Anak Usaha, Ini Alasan di Baliknya

by Merry
November 2, 2026
0
Semen Baturaja Akuisisi Anak Usaha, Ini Alasan di Baliknya

Jakarta, baru-baru ini, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. (SMBR) mengumumkan langkah signifikan melalui aksi merger dengan salah satu entitas anaknya, PT Baturaja Multi Usaha (BMU). Langkah ini diambil...

Read more

Bisnis Gula Semarang Hancur Usai Konflik dengan Pemerintah

by Merry
November 1, 2026
0
Bisnis Gula Semarang Hancur Usai Konflik dengan Pemerintah

Menjaga kelangsungan bisnis antar generasi adalah tantangan yang besar bagi para pewaris. Di dalam dunia usaha, kesinambungan ini krusial untuk mempertahankan kekuatan dan identitas bisnis yang telah dibangun...

Read more

Ciri-Ciri Kelas Menengah Atas, Apakah Anda Termasuk?

by Merry
November 1, 2026
0
Ciri-Ciri Kelas Menengah Atas, Apakah Anda Termasuk?

Kelas menengah atas merupakan segmen masyarakat yang menunjukkan pola keuangan dan gaya hidup yang unik, memberikan wawasan tentang dinamika sosial dan ekonomi. Dalam konteks Indonesia, kelompok ini memiliki...

Read more

Biaya dan Balik Modal Punya Alfamart Sendiri di 2026

by Merry
October 31, 2026
0
Biaya dan Balik Modal Punya Alfamart Sendiri di 2026

Minimarket Alfamart telah menjadi salah satu pilihan bisnis ritel yang sangat menarik di Indonesia. Dengan ribuan gerai yang tersebar di seluruh nusantara, banyak pengusaha dan investor yang mendambakan...

Read more

Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Mana yang Paling Unggul?

by Merry
October 31, 2026
0
Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Mana yang Paling Unggul?

Kinerja industri perasuransian di Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat, terutama dalam kondisi ekonomi yang berfluktuasi. Hingga Mei 2026, total aset yang dimiliki oleh industri asuransi mencapai Rp1.197,04 triliun,...

Read more
Next Post
Nasabah Ingin Uang Aman di Bank? Hindari Hal Ini

Nasabah Ingin Uang Aman di Bank? Hindari Hal Ini

Related News

Pramono Pastikan Patung Jenderal Sudirman Tetap di Tempatnya

Pramono Pastikan Patung Jenderal Sudirman Tetap di Tempatnya

June 21, 2026
ADB Salurkan Rp11,66 Triliun Dukung Likuiditas Pasar Keuangan Indonesia

ADB Salurkan Rp11,66 Triliun Dukung Likuiditas Pasar Keuangan Indonesia

October 2, 2026
MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham RI, Analis Sebutkan Risikonya

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham RI, Analis Sebutkan Risikonya

October 16, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dana Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran KPK Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?