Industri asuransi jiwa Indonesia menunjukkan dinamika yang menarik sepanjang tahun 2025. Meskipun ada penurunan di sektor premi, pertumbuhan jumlah polis mengindikasikan minat masyarakat yang semakin meningkat terhadap perlindungan finansial.
Presiden Direktur Ciputra Life, Hengky Djojosantoso, menjelaskan bahwa pendapatan premi turun sebesar 1,1% pada kuartal ketiga 2025, namun tren positif dalam jumlah polis dan tertanggung mencatat pertumbuhan yang signifikan. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya asuransi sebagai alat proteksi.
Pertumbuhan ini tidak terlepas dari peningkatan literasi dan inklusi asuransi di kalangan masyarakat. Meskipun produk tradisional mendominasi pasar, ada perubahan cara orang memilih dan membeli asuransi saat ini.
Analisis Kinerja Industri Asuransi Jiwa Selama Tahun 2025
Data dari Ciputra Life menunjukkan bahwa angka premi pada November 2025 telah mencapai Rp 457 miliar, yang merupakan 82% dari total tahun sebelumnya. Meskipun ada penurunan dari sisi premi baru, namun kanal Bancassurance dan produk kumpulan berhasil memberikan kontribusi signifikan.
Hengky menambahkan bahwa laba bersih perusahaan meningkat lebih dari tiga kali lipat menjadi Rp 107 miliar. Hal ini mencerminkan strategi manajemen yang efektif dalam memaksimalkan potensi yang ada di pasar asuransi.
Aspek lain yang turut berkontribusi terhadap kinerja positif adalah peningkatan aset perusahaan yang tumbuh sebesar 35%. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Ciputra Life berhasil mengelola portofolio investasinya dengan baik.
Meningkatnya Literasi dan Kesadaran Asuransi di Masyarakat
Literasi asuransi menjadi salah satu pilar penting dalam pertumbuhan industri asuransi. Masyarakat yang semakin paham tentang manfaat asuransi cenderung lebih tertarik untuk menginvestasikan dana mereka dalam produk-produk asuransi yang ditawarkan.
Program pendidikan dan sosialisasi yang dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk perusahaan asuransi dan regulator, berkontribusi besar dalam meningkatkan pemahaman masyarakat akan produk asuransi. Ini adalah langkah yang sangat strategis untuk memperluas jangkauan pasar.
Kepedulian masyarakat terhadap perencanaan keuangan masa depan semakin meningkat, membuat asuransi menjadi pilihan utama sebagai langkah proteksi. Hal ini terlihat dari pertumbuhan signifikan dalam jumlah polis yang terdaftar.
Prediksi dan Strategi untuk Masa Depan Industri Asuransi Jiwa
Melihat tren yang ada, masa depan industri asuransi jiwa di Indonesia tampaknya cerah. Pengembangan produk yang lebih inovatif dan sesuai dengan kebutuhan konsumen menjadi salah satu fokus utama ke depan. Produk yang menawarkan fleksibilitas dan manfaat yang jelas harus dikedepankan.
Salah satu strategi yang mungkin diterapkan adalah diversifikasi produk. Perusahaan asuransi perlu mengembangkan variasi produk untuk menarik lebih banyak segmen masyarakat yang beragam. Ini akan membantu menjangkau target pasar yang lebih luas.
Selain itu, kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Digitalisasi proses penjualan dan klaim asuransi dapat mempercepat pelayanan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.




