Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Style

Ekonom Asing Ungkap Kapan Dolar AS Kembali ke Rp17.000 per US Dollar

Merry by Merry
July 30, 2026
in Style
0
Ekonom Asing Ungkap Kapan Dolar AS Kembali ke Rp17.000 per US Dollar
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bank DBS Indonesia baru-baru ini mengungkapkan proyeksi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang diharapkan berada dalam rentang Rp17.800 hingga Rp18.000 pada akhir tahun ini. Senior Economist DBS Bank, Radhika Rao, menjelaskan bahwa proyeksi ini bisa jadi akan disesuaikan seiring perkembangan kebijakan suku bunga dari bank sentral AS, The Fed.

You might also like

Premi Risiko Meningkat, Surat Utang RI Kurang Diminati – Investor Jadi Cemas

Target Penyelesaian Masalah Sampah RI 2028 dengan Tugas Khusus untuk Danantara

Mitratel Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Saham Rp582

Meskipun ada kemungkinan penyesuaian, Rao meyakini bahwa pergerakan nilai tukar rupiah cenderung akan tetap stabil di atas level Rp18.000. Ia menambahkan bahwa tidak ada faktor signifikan yang bisa menyebabkan pelemahan tajam untuk mata uang Indonesia terhadap dolar AS saat ini.

Saat berbicara dalam Media Briefing DBS Institutional Forum 2026 di Jakarta, Rao menyatakan bahwa sebagian besar ketidakpastian terkait pertumbuhan ekonomi sudah tercermin dalam harga sekarang. Hal ini menunjukkan bahwa pasar telah melakukan penyesuaian yang diperlukan.

“Agar terjadi pelemahan tajam pada rupiah, minimal diperlukan dua hingga tiga katalis negatif,” imbuhnya. Rao mengidentifikasi bahwa satu-satunya faktor negatif yang mungkin berasal dari luar adalah kebijakan The Fed yang mempengaruhi ekonomi global.

Analisis Terhadap Sentimen Pasar Saat Ini

Sentimen risiko di pasar keuangan saat ini masih sangat tinggi, menurut Radhika Rao. Investor asing tampaknya lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Rao mengemukakan bahwa saat ini, perlombaan investasi bukan hanya antara negara-negara berkembang, tetapi lebih kepada perbandingan antara individu negara, baik di kawasan Asia maupun global. Hal ini menciptakan suasana kompetisi yang tanpa henti.

Ia menunjukkan bahwa jika imbal hasil bebas risiko di Amerika Serikat berada pada kisaran 4,5%-4,6%, ada selisih sebesar 2%-2,5% dengan imbal hasil aset Indonesia. Rao mempertanyakan apakah selisih tersebut cukup untuk mengimbangi risiko yang dihadapi oleh investor yang berinvestasi di Indonesia.

Menurutnya, untuk kembali ke level Rp17.000 per dolar AS, pergerakan nilai tukar harus sangat dipengaruhi oleh kekuatan dolar itu sendiri. Semua ini tergantung pada bagaimana dolar AS dapat bergerak terhadap mata uang lainnya.

Strategi untuk Menjaga Stabilitas Keuangan

Dalam konteks menjaga stabilitas mata uang dan pasar keuangan, Rao mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Bank Indonesia. Ia menilai bahwa kebijakan yang diterapkan oleh Bank Indonesia untuk meningkatkan suku bunga acuan sebanyak 100 bps tahun ini sudah tepat.

Di samping penyerapan suku bunga, Rao juga mengungkapkan bahwa Bank Indonesia telah melaksanakan berbagai langkah non-suku bunga untuk menjaga kesehatan pasar. Semua upaya ini dianggap sangat berkontribusi dalam menciptakan stabilitas dalam pasar obligasi.

Rao menegaskan bahwa semua langkah yang diambil dalam kebijakan ekonomi saat ini adalah bagian dari “resep” yang sudah tepat. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi gejolak di pasar keuangan domestik dan meningkatkan kepercayaan investor.

Dengan kondisi yang semakin baik, diharapkan stabilitas ini dapat berlanjut dan membuat investasi di Indonesia semakin menarik. Hal ini tentunya akan berdampak positif pada perekonomian nasional.

Pertimbangan untuk Investor di Masa Depan

Bagi investor, pandangan terhadap nilai tukar rupiah dan arah kebijakan suku bunga sangat penting. Ketidakpastian yang ada saat ini harus disikapi dengan hati-hati, terutama dalam konteks keputusan investasi mereka.

Rao menekankan bahwa faktor eksternal, seperti kebijakan The Fed, akan terus mempengaruhi keputusan investor. Oleh karena itu, pemantauan terhadap kebijakan moneter global menjadi krusial dalam merencanakan investasi.

Penting bagi investor untuk menyadari bahwa selisih imbal hasil yang kecil dapat menjadi faktor pengambilan keputusan. Jika imbal hasil tidak cukup menarik, investor mungkin akan berpaling ke pilihan lainnya yang lebih menguntungkan.

Dengan memperhatikan berbagai faktor yang ada, diharapkan para investor bisa membuat keputusan yang lebih baik dalam menghadapi situasi yang terus berubah. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga portofolio investasi mereka tetap sehat dan menguntungkan.

Tags: AsingDolardollarEkonomKapanKembaliRp17.000Ungkap
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Premi Risiko Meningkat, Surat Utang RI Kurang Diminati – Investor Jadi Cemas

by Merry
October 29, 2026
0
Premi Risiko Meningkat, Surat Utang RI Kurang Diminati – Investor Jadi Cemas

Tingginya premi risiko investasi di Indonesia telah menarik perhatian para pelaku pasar. Hal ini ditandai dengan tingginya nilai credit default swap (CDS) yang meskipun mengalami perbaikan, tetap berada...

Read more

Target Penyelesaian Masalah Sampah RI 2028 dengan Tugas Khusus untuk Danantara

by Merry
October 28, 2026
0
Target Penyelesaian Masalah Sampah RI 2028 dengan Tugas Khusus untuk Danantara

Presiden Prabowo Subianto memfokuskan perhatian pada isu sampah di Indonesia dengan target penyelesaiannya pada tahun 2028. Untuk mencapai tujuan ini, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) diberikan...

Read more

Mitratel Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Saham Rp582

by Merry
October 28, 2026
0
Mitratel Laksanakan MESOP Tahap III, Harga Saham Rp582

Jakarta, PT. Dayamitra Telekomunikasi Tbk. atau yang lebih dikenal sebagai Mitratel, siap meluncurkan tahapan baru dalam program kepemilikan sahamnya yang dikenal sebagai Management and Employee Stock Option Plan...

Read more

Dapat Suntikan Rp7,77 Triliun Dari BlackRock, Dana Tersebut Untuk Apa

by Merry
October 27, 2026
0
Dapat Suntikan Rp7,77 Triliun Dari BlackRock, Dana Tersebut Untuk Apa

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), sebuah emiten yang fokus pada sektor energi terbarukan, baru-baru ini mendapatkan suntikan dana signifikan dari HPS Investment Partners, yang merupakan bagian dari...

Read more

Optimisme Fundamental Perusahaan Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

by Merry
October 27, 2026
0
Optimisme Fundamental Perusahaan Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, atau yang lebih dikenal dengan BRI, menunjukkan kinerja yang positif serta fundamental yang kuat sebagai dasar untuk pertumbuhan jangka panjang....

Read more
Next Post
Perkuat Fundamental Bisnis dan Dukung Transformasi BUMN

Perkuat Fundamental Bisnis dan Dukung Transformasi BUMN

Related News

Bos Dituntut 3 Tahun Penjara di Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

Bos Dituntut 3 Tahun Penjara di Kasus Suap Pejabat Bea Cukai

June 22, 2026
Saldo Minimum Bank Mandiri BRI BNI Terbaru Berlaku Mei 2026

Saldo Minimum Bank Mandiri BRI BNI Terbaru Berlaku Mei 2026

May 17, 2026
Heboh Akuisisi Haji Issam oleh BYAN Ini Penjelasan Lengkap Manajemen

Akusisi BYAN oleh Jhonlin Tak Bebani JARR, Ini Faktanya

September 27, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dana Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran KPK Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?