Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

DPR Menolak Pernyataan BI Tentang Kehilangan Independensi

Merry by Merry
June 11, 2026
in Market
0
Uang Primer Tumbuh 14,3% di April 2026 menurut BI
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kemajuan dalam sektor keuangan di Indonesia terus berkembang, dan salah satu yang menjadi sorotan adalah revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Dalam perkembangan terkini, isu ini menjadi perdebatan hangat, terutama terkait dengan independensi Bank Indonesia (BI) di tengah upaya perbaikan itu.

You might also like

RUPST Angkat Bambang Ismawan Jadi Direktur Utama PTBA

Pertamax Naik menjadi Rp 16.250 per Liter, Kepala BUMN Berkomentar

Purbaya Yakin Rupiah Stabil di Rp17500 per Dolar AS pada 2027 dan Alasannya

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal, mengungkapkan bahwa revisi tersebut tidak mengancam independensi BI, meskipun ada kekhawatiran dari masyarakat. Dia menekankan bahwa tujuan utama adalah meningkatkan stabilitas ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih baik di Indonesia.

Dalam pandangan Hekal, revisi UU P2SK adalah langkah strategis untuk merespons tantangan yang dihadapi oleh sektor keuangan. Di tengah kondisi kerja yang sulit, penting bagi BI untuk melakukan langkah-langkah proaktif dalam menjaga stabilitas rupiah serta ikut berperan dalam pertumbuhan sektor real.

Peran dan Tanggung Jawab Bank Indonesia di Era Baru

Dalam revisi yang diusulkan, tugas BI juga diperluas untuk mencakup perhatian terhadap pertumbuhan sektor real. Langkah ini dianggap sesuai dengan praktik di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa, di mana bank sentral tidak hanya fokus pada stabilitas moneter, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja.

Hekal menjelaskan bahwa perluasan tugas ini merupakan respons terhadap dinamika pasar tenaga kerja di Indonesia yang semakin menyusut. Dengan memperhatikan aspek ini, diharapkan BI dapat berkontribusi secara lebih efektif terhadap perekonomian nasional.

Dia juga menyoroti bahwa tugas tambahan ini bukan berarti menurunkan independensi, melainkan membuat BI lebih responsif terhadap isu-isu nyata di masyarakat. Dengan adanya revisi ini, diharapkan bank sentral bisa melakukan kebijakan yang lebih terintegrasi dan efektif.

Kontroversi Mengenai Pemberhentian Gubernur Bank Indonesia

Salah satu isu kontroversial dalam revisi UU P2SK adalah klausul yang memungkinkan presiden memberhentikan gubernur BI. Hekal menegaskan bahwa tidak ada pasal yang secara otomatis memberikan hak presiden untuk memberhentikan gubernur tanpa alasan yang jelas.

Menurutnya, mekanisme penggantian pejabat publik di Indonesia sudah diatur dalam peraturan yang berlaku. Semua pejabat, termasuk gubernur BI, harus memenuhi kriteria tertentu agar dapat dipertahankan atau diberhentikan dari jabatannya.

Kritik terhadap klausul ini mencerminkan kekhawatiran bahwa hal itu dapat berujung pada penurunan independensi BI. Namun, Hekal menegaskan bahwa DPR tidak ingin mengurangi kekuatan independensi BI; justru sebaliknya, DPR ingin memastikan BI bisa menjalankan tugasnya secara optimal.

Dampak Revisi UU P2SK Terhadap Stabilitas Ekonomi Negara

Pentingnya revisi UU P2SK tidak dapat dipandang sebelah mata. Revisi ini dikatakan mampu memberikan dampak positif untuk stabilitas ekonomi nasional. Dengan memperkuat posisi BI dalam konteks baru, diharapkan perekonomian Indonesia bisa lebih berdaya saing di level global.

Para pelaku pasar juga diharapkan dapat merespons dengan baik terhadap kebijakan yang diberlakukan. Di era digital dan globalisasi, Indonesia perlu memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Hekal meyakini bahwa revisi ini akan memberi ruang bagi BI untuk berinovasi dan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan keadaan. Dengan demikian, perekonomian bisa tumbuh lebih cepat dan lebih inklusif.

Di sisi lain, masyarakat diharapkan tetap mendapatkan informasi yang jelas dan transparan mengenai kebijakan yang diambil. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi yang mengatur sektor keuangan negara.

Ke depan, tantangan akan terus ada, dan revisi UU P2SK ini diharapkan menjadi langkah awal untuk merespons berbagai tantangan tersebut secara komprehensif.

Tags: DPRIndependensiKehilanganMenolakPernyataantentang
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

RUPST Angkat Bambang Ismawan Jadi Direktur Utama PTBA

by Merry
June 11, 2026
0
RUPST Angkat Bambang Ismawan Jadi Direktur Utama PTBA

PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA baru saja menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 secara elektronik. Acara ini berlangsung pada Kamis, 11 Juni...

Read more

Pertamax Naik menjadi Rp 16.250 per Liter, Kepala BUMN Berkomentar

by Merry
June 10, 2026
0
Pertamax Naik menjadi Rp 16.250 per Liter, Kepala BUMN Berkomentar

Pertamina baru-baru ini mengumumkan kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter, yang mulai berlaku hari ini. Kenaikan ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, terutama terkait dampaknya terhadap...

Read more

Purbaya Yakin Rupiah Stabil di Rp17500 per Dolar AS pada 2027 dan Alasannya

by Merry
June 10, 2026
0
Purbaya Yakin Rupiah Stabil di Rp17500 per Dolar AS pada 2027 dan Alasannya

Pemerintah Indonesia telah mengumumkan proyeksi nilai tukar rupiah yang diperkirakan akan berada di antara Rp16.800 hingga Rp17.500 per US dollar pada tahun 2027. Penetapan ini merupakan bagian dari...

Read more

error code: 524

by Merry
June 9, 2026
0
error code: 524

Jakarta, berita ekonomi terkini menunjukkan adanya dinamika yang signifikan di dalam pemerintahan. Salah satu yang menarik perhatian adalah diskusi mengenai posisi Menteri Keuangan yang saat ini dipegang oleh...

Read more

20 Persen Saham GE Life Dibeli oleh OCBC NISP

by Merry
June 9, 2026
0
20 Persen Saham GE Life Dibeli oleh OCBC NISP

PT Bank OCBC NISP Tbk. telah menandatangani sebuah perjanjian penting dengan The Great Eastern Life Assurance Company Limited pada pertengahan 2026. Perjanjian ini bertujuan untuk meningkatkan posisi bank...

Read more
Next Post
Polisi Amankan Mahasiswa Diduga Bawa Parang ke Aksi May Day

WN Singapura Mengelola Pabrik Rumahan Vape Narkoba di Medan

Related News

Indeks Dolar Turun Mengapa Rupiah Terus Terjun ke Rp 17.400 per Dolar?

Indeks Dolar Turun Mengapa Rupiah Terus Terjun ke Rp 17.400 per Dolar?

May 11, 2026
Kebiasaan Warga Indonesia yang Terlihat Keren Namun Membuat Miskin

Kebiasaan Warga Indonesia yang Terlihat Keren Namun Membuat Miskin

May 30, 2026
55 Dapur di Batam Tak Beroperasi, Anggaran Diklaim Belum Turun

55 Dapur di Batam Tak Beroperasi, Anggaran Diklaim Belum Turun

June 8, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Dunia Emiten Harga IHSG Indonesia Ini Investasi Jadi Jakarta Kasus Menjadi Minyak Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terbaru Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?