Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Ekonomi

DPR dan Komnas HAM Kritisi Ide Tim Asesor Aktivis, Pigai Memberikan Klarifikasi

Merry by Merry
May 2, 2026
in Ekonomi
0
DPR dan Komnas HAM Kritisi Ide Tim Asesor Aktivis, Pigai Memberikan Klarifikasi
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Hukum dan HAM, Natalius Pigai, baru-baru ini mengungkapkan langkah strategis dalam upaya perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indonesia. Ia berencana membentuk tim asesor yang akan bertugas menilai siapa yang layak disebut aktivis HAM dengan tujuan menjaga integritas dalam proses hukum dan menghindari penyalahgunaan status tersebut.

You might also like

Fakta Markas Judol di Hayam Wuruk Jakarta yang Digerebek

Wamenkum Ingatkan Advokat Pentingnya Peran dalam Perlindungan HAM

Tiner Diduga Penyebab Kebakaran yang Membunuh Anggota BPK

Langkah ini muncul sebagai respons terhadap banyaknya klaim palsu dari individu yang mengaku sebagai aktivis HAM. Dengan mekanisme ini, diharapkan hanya mereka yang benar-benar menjalankan fungsi pembelaan hak asasi manusia yang akan mendapatkan perlindungan hukum yang layak.

Dalam wawancara tersebut, Natalius Pigai menekankan pentingnya penilaian berbasis kriteria objektif. Ia menjelaskan bahwa konteks tindakan seseorang akan menjadi faktor penentu, bukan sekadar pengakuan diri sebagai aktivis.

Kritik dari Lembaga Masyarakat Sipil

Kritik datang dari berbagai lembaga masyarakat sipil, termasuk Komnas HAM, yang menilai rencana ini berpotensi menciptakan konflik kepentingan. Mereka khawatir bahwa pembentukan tim asesor tersebut akan mengakibatkan berkurangnya kebebasan berbicara dan pengawasan terhadap pemerintah.

Komisioner Komnas HAM, Pramono Ubaid Tanthowi, menyatakan bahwa langkah ini rawan disalahgunakan. Ia menggarisbawahi bahwa banyak ancaman terhadap aktor pembela HAM sering kali melibatkan pejabat negara atau institusi pemerintah, yang seharusnya menjadi pelindung.

Pramono juga menunjukkan bahwa Kementerian Hukum dan HAM sebagai bagian dari pemerintahan mungkin tidak bisa bersikap objektif dalam situasi di mana pembela HAM terancam oleh kekuasaan pemerintah sendiri.

Pandangan DPR terhadap Rencana Ini

Anggota Komisi XIII DPR RI, Marinus Gea, juga mengemukakan pandangannya tentang rencana pembentukan tim asesor. Ia dengan tegas menyatakan bahwa fungsi aktivis HAM adalah untuk mengawasi kekuasaan, termasuk pemerintah.

“Jika pemerintah yang menentukan siapa yang layak menjadi aktivis HAM, maka akan ada cacat logika yang besar,” tegasnya. Menurut Marinus, pendekatan ini dapat menciptakan konflik kepentingan yang serius.

Ia berpendapat bahwa menjadi seorang aktivis HAM seharusnya tidak memerlukan legitimasi dari negara dan bahwa individu harus bebas untuk mengemukakan pendapat tanpa intervensi. Jika seleksi dilakukan oleh negara, hak individu akan berubah menjadi sebuah privilese yang dapat dicabut kapan saja.

Respon dari Masyarakat Sipil dan Lembaga Internasional

Elemen masyarakat sipil, termasuk organisasi seperti Amnesty International Indonesia, juga angkat suara. Mereka menilai rencana ini sebagai langkah mundur dalam perlindungan hak asasi manusia.

“Negara tidak memiliki legitimasi untuk menentukan siapa yang boleh disebut pembela HAM,” ujar Deputi Direktur Amnesty International Indonesia, Wirya Adiwena. Ia mengingatkan bahwa status pembela HAM sepatutnya melekat pada tindakan dan komitmen, bukan validasi administratif dari pemerintah.

Wirya juga menegaskan bahwa jurnalis, advokat, dan aktivis lingkungan memiliki hak yang sama sebagai pembela HAM. Perlindungan seharusnya difokuskan pada tugas dan tindakan mereka, bukannya pada penetapan arbriter dari suatu lembaga.

Klarifikasi dari Menteri Pigai

Menanggapi kritik yang mengemuka, Menteri Natalius Pigai memberikan klarifikasi. Ia menyatakan bahwa pernyataan mengenai tim asesor telah disalahpahami dan menambahkan bahwa tujuan utama tim ini adalah untuk memperkuat perlindungan bagi para pembela HAM.

“Tim asesor itu bukan untuk menentukan siapa yang layak atau tidak layak. Kami ingin memastikan bahwa perlindungan diberikan kepada mereka yang benar-benar melakukan pembelaan HAM,” kata Pigai.

Selain itu, ia menegaskan bahwa penilaian yang dilakukan akan berbasis pada konteks tindakan, bukan semata-mata pada label individu tertentu. Mekanisme ini diharapkan bisa mencegah penyalahgunaan status dan memberikan kejelasan dalam perlindungan hukum.

Kesimpulan dan Implikasi ke Depan

Rencana Menteri Hukum dan HAM untuk membentuk tim asesor penguji aktivis HAM menimbulkan beragam reaksi dari berbagai lapisan masyarakat. Meski niat awalnya untuk melindungi hak asasi manusia, banyak pihak merasa khawatir akan potensi penyalahgunaan wewenang dan konflik kepentingan yang mungkin muncul.

DPR dan lembaga masyarakat sipil terus mendesak pemerintah untuk mengedepankan prinsip-prinsip dasar hak asasi manusia dan kebebasan sipil. Dalam situasi di mana kebebasan berbicara dan hak berpendapat sering kali terancam, peran aktif masyarakat sipil menjadi semakin penting.

Dengan langkah-langkah yang lebih transparan dan mendukung kebebasan berpendapat, diharapkan perlindungan terhadap pembela HAM di Indonesia bisa lebih kuat dan efektif ke depan. Pemerintah perlu memastikan bahwa setiap perubahan regulasi tidak hanya mempertimbangkan keamanan, tetapi juga berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia yang universial.

Tags: AktivisAsesordanDPRHAMIdeKlarifikasiKomnasKritisiMemberikanPigaiTim
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Fakta Markas Judol di Hayam Wuruk Jakarta yang Digerebek

by Merry
May 10, 2026
0
Fakta Markas Judol di Hayam Wuruk Jakarta yang Digerebek

Jakarta menjadi sorotan setelah penggerebekan besar-besaran oleh pihak kepolisian pada sebuah gedung perkantoran di kawasan Hayam Wuruk. Operasi ini melibatkan tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Umum dan...

Read more

Wamenkum Ingatkan Advokat Pentingnya Peran dalam Perlindungan HAM

by Merry
May 9, 2026
0
Wamenkum Ingatkan Advokat Pentingnya Peran dalam Perlindungan HAM

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif Hiariej menekankan pentingnya peran advokat dalam penegakan hukum, terutama dalam konteks perlindungan hak asasi manusia. Ia menjelaskan bahwa advokat memiliki hak untuk...

Read more

Tiner Diduga Penyebab Kebakaran yang Membunuh Anggota BPK

by Merry
May 9, 2026
0
Tiner Diduga Penyebab Kebakaran yang Membunuh Anggota BPK

Insiden kebakaran rumah di kawasan Jagakarta, Jakarta Selatan, menewaskan seorang anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh. Kebakaran terjadi pada Jumat, 8 Mei, dan diduga disebabkan...

Read more

Perbaikan Nilai Dosen PNUP Makassar Diduga Lecehkan Tiga Mahasiswi

by Merry
May 8, 2026
0
Perbaikan Nilai Dosen PNUP Makassar Diduga Lecehkan Tiga Mahasiswi

Di Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) Makassar, Sulawesi Selatan, sebuah kasus serius mengemuka terkait dugaan pelecehan oleh seorang dosen berinisial IS terhadap tiga mahasiswi. Insiden ini mencuat ketika...

Read more

Seleksi Majelis Masyayikh Kemenag untuk Peningkatan Mutu Pesantren

by Merry
May 8, 2026
0
Seleksi Majelis Masyayikh Kemenag untuk Peningkatan Mutu Pesantren

Kementerian Agama RI sedang mempersiapkan pemilihan anggota Majelis Masyayikh untuk periode 2026-2031. Proses ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren Indonesia melalui seleksi yang ketat dan transparan.Melalui...

Read more
Next Post
Orang Jawa Gemar Mengumpulkan Emas Hingga Mengejutkan Orang China dan Eropa

Orang Jawa Gemar Mengumpulkan Emas Hingga Mengejutkan Orang China dan Eropa

Related News

4 Tersangka Pembunuhan Sadis Lansia di Riau Terbukti Menggunakan Ekstasi

4 Tersangka Pembunuhan Sadis Lansia di Riau Terbukti Menggunakan Ekstasi

May 3, 2026
Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Pasar Saham Menurut Analis

Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Pasar Saham Menurut Analis

May 6, 2026
Rupiah Menguat Tajam, Nilai Dolar AS Turun Menjadi Rp17.300

Rupiah Menguat Tajam, Nilai Dolar AS Turun Menjadi Rp17.300

May 7, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Bank Dalam dan Dari Diduga Dolar DPR Dua Dunia Fakta Hamka Harga Ini Jakarta Jusuf Karena Kecelakaan Kembali Kredit Kuartal Laba Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Pemimpin Penyebab Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Tembus Terhadap Terkait Tersangka Tidak Triliun Turun Uang untuk yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?