Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Tekno

Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua

Merry by Merry
May 15, 2026
in Tekno
0
Daycare Pakai Kamar Dummy untuk Menipu Orang Tua
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa pengelola sebuah daycare di Yogyakarta, yang bernama Daycare Little Aresha, menggunakan praktik tidak etis untuk menarik kepercayaan orang tua. Mereka dikabarkan memanfaatkan kamar contoh yang seolah-olah menggambarkan fasilitas yang baik untuk anak-anak, padahal kenyataannya tidak sesuai dengan harapan orang tua.

You might also like

Wamendagri Minta 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

Banjir di Sumatra dan Gunung Anak Krakatau

Karhutla Gunung Semeru Padam Hanguskan Luas Lahan 3072 Hektare

Kanit PPA Satreskrim Polresta Yogyakarta, Ipda Apri Sawitri, menjelaskan bahwa kamar percontohan ini didesain untuk meyakinkan orang tua saat mereka melakukan pemeriksaan sebelum menitipkan anak-anak mereka. Namun, ini hanya merupakan kedok untuk menyembunyikan keadaan fasilitas yang sebenarnya jauh dari layak.

Apri menambahkan bahwa jenis fasilitas yang diperlihatkan kepada orang tua adalah berkualitas, dengan adanya pendingin udara dan tempat tidur yang nyaman. Sayangnya, kenyataannya jauh berbeda, layanan yang diterima anak-anak justru minim dan tidak sesuai harapan.

Penemuan Mengejutkan di Daycare Little Aresha

Investigasi yang dilakukan terhadap daycare ini mengungkapkan beberapa masalah serius. Ruangan yang digunakan untuk merawat anak-anak ternyata sangat terbatas, sehingga satu pengasuh terpaksa harus mengawasi lebih dari satu anak sekaligus. Temuan ini tentu sangat mengkhawatirkan bagi kesejahteraan anak-anak tersebut.

Selanjutnya, dalam penggerebekan yang dilakukan pada bulan April lalu, polisi menemukan balita yang terpaksa tidur di playmat sebagai tempat tidurnya. Hal ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai standar keselamatan dan kenyamanan yang diterapkan dalam pengasuhan di daycare tersebut.

Aspek lain yang terungkap selama penyelidikan adalah bahwa pengasuh tidak mendapatkan pelatihan yang memadai. Mereka hanya diberikan instruksi untuk mengelola anak-anak tanpa adanya pengetahuan khusus tentang perkembangan anak serta kebutuhan dasar mereka.

Jumlah Tersangka Terlibat Dalam Kasus Kekerasan

Sampai saat ini, pihak kepolisian telah menetapkan sebanyak 13 tersangka dalam kasus kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha. Di antara para tersangka tersebut adalah ketua yayasan dan kepala sekolah yang bertanggung jawab atas pengelolaan daycare.

Identitas para tersangka mencakup ketua yayasan berinisial DK dan kepala sekolah berinisial AP, serta sejumlah pengasuh yang terlibat. Mayoritas dari mereka ditangkap karena peran aktif dalam pengabaian serta penganiayaan terhadap anak-anak yang menjadi tanggung jawab mereka.

Menurut laporan, pengasuh di daycare tersebut dapat terpaksa menerapkan metode kasar, yang termasuk mengikat pergelangan tangan dan kaki anak, bukan sebagai hukuman, tetapi karena kurangnya staf pengasuh untuk menangani jumlah anak yang cukup banyak.

Ancaman Hukum dan Tindakan Selanjutnya

Penyidik kepolisian akan menerapkan pasal-pasal yang berkaitan dengan perlindungan anak dalam menyikapi kasus ini. Pasal ini mencakup larangan memperlakukan anak-anak dengan cara diskriminatif serta semua bentuk tindakan kekerasan dan penelantaran.

Pihak berwenang mengisyaratkan bahwa ancaman hukuman bagi tersangka berkisar antara 5 hingga 8 tahun penjara, jika terbukti bersalah dalam penganiayaan atau penelantaran anak. Ini menjadi peringatan bagi semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan fasilitas pengasuhan anak untuk memprioritaskan keselamatan dan kebutuhan anak.

Kasus ini membuka mata banyak pihak mengenai pentingnya pemantauan dan pengawasan terhadap fasilitas pengasuhan anak. Sebagai orang tua, sudah selayaknya memilih daycare yang tidak hanya terlihat baik dari luar, tetapi juga benar-benar menjamin keselamatan dan kenyamanan anak-anak.

Tags: DaycareDummyKamarMenipuOrangPakaiTuauntuk
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Wamendagri Minta 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

by Merry
September 8, 2026
0
Wamendagri Minta 26 Pemda Papua Penuhi Komitmen Pencairan Otsus Tahap II

Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, mengingatkan pentingnya tanggung jawab pemerintah daerah di Tanah Papua mengenai pengelolaan Dana Otonomi Khusus Tahap II 2026. Hingga awal September 2026, terdapat...

Read more

Banjir di Sumatra dan Gunung Anak Krakatau

by Merry
September 8, 2026
0
Banjir di Sumatra dan Gunung Anak Krakatau

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyatakan bahwa saat ini fokus utama pemerintah adalah mempercepat pemulihan daerah yang terdampak bencana. Empat bencana besar yang sedang...

Read more

Karhutla Gunung Semeru Padam Hanguskan Luas Lahan 3072 Hektare

by Merry
September 7, 2026
0
Karhutla Gunung Semeru Padam Hanguskan Luas Lahan 3072 Hektare

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Gunung Semeru akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas gabungan melakukan upaya yang intensif dan terkoordinasi. Kebakaran ini mengakibatkan kerugian besar dengan...

Read more

Kondisi Terkini Erupsi Gunung Anak Krakatau

by Merry
September 7, 2026
0
Kondisi Terkini Erupsi Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau kembali menarik perhatian seiring dengan aktivitas vulkaniknya yang meningkat. Dalam rentang waktu antara 6 hingga 7 September 2026, tim Badan Geologi mencatat adanya erupsi yang...

Read more

Jakarta Semprot Jalan Mitigasi Abu Vulkanik dari Anak Krakatau

by Merry
September 6, 2026
0
Jakarta Semprot Jalan Mitigasi Abu Vulkanik dari Anak Krakatau

Pemprov DKI Jakarta melakukan upaya proaktif untuk mengatasi potensi penyebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi hingga mencapai wilayah Jakarta. Tindakan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan...

Read more
Next Post
Target Energi Nuklir Indonesia 2032, Apakah Mungkin?

Target Energi Nuklir Indonesia 2032, Apakah Mungkin?

Related News

Mengantar Anak ke Neraka menurut Pengalaman Pribadi

Mengantar Anak ke Neraka menurut Pengalaman Pribadi

August 26, 2026
Taipan Tanggapi Tak Terduga Soal Pajak Rp134 T yang Akan Ditarik

Taipan Tanggapi Tak Terduga Soal Pajak Rp134 T yang Akan Ditarik

May 3, 2026
BPOM Temukan 263 Ribu Link Kosmetik Ilegal, Sebagian Besar di E-Commerce

BPOM Temukan 263 Ribu Link Kosmetik Ilegal, Sebagian Besar di E-Commerce

June 6, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kredit Laba Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?