Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Style

Biang Kerok Penyebab Dolar Tembus Rp18000 Hari Ini Terungkap

Merry by Merry
September 29, 2026
in Style
0
Biang Kerok Penyebab Dolar Tembus Rp18000 Hari Ini Terungkap
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada hari ini, nilai tukar rupiah mengalami tekanan yang cukup signifikan terhadap dolar Amerika Serikat. Dalam perdagangan yang berlangsung, rupiah tercatat terdepresiasi mencapai angka Rp18.000 per US$, mencerminkan sentimen pasar yang tidak stabil.

You might also like

Dolar Capai Rp 18.000, Apakah BI Rate Akan Naik Bulan Depan?

Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas Menurut Destry Ungkap

Hapus Minimum Harga Saham BEI, IHSG Turun 1 Persen

Pelemahan ini terlihat lebih jelas dibandingkan dengan level pembukaan pagi yang lebih baik, di mana rupiah hanya turun tipis 0,03% di kisaran Rp17.970 per US$. Hal ini menunjukkan adanya perubahan drastis yang terjadi sepanjang hari.

Kepala Ekonom, menjelaskan bahwa penurunan nilai rupiah kali ini dipicu oleh kekhawatiran para pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan global ke depan. Ketidakpastian ini terutama berhubungan dengan kebijakan The Federal Reserve yang tampaknya akan terus menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Analisis Tekanan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS

Ketika nilai tukar rupiah menghadapi tekanan, tidak dapat dipisahkan dari pergerakan indeks dolar. Melihat data yang ada, indeks dolar AS menunjukkan penguatan yang signifikan, di mana pada pukul 09.00 WIB, indeks dolar tercatat naik 0,01% di angka 101,209. Kenaikan ini mengikuti tren positif yang terbentuk sejak hari sebelumnya.

Ekspektasi pasar akan kebijakan moneter yang ketat dari The Fed berkontribusi besar terhadap penguatan indeks dolar. Ini terlihat jelas dari sentimen pasar yang menyatakan bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut masih ada hingga akhir tahun ini.

Dengan situasi ini, analis memperkirakan nilai tukar rupiah akan tetap berada pada kisaran yang sama dalam jangka pendek, bahkan bisa menyentuh Rp18.100 per US$. Hal ini menunjukkan potensi risiko yang dihadapi oleh mata uang rupiah dalam waktu dekat.

Dampak Kebijakan Moneter Global terhadap Ekonomi Indonesia

Situasi ini tidak hanya berdampak pada nilai tukar, tetapi juga pada stabilitas ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Gubernur Bank Indonesia menjelaskan bagaimana pergerakan nilai tukar rupiah dapat berkaitan dengan faktor-faktor global, yang menunjukkan bahwa Indonesia menjadi negara berkembang menghadapi tantangan tambahan.

Meskipun ada harapan untuk adanya arus masuk modal yang lebih kuat, realitas menunjukkan bahwa posisi transaksi berjalan Indonesia masih dalam kondisi negatif. Lima tahun terakhir menunjukkan bahwa Indonesia hampir selalu menghadapi defisit transaksi berjalan, kecuali saat masa pandemi Covid-19.

Dalam konteks ini, defisit transaksi berjalan dikenal sebagai current account deficit (CAD) yang menjadi sumber kerentanan bagi rupiah. Hal ini membuat ekonomi Indonesia lebih rentan terhadap fluktuasi global dan perubahan kondisi ekonomi internasional.

Data Terbaru tentang Neraca Transaksi dan Impor Indonesia

Data terbaru menunjukkan bahwa Indonesia mengalami defisit neraca transaksi berjalan yang mengkhawatirkan. Pada kuartal II 2026, defisit terukir di angka US$ 12,5 miliar, mencakup sekitar 3,3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Peningkatan tajam dibandingkan kuartal sebelumnya juga patut dicermati, di mana defisit pada kuartal I 2026 tercatat hanya US$ 3,6 miliar. Lonjakan ini sebagian besar dipicu oleh peningkatan impor migas yang disebabkan oleh tingginya harga minyak dunia.

Dengan rendahnya surplus neraca perdagangan non-migas dan tingginya permintaan impor domestik, Indonesia harus menghadapi tantangan untuk mengelola defisit ini secara efektif. Hal ini menjadi fokus utama bagi para pembuat kebijakan dalam upaya meredam dampak rendahnya nilai tukar rupiah.

Tags: BiangDolarHariIniKerokPenyebabRp18000TembusTerungkap
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Dolar Capai Rp 18.000, Apakah BI Rate Akan Naik Bulan Depan?

by Merry
September 29, 2026
0
Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas Menurut Destry Ungkap

Bank Indonesia (BI) kini menghadapi tantangan besar dalam menentukan arah kebijakan moneternya di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu. Para ekonom memperkirakan bahwa BI mungkin akan kembali...

Read more

Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas Menurut Destry Ungkap

by Merry
September 28, 2026
0
Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas Menurut Destry Ungkap

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, baru-baru ini menyatakan bahwa banyak bank telah mulai mengadopsi skema baru dalam pemberian Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang diberlakukan sejak 1 September 2026....

Read more

Hapus Minimum Harga Saham BEI, IHSG Turun 1 Persen

by Merry
September 28, 2026
0
Hapus Minimum Harga Saham BEI, IHSG Turun 1 Persen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada hari ini, mencatatkan kerugian sebesar 1% yang setara dengan 62,19 poin, sehingga terjun ke level 6.179,71 pada pukul 10.27...

Read more

Akusisi BYAN oleh Jhonlin Tak Bebani JARR, Ini Faktanya

by Merry
September 27, 2026
0
Heboh Akuisisi Haji Issam oleh BYAN Ini Penjelasan Lengkap Manajemen

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) baru-baru ini memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana akuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh PT Jhonlin Baratama. Penjelasan...

Read more

1.800 Ton Emas Warga Indonesia Tersembunyi di Bawah Bantal Bernilai Rp 4.500 Triliun

by Merry
September 27, 2026
0
Harta Karun Emas 30000 Ton di Banten Heboh karena Pencurian oleh Kelompok Asing

Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengungkap fakta yang cukup mengejutkan tentang potensi ekonomi yang tersembunyi di dalam masyarakat. Ternyata, ribuan ton emas yang dimiliki masyarakat umum masih tersimpan di...

Read more
Next Post
IHSG Turun 1,78% dan Menyentuh Angka 6.000-an

IHSG Turun 1,78% dan Menyentuh Angka 6.000-an

Related News

OJK Panggil Influencer Terkait Penjualan Platform Kripto Ilegal

OJK Panggil Influencer Terkait Penjualan Platform Kripto Ilegal

June 18, 2026
Raja Ritel Indonesia Jatuh dan Diambil Alih Keluarga Konglomerat

Raja Ritel Indonesia Jatuh dan Diambil Alih Keluarga Konglomerat

August 9, 2026
Kinerja Solid Mitratel Tebar Dividen Rp2,08 Triliun

Kinerja Solid Mitratel Tebar Dividen Rp2,08 Triliun

July 1, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Besar Bos Bunga Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Kasus Kebakaran Laba Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?