Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Style

Perang Bunga di Depan Mata, Warga Indonesia Bisa Tercekik

Merry by Merry
July 22, 2026
in Style
0
Uang Primer Tumbuh 14,3% di April 2026 menurut BI
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah ekonom saat ini menyatakan bahwa kondisi likuiditas di Indonesia mengalami ketatnya, terutama terkait dengan tren kenaikan suku bunga acuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. M. Rizal Taufikurahman, Kepala Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), menjelaskan bahwa perbankan kelompok menengah, yaitu Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) II dan III, berada dalam keadaan ketat, sehingga berpotensi memicu persaingan suku bunga.

You might also like

Kasus IPO CUAN, OJK Memberikan Sanksi kepada Dua Sekuritas dan Direktoratnya

Serangan Houthi Memanas, Harga Minyak Brent Melejit ke USD 110 per barel

Bos OJK Tegaskan Tindakan Tegas Setelah Ancaman dari MSCI

Menurut Rizal, keluhan dari bank-bank tersebut mencerminkan meningkatnya kompetisi dalam menarik dana masyarakat. Hal ini menunjukkan adanya risiko “perang bunga” bagi bank-bank yang beroperasi dengan basis dana murah yang terbatas.

Perang bunga ini, jika terjadi, dapat berimbas pada peningkatan biaya dana yang akan memengaruhi margin bunga bersih. Sebagai akibatnya, ruang bagi bank-bank KBMI II dan III untuk menurunkan bunga kredit akan sangat terbatas.

Analisis Ketatnya Likuiditas di Sektor Perbankan

Saat ini, tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dan otoritas moneter bukan hanya sekedar menjaga stabilitas moneter, melainkan juga memastikan likuiditas perbankan cukup untuk mendukung fungsi intermediasi. Hal ini dianggap krusial agar aliran kredit kepada masyarakat tidak terhambat yang pada akhirnya bisa mempengaruhi perekonomian secara keseluruhan.

Permasalahan yang dihadapi oleh sektor perbankan bukan dikarenakan kurangnya likuiditas, melainkan karena distribusi likuiditas yang tidak merata antara berbagai tipe bank. Josua Pardede, Chief Economist Bank Permata, menyatakan bahwa bank-bank besar dengan KBMI IV cenderung lebih kuat dibandingkan bank-bank kecil dan menengah berkat basis dana yang lebih murah dan ekosistem transaksi yang lebih luas.

Ketidakmerataan ini berpotensi menambah kesulitan bagi bank menengah yang lebih merasakan dampak dari pergeseran dana, terutama dari deposan besar. Jika tidak diatasi, hal ini dapat memperburuk kondisi keseimbangan dalam industri perbankan.

Potensi Perang Bunga di Dalam Industri Perbankan

Meskipun indikasi “perang bunga” telah terlihat di pasar, Josua menekankan bahwa situasinya masih selektif. Belum ada tanda-tanda bahwa ini akan berubah menjadi perang besar di seluruh sektor. Hal ini mungkin mencerminkan langkah hati-hati yang diambil oleh bank-bank untuk menghadapi persaingan yang ada.

Data menunjukkan bahwa simpanan di bank menunjukkan konsentrasi yang sangat tinggi di bank-bank besar. Ulasan posisi Mei 2026 mencatat bahwa total simpanan untuk KBMI IV mencapai Rp5.550,8 triliun, jauh melebihi bank-bank lainnya. Ini menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan daya saing bank menengah di pasar yang semakin kompetitif.

Dalam konteks ini, bank-bank menengah dituntut untuk menawarkan suku bunga yang lebih kompetitif agar dapat mempertahankan basis dana mereka. Dengan meningkatnya suku bunga acuan dan adanya produk investasi lain yang lebih menarik, bank menengah harus siap untuk beradaptasi agar tidak kehilangan deposan yang beralih ke bank yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.

Pentingnya Kebijakan Moneter yang Responsif

Pemerintah dan otoritas moneter diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi tetapi juga memperbaiki distribusi likuiditas di pasar perbankan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua bank, tanpa pandang bulu, mampu beroperasi dengan lancar dan memenuhi kebutuhan kredit masyarakat.

Pembenahan infrastruktur perbankan, terutama untuk mendukung aksesibilitas bagi bank menengah dan kecil, juga menjadi salah satu kunci untuk menciptakan iklim perekonomian yang sehat. Dengan akses yang lebih baik terhadap likuiditas, diharapkan bank-bank ini akan mampu bersaing lebih baik di pasar.

Ketika suku bunga acuan terus meningkat, upaya menjaga kondisi likuiditas yang baik di semua level bank menjadi semakin penting. Pemangku kebijakan perlu mempertimbangkan berbagai aspek untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat terjaga dan tidak terhambat oleh masalah di sektor perbankan.

Tags: BisaBungaDepanIndonesiaMataPerangTercekikWarga
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Kasus IPO CUAN, OJK Memberikan Sanksi kepada Dua Sekuritas dan Direktoratnya

by Merry
October 21, 2026
0
OJK Panggil Influencer Terkait Penjualan Platform Kripto Ilegal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengeluarkan sanksi tegas terhadap berbagai pihak yang melanggar regulasi di pasar modal Indonesia. Salah satu fokus perhatian OJK adalah PT. Petrindo Jaya...

Read more

Serangan Houthi Memanas, Harga Minyak Brent Melejit ke USD 110 per barel

by Merry
October 21, 2026
0
Serangan Houthi Memanas, Harga Minyak Brent Melejit ke USD 110 per barel

Jakarta, Sempat dibuka dengan tren positif, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pukul 10:03 WIB mengalami penurunan sebesar 1,04% menjadi 5.223. Di sisi lain, nilai tukar Rupiah menunjukkan...

Read more

Bos OJK Tegaskan Tindakan Tegas Setelah Ancaman dari MSCI

by Merry
October 20, 2026
0
Bos OJK Tegaskan Tindakan Tegas Setelah Ancaman dari MSCI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengeluarkan pernyataan terkait penegakan hukum di pasar modal. Dalam pengumumannya, OJK membantah bahwa mereka lamban dalam menindak pelanggaran yang terjadi, terutama terhadap...

Read more

Reformasi Berkelanjutan, Pertumbuhan Fundamental dan Pondasi yang Kuat

by Merry
October 20, 2026
0
Reformasi Berkelanjutan, Pertumbuhan Fundamental dan Pondasi yang Kuat

Dinamika pasar modal Indonesia belakangan ini menarik perhatian para investor. Terlebih dengan pengumuman penting mengenai usulan perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia yang sedang dalam kajian, dari Emerging Market...

Read more

Pesan Khusus Prabowo untuk Bos OJK: Tindak Tegas Coordinated Trading!

by Merry
October 19, 2026
0
Pesan Khusus Prabowo untuk Bos OJK: Tindak Tegas Coordinated Trading!

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, yang akrab disapa Kiky, mengungkapkan komitmen OJK untuk melanjutkan reformasi pasar modal di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan setelah...

Read more
Next Post
Dampak Naiknya BI Rate Terhadap Bank Menurut Bos Perbanas

Dampak Naiknya BI Rate Terhadap Bank Menurut Bos Perbanas

Related News

Potensi Bisnis Jual Beli dan Gadai Emas di Tengah Gejolak Global

Potensi Bisnis Jual Beli dan Gadai Emas di Tengah Gejolak Global

June 21, 2026
Tambah Kriteria HSC, 37 Saham Jumbo Akan Masuk Daftar Baru

Tambah Kriteria HSC, 37 Saham Jumbo Akan Masuk Daftar Baru

July 15, 2026
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa, Publik Diharapkan Sabar Menunggu Hasil Investigasi KNKT

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa, Publik Diharapkan Sabar Menunggu Hasil Investigasi KNKT

August 10, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dana Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Karena Kasus Kebakaran Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?