Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

Tambah Kriteria HSC, 37 Saham Jumbo Akan Masuk Daftar Baru

Merry by Merry
July 15, 2026
in Market
0
Tambah Kriteria HSC, 37 Saham Jumbo Akan Masuk Daftar Baru
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kriteria dari saham yang tergolong dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC). Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperbaiki sistem penilaian dan memastikan bahwa regulasi yang ada tetap efektif dalam menanggulangi potensi risiko di pasar modal.

You might also like

Rating S&P Stabil, Apakah Indonesia Semakin Menarik untuk Investor Asing?

Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR oleh BNI

Gurita Bisnis Tan Kian Saksi Kasus Febrie pada Industri Properti Indonesia

Dalam rangka evaluasi ini, BEI mengumumkan bahwa sebanyak 37 emiten baru akan ditambahkan ke dalam daftar saham yang menunjukkan konsentrasi kepemilikan tinggi. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan transparansi yang lebih besar kepada para investor mengenai kepemilikan saham yang terkonsentrasi di beberapa emiten tertentu.

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyatakan bahwa evaluasi yang dilakukan melibatkan tinjauan terhadap berbagai kriteria dan faktor pemicu yang relevan. Salah satu langkah utama dari revisi ini adalah penambahan kriteria baru yang dikenal sebagai price impact ratio, yang bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang dinamika perdagangan saham.

Pentingnya Price Impact Ratio dalam Penilaian Saham

Price impact ratio merupakan ukuran yang digunakan untuk membandingkan perubahan harga saham dengan tingkat kecepatan atau velocity saham tersebut. Jeffrey menjelaskan bahwa velocity dihitung berdasarkan rata-rata volume transaksi dibandingkan dengan jumlah saham yang tersedia di publik atau free float.

Saham yang memiliki aktivitas transaksi rendah cenderung menunjukkan velocity yang lebih rendah. Hal ini menjadi sorotan, terutama bagi saham yang mengalami perubahan harga yang signifikan meskipun volume transaksinya tidak tinggi. Dengan demikian, price impact ratio yang tinggi bisa mengindikasikan adanya konsentrasi kepemilikan yang perlu diperhatikan lebih serius.

Dengan kriteria baru ini, BEI akan melakukan proses screening yang mendalam terhadap saham-saham yang memiliki price impact ratio tinggi. Jeffrey menegaskan pentingnya screening ini untuk mendeteksi potensi adanya konsentrasi kepemilikan yang mengkhawatirkan di pasar.

Tindak Lanjut dan Evaluasi Berkala dari BEI

BEI juga mengumumkan bahwa evaluasi terhadap price impact ratio akan dilakukan setiap tiga bulan. Ini sesuai dengan siklus evaluasi indeks utama di bursa, yang bertujuan untuk memastikan bahwa daftar saham HSC selalu diperbarui dan relevan dengan kondisi pasar saat ini.

Faktor pemicu lain yang sebelumnya digunakan untuk pengawasan juga akan tetap diterapkan. Hal ini penting untuk mendeteksi indikasi konsentrasi kepemilikan dan aktivitas perdagangan yang membutuhkan perhatian khusus, meskipun tidak terbatas pada periode evaluasi tertentu.

Langkah ini merupakan bagian dari reformasi berkelanjutan yang dilakukan oleh BEI dengan tujuan untuk menciptakan perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien. Pengumuman resmi mengenai 37 saham baru yang masuk kategori HSC ini akan disampaikan setelah penutupan perdagangan.

Tujuan dari Reformasi yang Dilakukan BEI

Reformasi ini bertujuan tidak hanya untuk menjaga integritas pasar, tetapi juga untuk memberikan perlindungan kepada para investor. Dengan adanya peningkatan transparansi mengenai konsentrasi kepemilikan, diharapkan investor dapat membuat keputusan yang lebih baik saat berinvestasi di saham-saham tertentu.

Jeffrey menekankan bahwa BEI berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem regulasi dan pengawasan dalam upaya menjaga stabilitas pasar. Dengan langkah-langkah revisi dan penambahan kriteria ini, diharapkan tingkat kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia dapat meningkat.

Dalam konteks yang lebih luas, perubahan yang tepat dan inovatif dalam aturan pasar modal adalah kunci untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan demikian, reformasi yang dilakukan BEI diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi perusahaan yang terdaftar, tetapi juga bagi seluruh ekosistem investasi di tanah air.

Tags: AkanBaruDaftarHSCJumboKriteriaMasukSahamTambah
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Rating S&P Stabil, Apakah Indonesia Semakin Menarik untuk Investor Asing?

by Merry
July 14, 2026
0
Rating S&P Stabil, Apakah Indonesia Semakin Menarik untuk Investor Asing?

Saat ini, pasar keuangan Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang diakibatkan oleh ketidakpastian global. Namun, ada angin segar datang dari S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada...

Read more

Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR oleh BNI

by Merry
July 14, 2026
0
Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR oleh BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk melakukan serangkaian langkah strategis dalam pengelolaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memastikan bahwa dana yang disalurkan tepat sasaran dan sesuai prinsip kehati-hatian....

Read more

Gurita Bisnis Tan Kian Saksi Kasus Febrie pada Industri Properti Indonesia

by Merry
July 13, 2026
0
Gurita Bisnis Tan Kian Saksi Kasus Febrie pada Industri Properti Indonesia

Nama Tan Kian, seorang pengusaha terkemuka dalam sektor properti, kembali menjadi sorotan setelah keterlibatannya dalam penyelidikan korupsi yang melibatkan sejumlah kasus besar di Indonesia. Terutama dalam skandal terkait...

Read more

Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di Indonesia

by Merry
July 13, 2026
0
Peran Kakek Prabowo dalam Pendirian Bank Pertama di Indonesia

Mendalami sejarah perbankan Indonesia, kita tak bisa mengabaikan sosok Margono Djohohadikusumo, kakek dari Prabowo Subianto, yang memiliki peranan penting dalam pendirian Bank Negara Indonesia (BNI). Di masa awal...

Read more

Fenomena Kendaraan Kredit Dijual dengan Status STNK Saja, Simak Modusnya

by Merry
July 12, 2026
0
Fenomena Kendaraan Kredit Dijual dengan Status STNK Saja, Simak Modusnya

Praktik jual beli kendaraan dengan modal berupa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau yang dikenal dengan istilah STNK only semakin meluas dan kian marak muncul di berbagai platform...

Read more
Next Post
Bunga Tinggi Bos Otomotif Ungkap Dampaknya Terhadap Penjualan Mobil

Bunga Tinggi Bos Otomotif Ungkap Dampaknya Terhadap Penjualan Mobil

Related News

Bubarnya Anak Usaha Jaya Property JRPT dan Dampaknya

Bubarnya Anak Usaha Jaya Property JRPT dan Dampaknya

June 29, 2026
Cek Sepeda Listrik di Transmart Tanpa Pusing Soal BBM

Cek Sepeda Listrik di Transmart Tanpa Pusing Soal BBM

June 28, 2026
Motor Anggota Kopassus Hilang di Cakung, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap

Motor Anggota Kopassus Hilang di Cakung, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap

June 22, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Emas Emiten Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Karena Kasus KPK Menjadi Minyak Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?