Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan penuh dari Perum Bulog melalui penyediaan beras komersial yang berkualitas. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa beras premium akan digunakan dalam program ini, yang bertujuan untuk menjaga gizi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Dapur-dapur MBG, yang dikenal sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), akan menerima distribusi beras sesuai dengan kebutuhan lokal. Rizal menekankan pentingnya kolaborasi dengan Badan Gizi Nasional untuk memastikan keberhasilan program ini dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan keputusan ini, Bulog berkomitmen untuk menyuplai beras yang tidak hanya berkualitas tetapi juga berfungsi untuk mengelola stok yang ada. Ini adalah langkah strategis untuk menjamin gizi masyarakat tetap terjaga di masa yang penuh tantangan.
Peran Penting Beras Premium dalam Program MBG
Penggunaan beras premium oleh Bulog dalam program MBG merupakan langkah penting untuk menjamin kualitas makanan. Dengan beras yang berkualitas, diharapkan masyarakat akan mendapatkan asupan gizi yang lebih baik.
Lebih jauh, Rizal menyatakan, penyerapan stok beras Bulog juga menjadi fokus dalam pelaksanaan program ini. Ini akan memastikan bahwa beras berkualitas tetap tersedia dan dapat diakses oleh masyarakat.
Program MBG ini dirancang agar dapat menjangkau berbagai kalangan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka. Hal ini penting terutama di daerah-daerah yang rentan terhadap kekurangan pangan.
Komitmen Bulog dalam Mendukung Sektor Pertahanan
Tidak hanya fokus pada program MBG, Bulog juga mendapat penugasan untuk mendukung logistik sektor pertahanan. Hal ini menegaskan peran Bulog yang penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Rizal mengungkapkan bahwa Bulog diminta untuk menyediakan beras bagi satuan teritorial pembangunan dari Kementerian Pertahanan. Dukungan ini disesuaikan dengan jumlah satuan yang terbentuk di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan adanya penugasan ini, Bulog akan lebih terintegrasi dalam menjaga ketersediaan pangan bagi sektor-sektor vital negara. Ini mencakup upaya-upaya yang lebih luas dalam pemenuhan kebutuhan gizi.
Strategi Penyaluran Beras untuk Berbagai Kebutuhan
Bulog telah menyiapkan dua opsi kualitas beras untuk program MBG yaitu beras premium dan beras medium. Penggunaan dan penentuan jenis beras ini akan mengikuti keputusan dari Badan Gizi Nasional.
Rizal memastikan bahwa seluruh beras yang disalurkan memenuhi standar kesehatan dan layak konsumsi. Ini merupakan langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kualitas makanan yang disediakan.
Apabila Badan Gizi Nasional memutuskan untuk menggunakan beras Bulog secara penuh, maka pasokan akan tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Ini akan dilakukan dengan penyesuaian sesuai kebutuhan setiap dapur SPPG.




