Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Finansial

Gelar RUPST, Bank Raya Sepakati Hal Penting Ini

Merry by Merry
May 20, 2026
in Finansial
0
Gelar RUPST, Bank Raya Sepakati Hal Penting Ini
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pada tanggal 20 Mei 2026, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST 2026) yang dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 89,53% atau 22,08 miliar saham dari total saham yang dikeluarkan. Rapat tersebut menjadi momen penting untuk membahas berbagai keputusan strategis dan laporan keuangan perusahaan selama tahun buku 2025.

You might also like

Kisah Runtuhnya Kerajaan Bisnis Setelah Berjaya Selama Tiga Dekade

5 Ciri Utama Warga Kelas Bawah, Apakah Kamu Termasuk?

Strategi Bos Erajaya Memperkuat Bisnis di 2027 Curi Start

Dalam RUPST, berbagai mata acara dibahas dan disetujui, termasuk laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui penetapan gaji, tunjangan, dan pengesahan akuntan publik untuk audit laporan keuangan tahun buku 2026.

Pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris terkait tindakan pengurusan dan pengawasan perusahaan. Ini menandakan kepercayaan tinggi terhadap kinerja manajemen dalam menjalankan tugasnya selama periode tersebut.

Mata Acara Penting yang Disetujui dalam RUPST 2026

RUPST 2026 membahas enam mata acara yang mencakup persetujuan laporan tahunan, penetapan gaji, dan penunjukan akuntan publik. Mata acara ini menjadi langkah penting dalam memberikan transparansi kepada pemegang saham terkait kinerja perusahaan.

Salah satu keputusan signifikan adalah pelunasan tanggung jawab bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris, yang menunjukkan bahwa semua tindakan yang dilakukan telah sesuai dengan regulasi dan tidak melanggar hukum. Hal ini memperkuat kepercayaan investor terhadap pengelolaan perusahaan.

RUPST juga menyetujui perubahan anggaran dasar perusahaan, yang mencerminkan dinamika dan adaptasi terhadap perkembangan industri perbankan. Dengan demikian, perusahaan dapat lebih fleksibel dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Kinerja Perusahaan dan Opini Audit

Kinerja perusahaan selama tahun buku 2025 mencatatkan hasil yang membanggakan, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik dengan opini wajar dalam semua hal yang material. Ini menjadi indikator positif bagi pemegang saham terhadap kestabilan dan kesehatan finansial Bank Raya.

Pemegang saham menerima laporan keuangan yang diaudit, yang mencerminkan transparansi dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Dengan opini yang baik dari akuntan publik, investor semakin yakin untuk mendukung perkembangan perusahaan di masa depan.

Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia, menyatakan bahwa RUPST ini adalah upaya penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan perusahaan.

Susunan Pengurus Baru Perusahaan

Rapat juga menyepakati perubahan susunan pengurus perusahaan, yang mencakup anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Susunan baru ini diharapkan dapat membawa perspektif dan inovasi baru dalam pengelolaan perusahaan.

Susunan Dewan Komisaris yang baru terdiri dari Komisaris Utama Muhamad Sidik Heruwibowo, serta beberapa komisaris independen dan komisaris yang lainnya. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa perusahaan mendapatkan arahan yang tepat dari individu-individu berpengalaman.

Sementara itu, susunan Direksi baru akan dipimpin oleh Ida Bagus Ketut Subagia sebagai Direktur Utama dengan dukungan dari beberapa direktur lainnya. Dengan kombinasi pengalaman dan kompetensi, mereka diharapkan dapat membawa Bank Raya menuju pencapaian yang lebih baik.

Strategi Pertumbuhan di Masa Depan

Selama RUPST, Ida Bagus Ketut Subagia menegaskan bahwa perusahaan akan terus fokus pada penguatan fundamental bisnis dan inovasi layanan digital. Ini menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan di industri perbankan yang semakin kompetitif.

Dinamika industri perbankan yang cepat menuntut perusahaan untuk beradaptasi dan melakukan inovasi. Oleh karena itu, Bank Raya berkomitmen untuk mendukung percepatan inklusi keuangan digital di Indonesia.

Ke depan, perusahaan berharap dapat meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional melalui layanan yang lebih inklusif dan inovatif. Dengan dukungan pemegang saham dan pengurus yang baru, Bank Raya optimis dapat menjawab tantangan masa depan.

Tags: BankGelarHalIniPentingRayaRUPSTSepakati
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Kisah Runtuhnya Kerajaan Bisnis Setelah Berjaya Selama Tiga Dekade

by Merry
October 4, 2026
0
Kisah Runtuhnya Kerajaan Bisnis Setelah Berjaya Selama Tiga Dekade

Nama Sudono Salim, yang lebih dikenal dengan julukan Liem Sioe Liong, merupakan sosok penting dalam dunia bisnis Indonesia. Liem adalah simbol kekuatan korporasi yang telah membangun kerajaan usaha...

Read more

5 Ciri Utama Warga Kelas Bawah, Apakah Kamu Termasuk?

by Merry
October 3, 2026
0
5 Ciri Utama Warga Kelas Bawah, Apakah Kamu Termasuk?

Kondisi ekonomi seseorang sering kali diukur melalui beragam indikator yang menampilkan status sosial mereka. Indikator tersebut meliputi tempat tinggal, pekerjaan, dan kemampuan finansial untuk menabung atau berinvestasi. Dengan...

Read more

Strategi Bos Erajaya Memperkuat Bisnis di 2027 Curi Start

by Merry
October 3, 2026
0
Strategi Bos Erajaya Memperkuat Bisnis di 2027 Curi Start

Pada tahun 2027, Erajaya Group, yang dipimpin oleh Direktur Utama dan CEO Budiarto Halim, mengungkapkan berbagai strategi penting untuk masa depan. Di dalam konferensi pers yang merayakan 30...

Read more

ADB Salurkan Rp11,66 Triliun Dukung Likuiditas Pasar Keuangan Indonesia

by Merry
October 2, 2026
0
ADB Salurkan Rp11,66 Triliun Dukung Likuiditas Pasar Keuangan Indonesia

Asian Development Bank (ADB) baru saja meluncurkan subprogram pertama dari Program Pendalaman Pasar Keuangan, yang bertujuan untuk membantu Indonesia dalam memperdalam pasar modal serta modernisasi ekosistem keuangan digital....

Read more

Hari Pertama Short Selling diikuti 50 Investor

by Merry
October 1, 2026
0
Hari Pertama Short Selling diikuti 50 Investor

Di tengah dinamika pasar modal Indonesia, peluncuran mekanisme short selling menggiring perhatian banyak investor. Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini meluncurkan program ini, dengan harapan untuk meningkatkan likuiditas...

Read more
Next Post
Sektor Bisnis yang Masih Membutuhkan Pembiayaan Kredit dari Bank

Sektor Bisnis yang Masih Membutuhkan Pembiayaan Kredit dari Bank

Related News

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok Turun Lebih dari 5 Persen

Harga Minyak Mentah Dunia Anjlok Turun Lebih dari 5 Persen

May 28, 2026
Rights Issue Rp1,27 Triliun, Rp858 Miliar untuk Konversi Utang

Rights Issue Rp1,27 Triliun, Rp858 Miliar untuk Konversi Utang

September 2, 2026
Pelibatan TNI-Polri Tidak Boleh Buat Wajib Pajak Merasa Tertekan

Pelibatan TNI-Polri Tidak Boleh Buat Wajib Pajak Merasa Tertekan

July 22, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Besar Bos Bunga Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Kasus Kebakaran Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?