Pengembangan pendidikan berbasis teknologi kini menjadi fokus utama di banyak sekolah di Indonesia. Salah satu contoh nyata dari inisiatif ini adalah SD Negeri Adisutjipto 2 Yogyakarta, yang bertransformasi menjadi sekolah model untuk pembelajaran koding, kecerdasan buatan (AI), dan pembelajaran mendalam (deep learning).
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta literasi digital siswa dari jenjang sekolah dasar. Rencana pengembangan tersebut menjadi salah satu fokus pemeriksaan oleh Kepala Staf Kepresidenan saat mengunjungi sekolah, yang dilakukan baru-baru ini.
Pada kunjungan ini, terlihat bahwa pembelajaran tidak hanya berkisar pada pemahaman materi. Melainkan juga mendorong siswa untuk berkolaborasi, berpikir kritis, dan memanfaatkan teknologi dengan bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Penerapan Teknologi dalam Pembelajaran di Sekolah
Pembelajaran berbasis teknologi di SD Negeri Adisutjipto 2 dilakukan dengan pendekatan yang inovatif. Siswa diajak untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta yang mampu menghasilkan karya menggunakan alat-alat yang tersedia.
Inisiatif ini sejalan dengan cita-cita besar pembangunan sumber daya manusia unggul. Pengajaran yang interaktif memberi kesempatan kepada anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang kreatif, mandiri, dan produktif.
Tidak hanya terbatas pada koding dan AI, sekolah ini juga mengembangkan pengajaran melalui fasilitas lain, seperti ruang broadcasting dan perpustakaan modern. Hal ini dirancang untuk mendukung pembelajaran yang lebih menyeluruh dan menyenangkan.
Fasilitas Pendukung untuk Pembelajaran Inovatif
Ruang broadcasting berfungsi sebagai tempat latihan bagi siswa dalam menyampaikan informasi secara efektif. Di sini, mereka belajar berbicara di depan kamera dan mengolah konten yang bermanfaat.
Kegiatan seperti ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri siswa, tetapi juga membuat mereka lebih kritis dalam memilah informasi yang didapatkan. Proses ini mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era digital ini.
Salah satu tambahan yang menarik adalah Papan Interaktif Digital (PID) yang digunakan untuk pembelajaran yang lebih interaktif. Fasilitas ini merupakan bagian dari program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas.
Pendidikan Berbasis Sains, Teknologi, dan Matematika
Sekolah ini juga memiliki Lahan Sekolah Produktif yang berfungsi sebagai laboratorium untuk pembelajaran sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Melalui lahan ini, siswa diperkenalkan pada tanaman obat keluarga (TOGA) yang memiliki potensi besar untuk pemanfaatan di kehidupan sehari-hari.
Salah satu kegiatan yang direncanakan adalah pengolahan serai menjadi produk bernilai guna, seperti bahan baku pengharum ruangan. Ini memberikan pengalaman langsung bagi siswa untuk berkontribusi pada lingkungan.
Pengembangan sekolah ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan yang inovatif dan penguasaan teknologi. Ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.









