Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Style

Dua Pengusaha Properti Terlibat Kasus Perampokan Bank Rp157 M, Ditangkap dan Diampuni

Merry by Merry
October 24, 2026
in Style
0
Dua Pengusaha Properti Terlibat Kasus Perampokan Bank Rp157 M, Ditangkap dan Diampuni
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua pengusaha asal Belanda melakukan tindakan nekat yang mencengangkan pada tahun 1902 dengan merampok bank sentral di Hindia Belanda. Kejadian ini bukan hanya mencuri uang, tetapi juga memperlihatkan keadaan sosial ekonomi yang buruk dan dampak dari investasi yang gagal.

You might also like

Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Limpahan Tambang Emas Baru di Papua untuk Antam

Dongkrak Kinerja Melalui Ekosistem Digital dan Peningkatan Kualitas Layanan BMRI

Herman dan Cornelis Gentis, kedua saudara ini, terjebak dalam situasi sulit setelah proyek ambisius mereka terbakar habis. Dalam keadaan terdesak, mereka memutuskan untuk mengambil jalan pintas yang berbahaya dan ilegal.

Perampokan yang terjadi pada 22 November 1902 ini berlangsung di kantor De Javasche Bank di Batavia, yang saat ini dikenal sebagai Bank Indonesia. Dengan penyamaran ala orang kaya, mereka tampak tidak mencolok saat memasuki bank.

Kronologi Perampokan yang Mencengangkan dalam Sejarah

Awalnya, kedua pelaku terlihat seperti orang yang hendak melakukan transaksi biasa. Namun, suasana berubah dramatis ketika mereka mengeluarkan pistol dan mengancam pegawai bank yang menganggap situasi ini sebagai hal yang normal.

Petugas bank, yang tidak memiliki pilihan lain, akhirnya membuka brankas dan menyerahkan uang senilai 100 ribu gulden. Hal ini menandai awal dari pelarian yang penuh ketegangan.

Setelah mendapatkan uang, Herman dan Cornelis melarikan diri sambil menembaki seorang petugas yang berusaha menghentikan mereka. Situasi semakin memburuk ketika mereka membajak sebuah delman dengan penumpang di dalamnya, menunjukkan ketidakpedulian mereka terhadap keselamatan orang lain.

Perjalanan Pelarian yang Dramatis dan Berbahaya

Pelarian keduanya berlangsung melalui Jembatan Merah, di mana mereka mendapatkan kuda dari seorang rekan. Dengan cara ini, mereka meninggalkan jejak yang bisa dilacak oleh polisi yang mulai mengejar mereka.

Dalam pengejaran yang intens, para pelaku melewati Bidara Cina dan Cibubur menuju Bogor, hingga akhirnya mereka kelelahan dan terpaksa bertindak untuk menyelamatkan diri. Di kawasan Ciluar, polisi berhasil menangkap salah satu dari mereka.

Situasi semakin pelik ketika salah satu pelaku melompat dari kuda untuk melarikan diri. Namun, identitas mereka tidak dapat disembunyikan, dan masyarakat setempat mulai mencari tahu siapa mereka.

Keterpurukan Finansial yang Memicu Tindakan Kriminal

Kedua saudara ini, sebelum melakukan perampokan, dikenal sebagai pengusaha yang memiliki proyek Gentisville di Pelabuhanratu. Proyek yang menjanjikan vila mewah dan fasilitas hiburan ini harus kandas setelah kebakaran hebat menghancurkan semua rencana mereka.

Investasi yang seharusnya menghasilkan keuntungan justru menjadi beban berat. Kebakaran yang menghancurkan proyek itu menyebabkan tekanan finansial yang luar biasa, membuat mereka berpikir bahwa merampok bank adalah salah satu cara untuk keluar dari masalah.

Rencana perampokan mereka ternyata telah dipersiapkan dengan matang, termasuk penyamaran dan perlengkapan untuk menghindari deteksi petugas bank. Aksi nekat ini menyoroti betapa putus asanya keadaan mereka pada saat itu.

Proses Hukum dan Akhir Cerita Pertaruhan Hidup Mereka

Setelah penangkapan, Herman dan Cornelis diadili oleh pengadilan yang cukup terkenal pada waktu itu. Keduanya dijatuhi hukuman penjara, dengan Herman mendapatkan hukuman terberat selama 15 tahun, sementara Cornelis dijatuhi 10 tahun penjara.

Namun, meskipun menjalani hukuman, nasib baik menghampiri mereka pada tahun 1904. Gubernur Jenderal Hindia Belanda memberikan pengampunan yang mempersingkat masa tahanan mereka.

Kronik sejarah mencatat bahwa walaupun terjebak dalam aksi kriminal, mereka tetap menarik perhatian masyarakat. Berita tentang pengurangan hukuman ini pun menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan keturunan dan masyarakat di Hindia Belanda.

Tags: BankdanDiampuniDitangkapDuaKasusPengusahaPerampokanPropertiRp157Terlibat
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

by Merry
October 23, 2026
0
Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Bank Mandiri menunjukkan kinerja yang mengesankan dengan mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,5 triliun hingga kuartal III 2026. Pertumbuhan ini mencapai 20,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, yang didorong...

Read more

Limpahan Tambang Emas Baru di Papua untuk Antam

by Merry
October 23, 2026
0
Limpahan Tambang Emas Baru di Papua untuk Antam

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) baru-baru ini mengumumkan penutupan tambang emas yang dimiliki oleh PT Kristalin Eka Lestari yang berlokasi di Distrik Makimi, Nabire, Papua Tengah....

Read more

Dongkrak Kinerja Melalui Ekosistem Digital dan Peningkatan Kualitas Layanan BMRI

by Merry
October 22, 2026
0
Dongkrak Kinerja Melalui Ekosistem Digital dan Peningkatan Kualitas Layanan BMRI

Bank Mandiri sebagai salah satu institusi keuangan terkemuka di Indonesia terus berupaya beradaptasi dengan perubahan perilaku nasabah yang semakin dinamis. Dalam era digital saat ini, transformasi layanan menjadi...

Read more

Kinerja Hutama Karya Terus Tumbuh Hingga Triwulan III Tahun 2026

by Merry
October 22, 2026
0
Kinerja Hutama Karya Terus Tumbuh Hingga Triwulan III Tahun 2026

Dalam satu tahun terakhir, perkembangan PT Hutama Karya (Persero) menunjukkan tren yang positif. Hingga triwulan III-2026, perusahaan tersebut mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 6,30% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan...

Read more

Kasus IPO CUAN, OJK Memberikan Sanksi kepada Dua Sekuritas dan Direktoratnya

by Merry
October 21, 2026
0
OJK Panggil Influencer Terkait Penjualan Platform Kripto Ilegal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengeluarkan sanksi tegas terhadap berbagai pihak yang melanggar regulasi di pasar modal Indonesia. Salah satu fokus perhatian OJK adalah PT. Petrindo Jaya...

Read more
Next Post
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Rencanakan Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Rencanakan Rilis Obligasi

Related News

IHSG Menguat Pada Sesi Pertama Hari Ini, Mayoritas Saham Berada di Zona Hijau

IHSG Menguat Pada Sesi Pertama Hari Ini, Mayoritas Saham Berada di Zona Hijau

July 3, 2026
Seleksi Majelis Masyayikh Kemenag untuk Peningkatan Mutu Pesantren

Seleksi Majelis Masyayikh Kemenag untuk Peningkatan Mutu Pesantren

May 8, 2026
Akhir Sesi 1 IHSG Berbalik Menuju Tren Naik di Level 6.100-an

Akhir Sesi 1 IHSG Berbalik Menuju Tren Naik di Level 6.100-an

July 17, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dana Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Karena Kasus Kebakaran Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?