Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Finansial

Asuransi dan Dana Pensiun Kuasai 27 Persen Surat Utang RI dengan Nilai Rp137,4 T

Merry by Merry
October 9, 2026
in Finansial
0
Asuransi dan Dana Pensiun Kuasai 27 Persen Surat Utang RI dengan Nilai Rp137,4 T
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta menjadi pusat perhatian ketika Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto, mengungkapkan bahwa dukungan dari investor institusi domestik terhadap pembiayaan utang negara semakin kokoh. Hal ini terbukti dari data yang menunjukkan bahwa institusi asuransi dan dana pensiun melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) neto hingga mencapai angka Rp137,4 triliun.

You might also like

Kredit Kendaraan Listrik Semakin Populer, OJK Peringatkan Risiko Terkait

Thomas Sugiarto Oentoro Menjadi Dirut, Garuda Ubah Susunan Manajemen

Nasabah Dapat Pinjaman Banyak, OJK Ingatkan Hal Ini

Sumbangan tersebut mencakup sekitar 27,62% dari total realisasi SBN neto yang mencapai Rp497,5 triliun sampai akhir September 2026. Investasi ini dianggap sebagai pertanda positif bagi stabilitas ekonomi dan keuangan negara kita.

“Dukungan dari para investor domestik semakin kuat. Sampai dengan September, asuransi dan dana pensiun telah melakukan pembelian SBN neto sebesar Rp137,4 triliun, mengalami pertumbuhan 10,6% dibandingkan tahun sebelumnya,” jelas Suminto, menegaskan optimisme dalam perekonomian.

Perkembangan Pembiayaan Utang di Indonesia yang Positif

Suminto juga menjelaskan bahwa realisasi dan kinerja pembiayaan utang sudah sesuai dengan target yang ditetapkan. Total utang neto yang terealisasi hingga September tercatat Rp494,3 triliun, yang menunjukkan pencapaian 59,4% dari sasaran tahunan.

Utang ini terdiri dari Surat Berharga Negara neto senilai Rp497,5 triliun dan pinjaman neto yang menunjukkan angka negatif sebesar Rp3,2 triliun. Ini menjadi indikasi bahwa strategi yang diterapkan dalam pengelolaan utang terbukti efektif.

Strategi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN 2026 dengan menjaga biaya pendanaan (cost of fund) yang efisien serta risiko yang terkendali. Ini juga mencakup pengelolaan portofolio utang dari sudut pandang biaya dan risiko, untuk mencapai keseimbangan yang optimal.

Peran Kriteria Lelang yang Baik dalam Pendanaan

Penerbitan SBN melalui lelang masih terjaga kinerjanya, terlihat dari bid to cover ratio yang mencatat angka 1,87 kali untuk SUN dan 2,52 kali untuk SBSN. Ini menandakan adanya minat yang tinggi dari investor untuk berinvestasi dalam instrumen ini.

Partisipasi dari investor asing juga cukup signifikan, dengan bid to cover ratio mencapai 1,9 kali untuk SUN dan 3,1 kali untuk SBSN. Sinyal ini menunjukkan bahwa investor luar negeri tetap optimis terhadap pasar SBN Indonesia.

Partisipasi asing di pasar primer dan sekunder menjadi bermanfaat dalam mendukung aliran modal masuk ke dalam pasar SBN, yang tercatat mencapai Rp36,7 triliun hingga tanggal 7 Oktober tahun ini. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi perekonomian nasional.

Penerbitan SBN Ritel dan Valas yang Menjanjikan

Penerbitan SBN ritel juga menunjukkan angka yang sangat baik, yakni total mencapai Rp124,32 triliun. Ini mencakup dua seri SUN senilai Rp54,44 triliun dan tiga seri SBSN yang mencapai Rp69,88 triliun.

Keberhasilan ini menandakan minat yang tinggi dari masyarakat untuk berinvestasi dalam SBN, yang diharapkan dapat meningkatkan kontribusi masyarakat terhadap perolehan pendanaan negara. Selain itu, penerbitan SBN dalam valas juga aktif dengan enam transaksi yang melibatkan empat mata uang.

Total penerbitan dalam mata uang asing mencapai ekuivalen US$14,76 miliar, dan permintaan yang kuat terlihat dari bid to cover ratio yang mengesankan sebesar 2,4 kali. Ini menunjukkan kepercayaan investor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global.

Tags: AsuransidanDanadenganKuasaiNilaiPensiunPersenRp1374SuratUtang
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Kredit Kendaraan Listrik Semakin Populer, OJK Peringatkan Risiko Terkait

by Merry
October 9, 2026
0
Kredit Kendaraan Listrik Semakin Populer, OJK Peringatkan Risiko Terkait

Minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik mencapai 34,67% pada tahun...

Read more

Thomas Sugiarto Oentoro Menjadi Dirut, Garuda Ubah Susunan Manajemen

by Merry
October 8, 2026
0
Thomas Sugiarto Oentoro Menjadi Dirut, Garuda Ubah Susunan Manajemen

Pemegang saham PT Garuda Indonesia (persero) Tbk. resmi mengangkat Thomas Sugiarto Oentoro sebagai Direktur Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada tanggal 8...

Read more

Nasabah Dapat Pinjaman Banyak, OJK Ingatkan Hal Ini

by Merry
October 8, 2026
0
Nasabah Dapat Pinjaman Banyak, OJK Ingatkan Hal Ini

Pembiayaan daring semakin menjadi pilihan bagi banyak individu di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan izin bagi nasabah untuk mengajukan pinjaman dari lebih dari tiga penyelenggara pinjaman daring,...

Read more

Biaya Haji 2027 Disepakati Sebesar Rp98,46 Juta

by Merry
October 7, 2026
0
Biaya Haji 2027 Disepakati Sebesar Rp98,46 Juta

Pembahasan mengenai biaya perjalanan ibadah haji di Indonesia menjadi semakin relevan dalam konteks persiapan keberangkatan jemaah. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah bersama dengan berbagai instansi terkait telah mencermati...

Read more

Emiten Bakrie Raih Investasi Migas AS Rp3,6 Triliun Bersama Danantara

by Merry
October 7, 2026
0
Emiten Bakrie Raih Investasi Migas AS Rp3,6 Triliun Bersama Danantara

PT. Energi Mega Persada Tbk (ENRG) baru-baru ini mengumumkan perjanjian yang menjanjikan dengan HighPeak Energy, Inc., perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas dengan nilai mencapai $200...

Read more
Next Post
Prabowo Targetkan 100 Kampung Nelayan Beroperasi pada Akhir 2026

Prabowo Targetkan 100 Kampung Nelayan Beroperasi pada Akhir 2026

Related News

Prabowo Akan Perbaiki Buku SD-SMA dengan Malaysia dan Kamboja sebagai Pembanding

Prabowo Akan Perbaiki Buku SD-SMA dengan Malaysia dan Kamboja sebagai Pembanding

August 8, 2026
Bos BEI Sebut 8 Anggota Bursa Belum Bergabung dalam Uji Coba Saham Rp1

Bos BEI Sebut 8 Anggota Bursa Belum Bergabung dalam Uji Coba Saham Rp1

August 29, 2026
Tokoh Penting Hadiri Festival Keuangan Jogja 2026

Tokoh Penting Hadiri Festival Keuangan Jogja 2026

May 23, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Bunga Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Emiten Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saat Saham Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?