Bencana kebakaran menjadi ancaman nyata di kawasan pemukiman padat penduduk, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. Kesadaran akan pentingnya mitigasi bencana menjadi semakin mendesak seiring dengan tingkat risiko yang terus meningkat.
Sayangnya, banyak pos keamanan lingkungan yang seharusnya berfungsi sebagai titik pertemuan dan mitigasi bencana terbengkalai. Di sinilah inovasi dan kolaborasi lintas disiplin ilmu sangat diperlukan untuk menciptakan solusi efektif bagi masyarakat.
Empat desainer dari berbagai latar belakang, termasuk arsitek dan desainer produk, membentuk tim bernama UD. Makmur. Mereka berhasil merancang konsep Pos Temu, yang baru-baru ini berhasil memenangkan penghargaan untuk kategori Kolaborasi Multi Disiplin Terbaik.
Menemukan Solusi di Tengah Tantangan Lingkungan Perkotaan
Ketidakaktifan poskamling di lingkungan padat penduduk menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi. Tim UD. Makmur melakukan survei ke sejumlah daerah seperti Dukuh Atas dan Kebon Melati untuk mengidentifikasi tantangan yang ada.
Hasil survei menunjukkan bahwa pos-pos ini tidak lagi digunakan secara efektif. Masyarakat setempat tidak mengetahui manfaat dari keberadaan poskamling tersebut.
Sagaria Arinal Haq, seorang desainer interior, menekankan pentingnya aktivasi poskamling dalam konteks mitigasi bencana. Ia menjelaskan bahwa kawasan yang padat penduduk sangat rentan terhadap bencana, termasuk kebakaran dan banjir.
Konsep Pos Temu: Ruang Multifungsi untuk Masyarakat
Pos Temu dirancang untuk memberikan tiga fungsi utama yang mendukung kehidupan masyarakat. Pertama, pos ini berperan sebagai pusat mitigasi bencana yang memfasilitasi akses informasi dan sumber daya.
Kedua, sebagai fasilitas sanitasi, Pos Temu menyediakan MCK yang sangat dibutuhkan. Ini akan membantu meningkatkan standar hidup warga dengan memberikan akses air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak.
Terakhir, Pos Temu juga berfungsi sebagai ruang sosial di mana warga bisa berkumpul. Ruang ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas komunitas, memperkuat koneksi antarwarga.
Pentingnya Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Mitigasi
Selain desain fisik, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menciptakan keberlanjutan Pos Temu. Tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari warga, inisiatif ini mungkin tidak berjalan maksimal.
Tim UD. Makmur berencana untuk mengimplementasikan pelatihan dan edukasi mengenai mitigasi bencana. Dengan pengetahuan yang tepat, warga bisa lebih siap menghadapi situasi darurat.
Pos Temu diharapkan dapat berfungsi tidak hanya sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan. Ketika warga terlibat dalam upaya mitigasi, mereka akan lebih mengapresiasi manfaatnya.




