Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Finansial

Thailand Tawarkan 36 Rantis Amfibi Lapis Baja kepada Prabowo

Merry by Merry
August 4, 2026
in Finansial
0
Thailand Tawarkan 36 Rantis Amfibi Lapis Baja kepada Prabowo
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, baru-baru ini mengungkapkan niat untuk memperluas kerja sama dengan Indonesia, khususnya di sektor industri pertahanan. Dalam forum bilateral yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, dia menyampaikan bahwa Thailand siap untuk menyediakan 36 unit kendaraan taktis lapis baja untuk Tentara Nasional Indonesia.

You might also like

Bank Raksasa Finansial Thailand Melakukan Rights Issue Senilai Rp1 Triliun

Emiten Hapsoro Akuisisi Lima Persen Saham PT Layar Nusantara Gas

Harga Saham VICI dan SMMT Bergerak Tak Wajar, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

Usulan ini disampaikan Anutin dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 3 Agustus 2026. Kedua pemimpin negara ini sepakat bahwa penguatan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan sangat penting bagi stabilitas regional.

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya meningkatkan pelatihan bersama antara kedua angkatan pertahanan. Dia percaya bahwa perlu untuk memperluas pertukaran perwira dalam pendidikan dan pelatihan, yang merupakan langkah strategis untuk menciptakan sinergi yang lebih baik di antara kedua negara.

Menanggapi saran tersebut, Anutin menawarkan pasokan rantis lapis baja untuk TNI. “Thailand siap memasok 36 unit kendaraan lapis baja amfibi beroda ATAV untuk Korps Marinir Indonesia,” ujarnya, menambahkan bahwa kendaraan tersebut masih digunakan oleh Korps Marinir Kerajaan Thailand saat ini.

Pada kesempatan itu, dia juga menjelaskan bahwa Thailand tidak hanya ingin memasok peralatan, tetapi juga memperkuat hubungan melalui latihan gabungan, pertukaran informasi, dan kerja sama dalam keamanan maritim.

Dia merasakan kebanggaan karena Presiden Prabowo pernah berlatih bersama pasukan khusus Thailand ketika bertugas di angkatan bersenjata Indonesia. Anutin juga menyatakan bahwa pertemuan komite tingkat tinggi antara kedua negara yang berlangsung di Bangkok pada bulan Februari lalu telah berjalan sukses.

Pentingnya Kerja Sama Pertahanan Di Era Modern

Kondisi global saat ini mengharuskan negara-negara untuk saling bekerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan. Mengingat adanya potensi ancaman yang datang dari berbagai arah, kolaborasi di wilayah ini menjadi semakin mendesak.

Di dalam konteks Indo-Pasifik, kerja sama antara Indonesia dan Thailand menjadi sangat relevan. Kedua negara memiliki posisi strategis yang mampu membawa imbas positif bagi stabilitas kawasan, terutama dalam menghadapi isu keamanan maritim.

Dengan memperkuat kolaborasi pertahanan, Indonesia dan Thailand tidak hanya dapat melindungi kepentingan nasional, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perdamaian internasional. Latihan bersama dan tukar informasi adalah langkah penting dalam menciptakan sinergi di antara kedua angkatan bersenjata.

Tantangan dan Peluang Kerja Sama Bilateral

Walaupun ada banyak potensi dalam kerja sama ini, tantangan tetap ada. Misalnya, perbedaan dalam doktrin militer bisa menjadi hambatan dalam integrasi latihan bersama. Namun, hal ini bisa diatasi melalui komunikasi yang baik dan saling pengertian.

Peluang untuk meningkatkan kepercayaan dan hubungan bilateral juga terbuka lebar. Dengan proyek-proyek yang konkret, seperti pengadaan kendaraan militer, kedua negara dapat memperkuat fondasi kerjasama yang lebih luas.

Inisiatif seperti ini juga dapat membangun pondasi yang baik bagi kerja sama di sektor-sektor lain. Misalnya, bidang investasi dan perdagangan juga bisa mendapatkan dampak positif dari peningkatan kerja sama pertahanan ini.

Potensi Ekonomi Dari Kerja Sama Pertahanan

Mengembangkan industri pertahanan tidak hanya menjawab kebutuhan keamanan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi. Kerja sama dalam produksi dan pengembangan teknologi baru dapat memberikan manfaat ekonomis bagi kedua negara.

Kolaborasi ini dapat melibatkan berbagai sektor mulai dari penelitian dan pengembangan hingga produksi massal. Hal ini bisa menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kemampuan industri dalam negeri.

Selain itu, dengan adanya kerja sama bilateral yang solid di sektor pertahanan, Indonesia dan Thailand memiliki peluang untuk menjadi contoh bagi negara lain dalam hal pengelolaan keamanan dan pertahanan. Ini akan berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi di kawasan.

Tags: AmfibiBajakepadaLapisPrabowoRantisTawarkanThailand
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Bank Raksasa Finansial Thailand Melakukan Rights Issue Senilai Rp1 Triliun

by Merry
September 9, 2026
0
Bank Raksasa Finansial Thailand Melakukan Rights Issue Senilai Rp1 Triliun

PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) telah mengumumkan rencana penerbitan rights issue senilai Rp1 triliun. Langkah ini akan dilakukan dengan melepas sebanyak 2,87 miliar saham baru, yang masing-masing...

Read more

Emiten Hapsoro Akuisisi Lima Persen Saham PT Layar Nusantara Gas

by Merry
September 8, 2026
0
Emiten Hapsoro Akuisisi Lima Persen Saham PT Layar Nusantara Gas

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) baru-baru ini mengumumkan langkah strategis penting dengan melakukan pengambilalihan 5% saham PT Layar Nusantara Gas (PT LNG). Pengambilan saham ini dilaksanakan melalui anak...

Read more

Harga Saham VICI dan SMMT Bergerak Tak Wajar, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

by Merry
September 8, 2026
0
Harga Saham VICI dan SMMT Bergerak Tak Wajar, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini mengumumkan pemantauan khusus terhadap dua emiten, PT Victoria Care Indonesia Tbk. (VICI) dan PT Golden Eagle Energy Tbk. (SMMT). Tindakan ini diambil...

Read more

Kejagung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing Toba Pulp

by Merry
September 7, 2026
0
Kejagung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing Toba Pulp

Jakarta, Kejaksaan Agung (Kejagung) baru saja mengumumkan penetapan PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) sebagai tersangka korporasi dalam kasus korupsi terkait transfer pricing. Penetapan ini mencuat setelah investigasi...

Read more

IHSG Menguat 0,24 Persen ke Level 6.652 di Pembukaan Perdagangan

by Merry
September 7, 2026
0
IHSG Menguat 0,24 Persen ke Level 6.652 di Pembukaan Perdagangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Senin (7/9/2026) dengan penguatan yang signifikan. IHSG mencatat kenaikan sebesar 15,61 poin atau 0,24%, mencapi level 6.652,09 yang menarik perhatian para...

Read more
Next Post
Putusan MK mengenai MBG dan Operasi Tangkap Tangan Bupati Pemalang

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep yang Menghebohkan

Related News

OJK Sebut Masih Ada 61 Rencana IPO Dengan Nilai Rp 52,38 Triliun

OJK Sebut Masih Ada 61 Rencana IPO Dengan Nilai Rp 52,38 Triliun

July 1, 2026
AI dalam Belanja, Kita Harus Mengambil Kendali

AI dalam Belanja, Kita Harus Mengambil Kendali

September 5, 2026
Tangis Rano Karno Terharu Bahas Harapan Jakarta Menjelang 5 Abad

Tangis Rano Karno Terharu Bahas Harapan Jakarta Menjelang 5 Abad

June 22, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kredit Laba Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?