Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Finansial

IHSG Melemah di Sesi 2 dan Ditutup Turun 0,89 Persen

Merry by Merry
July 28, 2026
in Finansial
0
IHSG Melemah di Sesi 2 dan Ditutup Turun 0,89 Persen
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan di sesi perdagangan hari ini. Terjadi penurunan sebesar 0,89%, yang menunjukkan adanya kekhawatiran di kalangan investor terkait kondisi pasar dan ekonomi yang lebih luas.

You might also like

Bank Raksasa Finansial Thailand Melakukan Rights Issue Senilai Rp1 Triliun

Emiten Hapsoro Akuisisi Lima Persen Saham PT Layar Nusantara Gas

Harga Saham VICI dan SMMT Bergerak Tak Wajar, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

Data dari Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa IHSG ditutup pada level 6.130,59 dengan 380 saham mengalami penurunan, sementara hanya 281 yang mengalami kenaikan. Ini menunjukkan ketidakpastian yang melanda pasar modal saat ini.

Tekanan yang dialami IHSG sejalan dengan situasi pasar yang sepi. Total nilai transaksi hanya mencapai Rp 10,7 triliun, dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 23,6 miliar dalam lebih dari 1,6 juta kali transaksi.

Dari data tersebut, terlihat bahwa kapitalisasi pasar mengalami pengurangan yang cukup signifikan, kini berada di angka Rp 10.752 triliun. Hal ini mencerminkan ketidakstabilan yang saat ini dirasakan oleh pelaku pasar.

Dalam perdagangan hari ini, IHSG sempat bergerak dalam rentang yang cukup ketat antara 6.130,59 sampai 6.199,44. Meskipun demikian, IHSG mengalami penurunan setelah sempat menguat tipis sebesar 0,2% di awal sesi.

Menurut informasi yang dirangkum, hanya satu sektor yang mencatatkan peningkatan, yaitu sektor konsumer primer dengan kenaikan minimal (-0,09%), sementara sektor properti menjadi yang paling menekan IHSG dengan penurunan mencapai 4,49%.

Selain itu, sektor utilitas dan energi juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, masing-masing turun 2,17% dan 1,15%. Hal ini menunjukkan adanya tantangan yang dihadapi oleh berbagai sektor di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Pergerakan Negatif di Sektor Properti dan Keuangan

Maha Properti Indonesia (MPRO) menjadi salah satu saham yang memberikan dampak besar terhadap penurunan IHSG, mencatat penurunan sebesar 8,2 poin. Ini menunjukkan bagaimana tekanan terhadap sektor properti dapat memengaruhi keseluruhan pasar.

Emiten-emiten besar di sektor keuangan juga turut memberikan kontribusi negatif. Bank Central Asia (BBCA) menyumbang -7,47 poin, sedangkan Bank Mandiri (BMRI) berkontribusi -5,53 poin terhadap penurunan IHSG.

Tidak hanya itu, ada beberapa saham lain seperti Sinar Mas Multiartha (SMMA) dan Mora Telematika Indonesia (MORA) yang juga masuk dalam kategori “top laggards,” menambah beban IHSG yang sudah tertekan.

Di sisi lain, dalam kategori “top movers,” tidak ada saham yang mampu memberikan kontribusi signifikan untuk mengangkat IHSG dari tekanan yang ada. Ini mencerminkan kurangnya minat investor untuk masuk ke pasar pada saat-saat seperti ini.

Rupiah Menghadapi Tekanan Terhadap Dolar AS

Rupiah kembali mengalami pelemahan terhadap dolar AS, yang semakin menambah beban bagi IHSG. Pada akhir perdagangan, rupiah ditutup terdepresiasi sebesar 0,31% di level Rp 18.055/US$. Ini mengindikasikan tantangan yang dihadapi oleh mata uang lokal di tengah penguatan dolar.

Pelemahan ini bertahan selama empat hari perdagangan berturut-turut, meningkatkan kekhawatiran bahwa kondisi ekonomi Indonesia mungkin akan semakin tertekan. Di awal perdagangan hari ini, rupiah juga dibuka dengan pelemahan mencapai 0,33% ke level Rp 18.060/US$.

Tekanan terhadap rupiah sempat meningkat, bahkan sempat menyentuh level Rp 18.095/US$, yang merupakan titik terlemah sepanjang perdagangan. Hal ini menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah sangat rentan terhadap tekanan eksternal.

Indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau menguat sedikit pada angka 101,491. Penguatan ini menunjukkan bahwa dolar AS masih menjadi primadona di kalangan investor global.

Kondisi Bursa Asia yang Buruk Memengaruhi IHSG

Koreksi yang dialami oleh IHSG juga sejalan dengan tren buruk di bursa Asia lainnya, yang sebagian besar mengalami penurunan signifikan hari ini. Kospi di Korea Selatan mengalami jatuh bebas hingga 10,84% setelah sempat dihentikan sementara, menunjukkan ketidakstabilan pasar di kawasan tersebut.

Bursa di Taiwan juga tertekan hingga turun 4,65%, sementara Shenzen di China mengalami penurunan mencapai 4,52%. Ini sejalan dengan perkembangan negatif yang terjadi di bursa lainnya di kawasan tersebut.

Bak badai yang menghantam, kondisi di Jepang juga tak jauh berbeda, dengan Nikkei turun 3,95%. Penurunan yang signifikan di berbagai bursa Asia ini menambah ketidakpastian di pasar global.

Dengan melihat dinamika yang terjadi saat ini, para investor perlu waspada dan cermat dalam mengambil langkah, baik di pasar saham maupun dalam keputusan investasi lainnya. Perkembangan situasi ini menjadi gambaran jelas bahwa tantangan dalam dunia keuangan dan investasi masih sangat besar.

Secara keseluruhan, sentiment pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi yang tidak menentu, sehingga investor diharapkan dapat mengatur portofolio mereka dengan bijak untuk meminimalkan risiko.

Tags: danDitutupIHSGMelemahPersenSesiTurun
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Bank Raksasa Finansial Thailand Melakukan Rights Issue Senilai Rp1 Triliun

by Merry
September 9, 2026
0
Bank Raksasa Finansial Thailand Melakukan Rights Issue Senilai Rp1 Triliun

PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) telah mengumumkan rencana penerbitan rights issue senilai Rp1 triliun. Langkah ini akan dilakukan dengan melepas sebanyak 2,87 miliar saham baru, yang masing-masing...

Read more

Emiten Hapsoro Akuisisi Lima Persen Saham PT Layar Nusantara Gas

by Merry
September 8, 2026
0
Emiten Hapsoro Akuisisi Lima Persen Saham PT Layar Nusantara Gas

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) baru-baru ini mengumumkan langkah strategis penting dengan melakukan pengambilalihan 5% saham PT Layar Nusantara Gas (PT LNG). Pengambilan saham ini dilaksanakan melalui anak...

Read more

Harga Saham VICI dan SMMT Bergerak Tak Wajar, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

by Merry
September 8, 2026
0
Harga Saham VICI dan SMMT Bergerak Tak Wajar, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini mengumumkan pemantauan khusus terhadap dua emiten, PT Victoria Care Indonesia Tbk. (VICI) dan PT Golden Eagle Energy Tbk. (SMMT). Tindakan ini diambil...

Read more

Kejagung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing Toba Pulp

by Merry
September 7, 2026
0
Kejagung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing Toba Pulp

Jakarta, Kejaksaan Agung (Kejagung) baru saja mengumumkan penetapan PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) sebagai tersangka korporasi dalam kasus korupsi terkait transfer pricing. Penetapan ini mencuat setelah investigasi...

Read more

IHSG Menguat 0,24 Persen ke Level 6.652 di Pembukaan Perdagangan

by Merry
September 7, 2026
0
IHSG Menguat 0,24 Persen ke Level 6.652 di Pembukaan Perdagangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Senin (7/9/2026) dengan penguatan yang signifikan. IHSG mencatat kenaikan sebesar 15,61 poin atau 0,24%, mencapi level 6.652,09 yang menarik perhatian para...

Read more
Next Post
KPK Menahan Anggota DPRD Jatim Terkait Kasus Dana Hibah

KPK Menahan Anggota DPRD Jatim Terkait Kasus Dana Hibah

Related News

Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga dengan Wondr

Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga dengan Wondr

August 13, 2026
Bank Korea Siaga Inflasi, Suku Bunga Kemungkinan Naik Lagi

Bank Korea Siaga Inflasi, Suku Bunga Kemungkinan Naik Lagi

August 21, 2026
Gerindra Tanggapi OTT Bupati Kuansing Terkait Kasus Jual Beli Jabatan

Gerindra Tanggapi OTT Bupati Kuansing Terkait Kasus Jual Beli Jabatan

July 2, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kredit Laba Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?