Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

IHSG Mengalami Penurunan 1,88 Persen Menjadi 6.196

Merry by Merry
July 25, 2026
in Market
0
IHSG Mengalami Penurunan 1,88 Persen Menjadi 6.196
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan pada hari perdagangan ini, mencerminkan kondisi pasar yang semakin menantang. Penurunan hampir mencapai 2% seiring dengan aksi jual yang masif terhadap saham-saham berkapitalisasi besar mulai dari bank hingga perusahaan energi.

You might also like

Kinerja Melesat, Langkah Strategis untuk Menjaga Nilai Perusahaan PTBA

RUPSLB Adhi Karya Bahas Salah Satu Divestasi di Pertemuan Terbaru

Minat IPO Tetap Tinggi, Beberapa Bank Siap Masuk Daftar Antrian

Sentimen negatif ini sebagian besar dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia yang melewati angka US$100 per barel dan keputusan kontroversial yang diambil oleh pemerintah Amerika Serikat terkait kebijakan tarif. Pelaku pasar terlihat lebih selektif, mengurangi eksposur terhadap aset yang dianggap berisiko tinggi.

Hingga akhir sesi pertama perdagangan, IHSG anjlok hingga 117 poin atau 1,88%, mendarat di level 6.196,43. Dari total saham yang diperdagangkan, sekitar 587 saham mengalami penurunan nilai, sementara hanya 104 saham yang mampu menguat dan 105 saham tetap stagnant.

Nilai transaksi di pasar mencapai Rp 17,71 triliun dengan volume perdagangan mencapai 37,84 miliar saham. Ini menunjukkan adanya tekanan jual yang besar, khususnya di tengah ketidakpastian yang melanda pasar saham global saat ini.

Penjualan Besar-Besaran Menghantam Sektor Perbankan dan Energi

Pelemahan indeks hari ini terutama didorong oleh aksi jual besar-besaran yang melanda saham-saham unggulan, terutama yang berada di sektor perbankan. Sektor ini sejak awal juga menjadi target penjualan oleh para investor asing.

Seluruh sektor perdagangan tergolong melemah, dengan saham-saham seperti PT Bank Mandiri dan PT Bumi Resources menjadi faktor penggerak utama dalam penurunan IHSG. Saham-saham ini telah menjadi perhatian utama pelaku pasar di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu.

Investor asing tercatat membukukan aksi jual bersih sebesar Rp 759,46 miliar. Penjualan terbesar terjadi pada saham perbankan pelat merah, seperti PT Bank Mandiri, yang tercatat mengalami aksi jual senilai Rp 386,06 miliar.

Tantangan dari Kebijakan Global dan Peluang Inflasi

Dampak dari keputusan pemerintah AS untuk memberlakukan tarif baru juga tidak bisa diabaikan. Kebijakan ini mengancam menjatuhkan prospek perdagangan global, khususnya bagi negara-negara mitra seperti Indonesia.

Aksi jual ini diperparah oleh kondisi geopolitik yang semakin kompleks di sekitar Timur Tengah. Lonjakan harga minyak yang mencapai level tertinggi dalam dua bulan menjadi isyarat bahwa inflasi global bisa melonjak lagi.

Pada saat yang sama, ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku pasar bahwa bank-bank sentral mungkin akan terus mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, yang bisa semakin menekan pertumbuhan ekonomi.

Reaksi Pasar Terhadap Ketidakpastian yang Ada

Pelemahan IHSG di hari ini adalah contoh nyata dari reaksi pasar terhadap ketidakpastian yang hadir di mana-mana. Pasar menunjukkan respons yang sangat sensitif terhadap berita ekonomi dan politik, terutama dari pihak luar negeri yang berpengaruh besar.

Pelaku pasar kini semakin cenderung untuk mengurangi risiko, memilih untuk berinvestasi dalam aset yang dianggap lebih aman di tengah volatilitas yang terjadi. Ini menunjukkan bahwa preferensi investor sangat dipengaruhi oleh sentimen global.

IHSG, sebagai salah satu indikator kesehatan ekonomi, jelas menunjukkan tanda-tanda stres. Dengan kondisi ini, penting bagi investor untuk melakukan analisis yang mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

Tags: IHSGMengalamiMenjadiPenurunanPersen
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Kinerja Melesat, Langkah Strategis untuk Menjaga Nilai Perusahaan PTBA

by Merry
October 23, 2026
0
Kinerja Melesat, Langkah Strategis untuk Menjaga Nilai Perusahaan PTBA

PT Bukit Asam (Persero) Tbk tengah melakukan kajian mendalam mengenai langkah dan strategi korporasi yang dapat memberikan dampak positif bagi nilai perusahaan. Salah satu opsi yang sedang dibahas...

Read more

RUPSLB Adhi Karya Bahas Salah Satu Divestasi di Pertemuan Terbaru

by Merry
October 23, 2026
0
RUPSLB Adhi Karya Bahas Salah Satu Divestasi di Pertemuan Terbaru

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) telah mengumumkan rencana untuk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda yang sangat penting bagi para pemangku kepentingan. Rapat...

Read more

Minat IPO Tetap Tinggi, Beberapa Bank Siap Masuk Daftar Antrian

by Merry
October 22, 2026
0
Minat IPO Tetap Tinggi, Beberapa Bank Siap Masuk Daftar Antrian

Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan perbankan tengah mempersiapkan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Meskipun Kepala Eksekutif Pengawas Pasar...

Read more

Perusahaan Induk Bantah Isu Rencana Delisting CIMB Niaga

by Merry
October 22, 2026
0
Perusahaan Induk Bantah Isu Rencana Delisting CIMB Niaga

Saat ini, kabar mengenai potensi privatisasi PT Bank CIMB Niaga Tbk. menarik perhatian banyak pihak. CIMB Group Holdings Berhad, sebagai induk perusahaan, dengan tegas membantah rumor tersebut yang...

Read more

Denda Rp500 Miliar, OJK Ungkap Isu di Balik IPO Saham BREN

by Merry
October 21, 2026
0
Denda Rp500 Miliar, OJK Ungkap Isu di Balik IPO Saham BREN

Pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengambil langkah tegas dalam menegakkan peraturan di pasar modal Indonesia. Salah satu langkah tersebut adalah pemberian sanksi kepada PT Barito...

Read more
Next Post
Ada yang Mengatakan Saya Tidak Jujur

Ada yang Mengatakan Saya Tidak Jujur

Related News

Uang Primer Tumbuh 14,3% di April 2026 menurut BI

Kenaikan Tajam Kredit Baru di Kuartal Kedua, Pinjaman Modal Kerja Jadi Pendorong utama

July 20, 2026
IPO Terbesar Sepanjang Masa Segera Hadir dengan Nilai Rp1.300 T

IPO Terbesar Sepanjang Masa Segera Hadir dengan Nilai Rp1.300 T

June 6, 2026
IHSG Sesi 1 Meningkat 0,61 Persen dengan Nilai Transaksi Melewati Rp 10 Triliun

IHSG Sesi 1 Meningkat 0,61 Persen dengan Nilai Transaksi Melewati Rp 10 Triliun

July 14, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dana Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Karena Kasus Kebakaran Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rumah Rupiah Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?