Jakarta, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mengumumkan perombakan signifikan terhadap jajaran direksi dan dewan komisarisnya pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diadakan pada 30 Juni 2026. Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk mendukung efisiensi dan efektivitas operasional perusahaan dalam menghadapi tantangan di sektor transportasi.
Dalam RUPS tersebut, pemegang saham menyetujui berbagai perubahan nomenklatur jabatan penting dalam struktur organisasi. Dengan demikian, langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar departemen dan memudahkan penerapan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasar.
Sejumlah jabatan baru diubah, seperti Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha yang kini menjadi Direktur Komersial. Selain itu, jabatan Direktur Keselamatan dan Keamanan juga mengalami perubahan menjadi Direktur Operasi, Prasarana dan Keselamatan Area 2.
Pentingnya Restrukturisasi untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan
Menghadapi era digital dan perubahan kebutuhan masyarakat, PT Kereta Api Indonesia menyadari bahwa restrukturisasi organisasi sangat penting. Hal ini untuk memastikan bahwa manajemen dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang terjadi di industri transportasi.
Dengan penyesuaian posisi ini, perusahaan memposisikan diri untuk merespons kebutuhan pelanggan dengan lebih efektif. Tujuan utamanya adalah menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik serta meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan.
Restrukturisasi ini bukan hanya sekadar perubahan jabatan, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia. Melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan, perusahaan berusaha untuk menciptakan tim yang lebih kompeten dalam mengelola operasional perusahaan.
Komposisi Baru Jajaran Direksi dan Komisaris
Setelah perubahan tersebut, komposisi jajaran direksi dan dewan komisaris mengalami penambahan serta pengalihan tugas. Awan Hermawan Purwadinata yang sebelumnya menjabat Direktur Operasi kini diangkat sebagai Direktur Operasi, Prasarana dan Keselamatan Area 1, sedangkan Dadan Rudiansyah mendapat jabatan baru sebagai Direktur Operasi, Prasarana dan Keselamatan Area 2.
Atih Nurhayati juga mendapatkan penugasan baru sebagai Direktur Sumber Daya Manusia setelah sebelumnya memegang jabatan Direktur SDM dan Kelembagaan. Perubahan ini diharapkan akan membawa kesegaran dan inovasi dalam pengelolaan sumber daya perusahaan.
Nama-nama yang diangkat dalam jajaran direksi juga menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperkuat kinerja. Dendy Kurniawan, yang membawa reputasi baik dari perusahaan sebelumnya, kini menjabat sebagai Direktur Komersial.
Kepatuhan terhadap Tata Kelola Perusahaan yang Baik
Manajemen PT Kereta Api Indonesia menekankan bahwa perubahan susunan pengurus tidak akan berdampak material terhadap operasional perusahaan. Keberlanjutan bisnis tetap dijaga dengan memastikan semua kegiatan usaha berlangsung normal dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Keseriusan perusahaan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik menjadi fokus utama dalam setiap langkah yang diambil. Hal ini penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi dalam pengelolaan perusahaan.
Upaya perbaikan berkelanjutan juga dihadirkan dalam bentuk penerapan sistem manajemen yang terintegrasi. Dengan langkah ini, PT Kereta Api Indonesia bertekad untuk menjadi salah satu pemimpin dalam industri transportasi di Indonesia.
Daftar Lengkap Pengurus PT Kereta Api Indonesia
Susunan pengurus PT Kereta Api Indonesia yang baru dapat dirinci sebagai berikut:
Dewan Direksi
1. Direktur Utama: Bobby Rasyidin
2. Wakil Direktur Utama: Dody Budiawan
3. Direktur Komersial: Dendy Kurniawan
4. Direktur Operasi, Prasarana dan Keselamatan Area 1: Awan Hermawan Purwadinata
5. Direktur Pengelolaan Sarana: Heru Kuswanto
6. Direktur Perencanaan Strategis dan Manajemen Risiko: Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat
7. Direktur Operasi, Prasarana dan Keselamatan Area 2: Dadan Rudiansyah
8. Direktur Sumber Daya Manusia: Atih Nurhayati
9. Direktur Portofolio Management dan Teknologi Informasi: I Gede Darmayusa
10. Direktur Keuangan dan Umum: Indarto Pamoengkas
Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama/Komisaris Independen: Said Aqil Siroj
2. Komisaris: Diah Natalisa
3. Komisaris: Mohamad Risal Wasal
4. Komisaris: Purnomo Sucipto
5. Komisaris Independen: Arnanto
6. Komisaris: I Wayan Sugiri
7. Komisaris Independen: Endang Tirtana
8. Komisaris Independen: Raizal Arifin.









