Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Finansial

Rapat Mensesneg dengan Dasco Bahlil dan Dony di DPR Bahas DSI

Merry by Merry
June 8, 2026
in Finansial
0
Rapat Mensesneg dengan Dasco Bahlil dan Dony di DPR Bahas DSI
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi baru-baru ini menghadiri rapat koordinasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Acara yang berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026, ini berfokus pada upaya peningkatan koordinasi demi menjaga stabilitas perekonomian nasional.

You might also like

Bank Raksasa Finansial Thailand Melakukan Rights Issue Senilai Rp1 Triliun

Emiten Hapsoro Akuisisi Lima Persen Saham PT Layar Nusantara Gas

Harga Saham VICI dan SMMT Bergerak Tak Wajar, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya, Sufmi Dasco Ahmad. Di antara yang hadir, terdapat juga Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara Dony Oskaria.

“Kami telah berkomitmen untuk terus bekerja keras meningkatkan koordinasi, demi menjaga ekonomi agar tetap berjalan sesuai harapan,” ungkap Prasetyo dalam keterangan pers. Ia menegaskan pentingnya kerjasama antara berbagai lembaga untuk mengatasi tantangan perekonomian yang dihadapi saat ini.

Prasetyo kemudian menjelaskan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi kondisi perekonomian. Salah satu langkah penting yang diambil adalah menggelar rapat koordinasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan pada 6 Juni 2026. Rapat ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara kedua lembaga yang memiliki tanggung jawab di bidang moneter dan fiskal.

“Pada hari Sabtu, kami memperkuat kerjasama dengan Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan. Hari ini, kami melakukan koordinasi teknis terkait sektor Energi dan Sumber Daya Mineral,” tambah Prasetyo. Ia juga menjelaskan bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 tentang tata kelola ekspor sumber daya alam sudah berlaku sejak 1 Juni 2026.

Pentingnya Kerja Sama Antarlembaga dalam Menjaga Ekonomi

Prasetyo menekankan bahwa keberadaan PT Danantara Sumberdaya Indonesia sangat krusial dalam memonitor seluruh sumber daya alam yang diekspor oleh negara. Dengan adanya sistem yang baik, diharapkan pengelolaan sumber daya alam bisa lebih optimal dan transparan, sehingga kepentingan negara terjaga.

“Diperlukan kerjasama yang lebih erat dan kebijakan yang saling mendukung,” ujarnya lebih lanjut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian ESDM dan para pelaku pasar untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif dan kompetitif.

“Kami meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan pelaku pasar. Mari kita bersama-sama menciptakan iklim usaha yang terbuka dan adil, demi kepentingan bangsa dan negara,” papar Prasetyo. Pentingnya sektor energi dan sumber daya mineral tidak boleh dianggap remeh, karena merupakan tulang punggung perekonomian nasional.

Situasi perekonomian global yang tidak menentu juga menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, pemerintah berusaha keras menghadapi berbagai masalah yang muncul dan menjalin komunikasi yang baik antar lembaga. Dalam hal ini, rapat koordinasi menjadi salah satu sarana penting untuk mencapai tujuan tersebut.

Sifat dinamis dari perekonomian menuntut semua pihak untuk beradaptasi dan bekerja sama dalam menghadapi tantangan-tantangan yang ada. Keberhasilan dalam meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar lembaga sangat diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Implementasi Peraturan untuk Meningkatkan Tata Kelola Sumber Daya Alam

Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 menjadi landasan hukum bagi pengaturan ekspor sumber daya alam di Indonesia. Tujuan utama dari peraturan ini adalah untuk memastikan bahwa setiap aktivitas ekspor dilakukan secara teratur dan terkendali, demi kepentingan perekonomian nasional.

“Dengan adanya peraturan ini, kita berharap seluruh eksporter sumber daya alam dapat mematuhi ketentuan yang berlaku,” ungkap Prasetyo. Hal ini penting untuk mengurangi penyimpangan yang dapat merugikan negara dan masyarakat.

Saat ini, pemerintah juga sedang merumuskan kebijakan yang lebih terintegrasi untuk pengelolaan sumber daya alam. Hal ini akan melibatkan berbagai pihak dari sektor swasta, lembaga pemerintah, dan masyarakat sipil untuk saling berkolaborasi dalam mencapai tujuan bersama.

Kepatuhan terhadap peraturan ini juga menjadi tanda bahwa industri dapat beroperasi dalam koridor yang legal. Dukungan dari masyarakat dan pelaku pasar menjadi sangat penting untuk menciptakan ekosistem yang sehat dalam pengolahan sumber daya alam.

Di sisi lain, peraturan ini akan memberikan jaminan bahwa pengelolaan sumber daya alam akan memberikan manfaat yang maksimal bagi negara dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komitmen yang kuat dari setiap pihak untuk menjalankannya dengan baik.

Masyarakat sebagai Pemangku Kepentingan dalam Perekonomian

Pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam tidak bisa diabaikan. Masyarakat, sebagai pemangku kepentingan utama, memiliki peran yang vital dalam memastikan bahwa setiap kebijakan yang diterapkan memenuhi kepentingan umum.

“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memantau dan mengawal setiap kebijakan yang ada. Dengan cara ini, kita dapat bersama-sama menjamin bahwa perekonomian kita sehat dan berkelanjutan,” ujar Prasetyo.

Partisipasi masyarakat juga diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap praktik-praktik usaha yang tidak bertanggung jawab. Hal ini mencakup penghindaran pajak, eksploitasi sumber daya, dan dampak negatif lain yang dapat merugikan lingkungan.

Peran serta masyarakat dalam pengambilan keputusan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, menjadi penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. Jika masyarakat merasa dilibatkan, kepercayaan terhadap pemerintah dan lembaga akan semakin meningkat.

Keterlibatan ini tidak hanya menjadikan masyarakat berhak atas informasi, tetapi juga memberikan ruang untuk suara mereka didengar. Pemerintah perlu menyediakan sarana bagi partisipasi aktif masyarakat dalam setiap kebijakan yang ditetapkan.

Tags: BahasBahlildanDascodenganDonyDPRDSIMensesnegRapat
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

Bank Raksasa Finansial Thailand Melakukan Rights Issue Senilai Rp1 Triliun

by Merry
September 9, 2026
0
Bank Raksasa Finansial Thailand Melakukan Rights Issue Senilai Rp1 Triliun

PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) telah mengumumkan rencana penerbitan rights issue senilai Rp1 triliun. Langkah ini akan dilakukan dengan melepas sebanyak 2,87 miliar saham baru, yang masing-masing...

Read more

Emiten Hapsoro Akuisisi Lima Persen Saham PT Layar Nusantara Gas

by Merry
September 8, 2026
0
Emiten Hapsoro Akuisisi Lima Persen Saham PT Layar Nusantara Gas

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) baru-baru ini mengumumkan langkah strategis penting dengan melakukan pengambilalihan 5% saham PT Layar Nusantara Gas (PT LNG). Pengambilan saham ini dilaksanakan melalui anak...

Read more

Harga Saham VICI dan SMMT Bergerak Tak Wajar, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

by Merry
September 8, 2026
0
Harga Saham VICI dan SMMT Bergerak Tak Wajar, BEI Lakukan Pemantauan Ketat

Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini mengumumkan pemantauan khusus terhadap dua emiten, PT Victoria Care Indonesia Tbk. (VICI) dan PT Golden Eagle Energy Tbk. (SMMT). Tindakan ini diambil...

Read more

Kejagung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing Toba Pulp

by Merry
September 7, 2026
0
Kejagung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Transfer Pricing Toba Pulp

Jakarta, Kejaksaan Agung (Kejagung) baru saja mengumumkan penetapan PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) sebagai tersangka korporasi dalam kasus korupsi terkait transfer pricing. Penetapan ini mencuat setelah investigasi...

Read more

IHSG Menguat 0,24 Persen ke Level 6.652 di Pembukaan Perdagangan

by Merry
September 7, 2026
0
IHSG Menguat 0,24 Persen ke Level 6.652 di Pembukaan Perdagangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Senin (7/9/2026) dengan penguatan yang signifikan. IHSG mencatat kenaikan sebesar 15,61 poin atau 0,24%, mencapi level 6.652,09 yang menarik perhatian para...

Read more
Next Post
Rupiah Terus Melemah, Bank Jual Dolar dengan Harga Rp18.415

Rupiah Terus Melemah, Bank Jual Dolar dengan Harga Rp18.415

Related News

Target Dana Investor Masuk PFII Pemerintah RI Bisa Capai Rp 500 T

Target Dana Investor Masuk PFII Pemerintah RI Bisa Capai Rp 500 T

July 9, 2026
Tumpukan Sampah Tutupi Aliran Sungai Sejarah Kesultanan Banten

Tumpukan Sampah Tutupi Aliran Sungai Sejarah Kesultanan Banten

June 15, 2026
Polisi Selidiki Pasal 300 KUHP dalam Kasus Tantangan Al-Qur’an Terkait Miras

Polisi Selidiki Pasal 300 KUHP dalam Kasus Tantangan Al-Qur’an Terkait Miras

August 12, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Anak Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Kasus Kebakaran Kredit Laba Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?