Metode Sistem Pencatatan Pada Persediaan (Metode Periodik)

  • Date
  • Posted by
    admin
  • Comments
    0
Metode Sistem Pencatatan Pada Persediaan
(Metode Periodik)

 

Persediaan adalah suatu aset yang dimiliki oleh perusahaan yang digunakan untuk dijual dalam kegiatan usaha biasa, dalam proses produksi untuk penjualan tersebut, serta bahan atau perlengkapan untuk digunakan dalam proses produksi.

Untuk mendapatkan laba atau hasil yang diinginkan, pencatatan persediaan yang benar merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan. Dengan menggunakan metode pencatatan persediaan yang benar, perusahaan dapat mengoptimalkan aset-asetnya sehingga mendapat laba yang diinginkan serta mengurangi resiko kehilangan dan kerusakan persediaannya. Selain itu, pencatatan juga dapat membantu memudahkan perusahaan dalam mengelola transaksi pembelian dan penjualan.

Di dalam pencatatan persediaan ini, terdapat dua jenis metode pencatatan yang biasa digunakan oleh perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Berikut ini merupakan paparan mengenai metode pencatatan dalam persediaan.

  • Metode Pencatatan Periodik (Periodic Inventory Method)

Metode periodik adalah suatu sistem pencatatan persediaan barang dagang yang mengharuskan adanya perhitungan barang yang masih ada pada tanggal penyusunan laporan keuangan. Pada metode ini, pencatatan pembelian dan penjualan barang dagangan dilakukan secara terpisah.   Metode ini biasa juga disebut sebagai metode fisik karena mesti ada pengecekan fisik terhadap persediaan barang dagangannya di akhir periode (stock opname).

Metode ini memiliki kelebihan pada penerapannya, kelebihan dari metode periodik ialah perusahaan dapat mengetahui besarnya persediaan dalam gudang sehingga stok diketahui secara akurat serta pencatatannya lebih sederhana dari metode perpetual. Sedangkan, kelemahan dari metode periodik ialah perusahaan akan lebih sulit untuk mengetahui jumlah persediaan dalam waktu tertentu.

Poin-poin penting dalam pencatatan metode periodik, diantaranya yaitu :

  • Pencatatan atas pembelian akan didebit ke akun pembelian dan mengkredit akun kas atau utang
  • Pencatatan atas penjualan akan didebet ke akun kas atau piutang dan mengkredit akun penjualan
  • Penyesuaian akhir periode dilakukan dengan menutup persediaan barang awal dan kemudian mencatat persediaan barang akhir
  • Besarnya nilai saldo akhir ditentukan dengan perhitungan nilai fisik persediaan dikalikan dengan harga pokok penjualan (HPP) barang
  • Harga pokok penjualan diperoleh dari :

Persediaan barang awal               xxx

Pembelian                            xxx +

Barang yang siap dijual              xxx

Persediaan barang akhir              xxx -

Harga pokok penjualan                xxx

 

Share this Post:

Comments0