Mengenal Jenis-jenis Laporan Keuangan dan Manfaatnya untuk Menjalankan Bisnis

  • Date
  • Posted by
    admin
  • Comments
    0

Mengenal Jenis-jenis Laporan Keuangan dan

Manfaatnya untuk Menjalankan Bisnis 

   Laporan keuangan adalah sebuah dokumen laporan yang berisi kondisi keuangan dari suatu perusahaan. Laporan keuangan merupakan informasi akuntansi paling krusial yang mengendalikan seluruh aktivitas finansial perusahaan. Laporan ini memiliki banyak sekali manfaat bagi siapapun yang berhubungan dengan entitas dari laporan tersebut. 

   Di era digital ini, masih banyak pelaku usaha yang belum menyadari tentang betapa pentingnya mempelajari dan memahami jenis-jenis laporan keuangan untuk bisnisnya. Selain itu, ada juga sebagian pelaku usaha yang terlalu bergantung terhadap penasihat finansialnya tanpa ikut serta mengedukasi dirinya sendiri mengenai keuangan perusahaannya. Padahal, edukasi yang baik tentang dasar-dasar akuntansi khususnya laporan keuangan harus dilakukan oleh seorang pebisnis agar ia bisa menjalankan perusahaannya dengan baik dan benar.

  • Jenis-Jenis Laporan Keuangan beserta Penjelasannya

Menurut Kasmir (2014:9), secara umum ada lima jenis laporan keuangan yang biasa disusun, yaitu Balance Sheet (Neraca), Income Statement (Laporan Laba Rugi), Laporan Perubahan Modal, Laporan Arus Kas, dan Laporan Catatan Atas Laporan Keuangan. Berikut ini merupakan ringkasan tentang jenis-jenis laporan keuangan beserta manfaatnya dalam berbisnis.

  1. Income Statement (Laporan Laba Rugi)

Menurut Brealey M.M (2008: 72), laporan laba rugi adalah laporan keuangan yang menunjukkan pendapatan, beban, dan laba bersih perusahaan dalam satu periode waktu. Di dalam laporan ini terdapat informasi ringkas mengenai jumlah biaya-biaya yang dikeluarkan sebagai pengeluaran operasional suatu perusahaan serta laba sebagai hasil usaha yang didapatkan selama perusahaan tersebut beroperasi.

                   
(Sumber:
 https://www.akuntansilengkap.com)

   Dikutip dari Hanafi (2003:57), ada beberapa elemen pokok dalam laporan laba-rugi antara lain yaitu pendapatan operasional, beban operasional, dan untung atau rugi. Berikut ini merupakan penjelasan tiap elemen pokok dalam laporan laba-rugi :

  • Pendapatan operasional merupakan aset masuk selama periode dimana perusahaan mempoduksi dan menyerahkan barang.
  • Beban operasional merupakan aset keluar selama periode dimana perusahaan memproduksi dan menyerahkan barang.
  • Untung (gain) merupakan kenaikan modal saham dari transaksi yang bersifat insidental.
  • Rugi (loss) merupakan penurunan modal saham dari transaksi yang bersifat insidental.

 

  1. Laporan Perubahan Modal

Laporan perubahan modal adalah laporan yang menyajikan perubahan ekuitas selama satu periode akuntansi. Laporan ini terdiri atas beberapa elemen diantaranya modal awal periode, penambahan, dan pengurangan selama satu periode, dan modal akhir periode {Agus Purwaji: (2016 : 22)}.

                   
(Sumber:
 https://www.akuntansilengkap.com)

Berikut ini merupakan penjelasan dari elemen pokok yang terdapat dalam laporan perubahan modal :

  • Modal awal adalah sejumlah dana yang diinvestasikan untuk perkembangan atau kemajuan perusahaan mulai dari awal perusahaan tersebut berdiri.
  • Laba/rugi bersih adalah selisih dari semua pendapatan dengan jumlah semua beban, sebagaimana yang tercatat di dalam laporan laba/rugi.
  • Prive adalah penarikan sejumlah modal oleh pemilik perusahaan atau pihak-pihak yang menanam modal untuk keperluan lain di luar kegiatan usaha utama perusahaan.
  • Penambahan modal adalah selisih antara laba bersih dengan prive.

 

  1. Balance Sheet (Neraca)
                            
(Sumber:
 https://keuanganlsm.com)

Menurut Jusuf (2001;21), neraca atau laporan posisi keuangan adalah suatu daftar yang menggambarkan aktiva (harta kekayaan), utang-utang dan modal yang dimiliki oleh suatu perusahaan pada suatu saat tertentu.

Berikut ini merupakan penjelasan dari elemen pokok yang terdapat dalam neraca:

  • Aktiva adalah kekayaan yang dimiliki oleh suatu entitas bisnis yang diharapkan memberikan manfaat usaha di masa depan. Aktiva ini terdiri dari dua jenis yaitu aktiva lancar (umur kegunaannya untuk jangka pendek) dan aktiva tetap (umur kegunaannya untuk jangka panjang).
  • Pasiva adalah kewajiban pembayaran yang harus dilakukan oleh suatu entitas bisnis kepada pihak lain, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. 
  • Ekuitas adalah uang atau barang yang digunakan sebagai dasar untuk melakukan sebuah operasi atau pekerjaan dalam menjalankan entitas bisnis. 

 

  1. Laporan Arus Kas
Menurut PSAK No. 2 (2009), laporan arus kas adalah laporan yang memaparkan arus kas perusahaan dalam perioda tertentu yang diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
          

Berikut ini penjelasan dari elemen pokok yang terdapat dalam laporan arus kas :

  • Aktivitas Operasi berisi tentang berbagai kegiatan perusahaan mengenai aliran kas (masuk maupun keluar) yang berhubungan dengan kegiatan operasional perusahaan dalam satu periode tertentu. 
  • Aktivitas Investasi berisi tentang berbagai kegiatan perusahaan yang berkaitan dengan penerimaan atau pengeluaran dana yang mempunyai hubungan terhadap penjualan atau pembelian aktiva tetap.
  • Aktivitas Pendanaan berisi tentang berbagai kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan pembiayaan untuk keperluan operasional perusahaan

 

  1. Laporan Catatan Atas Laporan Keuangan

IAI dalam PSAK No.1 (2009:1.3), menyebutkan bahwa “Catatan atas laporan keuangan adalah laporan keuangan yang berisi informasi tambahan atas apa yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan pendapatan komprehensif, laporan laba rugi terpisah (jika disajikan), laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas.”

Laporan ini berfungsi sebagai penjelas pada laporan keuangan yang detail dan angka-angka yang tidak bisa diungkapkan dalam sebuah laporan keuangan.

 

  • Manfaat Laporan Keuangan bagi Pelaku Usaha

Setelah mempelajari tentang dasar-dasar dari laporan keuangan tersebut, pembahasan selanjutnya ialah mengenai apa manfaat dari laporan keuangan untuk para pelaku usaha. Berikut ini merupakan manfaat memahami laporan keuangan bagi para pelaku usaha dalam menjalankan bsinisnya.

  1. Menentukan Kinerja Perusahaan

   Keberlangsungan dan kesuksesan sebuah perusahaan sangat bergantung dengan kinerja yang dilakukan oleh para pihak yang terlibat dalam entitas bisnis. Melalui isi dari laporan keuangan, pihak intern atau manajemen perusahaan akan mengetahui kondisi perusahan sehingga dapat merancang sistem yang lebih efektif bagi perusahaan.

  1. Menentukan Kesehatan Perusahaan

   Pencatatan laporan keuangan secara teratur dapat membantu perusahaan mengetahui apakah bisnisnya mengalami kenaikan atau penurunan, bagaimana perkembangan perusahaannya serta juga memutuskan layak atau tidaknya suatu perusahaan mendapatkan bantuan modal dari pihak lain.

  1. Mempermudah dalam Menghitung Pajak

   Adanya laporan keuangan akan membantu pelaku usaha untuk lebih mudah dalam menghitung pajak serta melaporkan pajak perusahaannya. Laporan keuangan juga dapat menghindarkan pelaku usaha dari para pihak pajak yang nakal yang biasanya meminta pembayaran lebih besar dari seharusnya ia bayarkan.

  1. Mengontrol Biaya-biaya yang Keluar

   Biaya menjadi hal yang sangat penting bagi para pelaku usaha, banyaknya biaya yang dikeluarkan haruslah dicatat dengan benar dan baik oleh perusahaan. Disini, laporan keuangan akan berperan penting untuk mencatat seluruh biaya yang dikeluarkan dalam setiap aktivitas produksi atau aktivitas yang berkaitan dengan jalannya bisnis sehingga perusahaan dapat mengontrol biaya bahkan merencanakan pengeluaran biaya yang akan dikeluarkannya dengan baik.

Share this Post:

Comments0