Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
SUBSCRIBE
Icconsultant
  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
No Result
View All Result
Icconsultant
No Result
View All Result
Home Market

Harta Prajogo Hilang Rp 69 Triliun Karena Imbas MSCI di Hari Ulang Tahun

Merry by Merry
May 13, 2026
in Market
0
Harta Prajogo Hilang Rp 69 Triliun Karena Imbas MSCI di Hari Ulang Tahun
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Harta kekayaan Prajogo Pangestu, salah satu taipan terkaya di Indonesia, mengalami penurunan drastis dalam waktu singkat. Dalam perdagangan yang terjadi di Bursa Efek Indonesia, total kerugian yang dialami oleh Prajogo diperkirakan mencapai Rp 69 triliun akibat pengumuman penting dari MSCI yang mengeluarkan saham-saham Grup Barito dari indeks prestisius. Hari ini, waktu yang bersamaan dengan ulang tahunnya yang ke-84, menjadi saat yang sulit bagi pengusaha yang dikenal luas ini.

You might also like

IHSG Melonjak 1 Persen Pagi Ini

Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga dengan Wondr

Masa Depan Cerah Bank Digital di Indonesia dan Peranannya dalam Keuangan Modern

Prajogo Pangestu, yang lahir di Kalimantan Barat pada 13 Mei 1944, merasakan dampak mendalam dari keputusan MSCI tersebut. Saham-saham yang dimiliki, seperti Barito Renewables Energy dan Chandra Asri Pacific, menunjukkan performa yang mengecewakan dalam sesi perdagangan hari ini.

Keputusan MSCI mengeluarkan beberapa saham milik Prajogo menjadi berita buruk bagi investornya. Saham BREN, TPIA, dan CUAN menjadi sorotan, di mana hampir semua saham milik Prajogo alami penurunan signifikan, berujung pada pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang turun hampir 2% dan berada di level 6.700-an.

Dampak Pengumuman MSCI pada Saham Grup Barito

Pengumuman tersebut sangat berdampak pada enam saham utama yang dimiliki oleh Prajogo. Pergerakan harga saham yang merosot tajam tidak hanya memengaruhi nilai individu, tetapi juga memberikan tekanan berat terhadap IHSG, yang harus menyaksikan penurunan besar akibat situasi ini.

Di antara saham-saham tersebut, Barito Renewables Energy (BREN) dan Chandra Asri Pacific (TPIA) mengalami kerugian terbesar. Saham-saham ini menjadi salah satu yang paling membebani kinerja IHSG, yang menunjukkan tren negatif akibat pengumuman dari MSCI.

Secara spesifik, kerugian yang dialami Prajogo di berbagai saham tercatat sangat signifikan. Saham Barito Pacific (BRPT) saja melaporkan kerugian sebesar Rp 13,38 triliun, sementara TPIA mengalami kerugian total yang mencapai Rp 19,29 triliun.

Analisis Kerugian Prajogo Pangestu dan Dampak di Pasar

Total kerugian yang dialami Prajogo dalam perdagangan hari ini mencapai Rp 69 triliun, sebuah angka yang sangat mencolok. Dalam beberapa tahun terakhir, kekayaan Prajogo telah mengalami penurunan yang tajam, di mana pada Mei 2024 kekayaannya tercatat mencapai lebih dari US$ 70 miliar, namun kini turun menjadi hanya US$ 18,7 miliar.

Perhitungan yang menunjukkan penurunan sekitar Rp 875 triliun dalam dua tahun terakhir mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh banyak pelaku bisnis di Indonesia. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan investasi dan strategi yang digunakan oleh para pengusaha besar di tengah ketidakpastian pasar.

Penurunan kapitalisasi pasar yang mencapai Rp 159 triliun ketika enam saham milik Prajogo anjlok, adalah indikasi jelas bahwa keputusan MSCI berdampak luas. Pasar secara keseluruhan tidak hanya merasakan efek dari ketidakstabilan saham-saham besar, tetapi juga akan berpengaruh pada sentimen investor di masa depan.

Kesimpulan dan Persepsi Masa Depan bagi Prajogo Pangestu

Dengan kondisi pasar yang semakin sulit, serta dampak yang ditimbulkan oleh pengumuman MSCI, masa depan kekayaan Prajogo nampak penuh tantangan. Langkah strategis perlu diambil untuk memulihkan kepercayaan investor dan memperbaiki keadaan di pasar saham Indonesia.

Dari sisi investor, penting untuk lebih berhati-hati dan mencari alternatif lain dalam memilih portofolio investasi. Kenyataan bahwa kekayaan dapat berkurang dalam waktu singkat harus menjadi pengingat akan volatilitas yang ada di pasar saham.

Meski menghadapi tantangan yang signifikan, Prajogo Pangestu masih merupakan salah satu tokoh berpengaruh di dunia bisnis Indonesia. Bagaimanapun juga, langkah-langkah ke depan yang diambil oleh pengusaha ini akan sangat menentukan apakah pemulihan dapat tercapai dengan cepat atau tidak.

Tags: HariHartaHilangImbasKarenaMSCIPrajogoTahunTriliunUlang
Share30Tweet19
Merry

Merry

Recommended For You

IHSG Melonjak 1 Persen Pagi Ini

by Merry
August 20, 2026
0
IHSG Tutup Menguat 1,56% Menuju Level 6.200

Jakarta mengalami lonjakan signifikan dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tercatat pada hari Kamis. Pada pembukaan perdagangan, IHSG menguat lebih dari 1% dan menjadi perhatian utama di...

Read more

Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga dengan Wondr

by Merry
August 13, 2026
0
Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga dengan Wondr

Pentingnya pengelolaan keuangan di era digital kini semakin diakui banyak orang. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BNI, terus berupaya menghadirkan layanan perbankan yang inovatif untuk memudahkan...

Read more

Masa Depan Cerah Bank Digital di Indonesia dan Peranannya dalam Keuangan Modern

by Merry
August 13, 2026
0
Masa Depan Cerah Bank Digital di Indonesia dan Peranannya dalam Keuangan Modern

Layanan perbankan digital kini telah menjadi pilihan utama bagi banyak orang dalam melakukan kegiatan keuangan seperti menabung, berinvestasi, dan bertransaksi. Menurut data terkini, pada semester pertama 2026, volume...

Read more

Danantara Siap Jadi Investor BEI Setelah Demutualisasi Melalui DIM

by Merry
August 12, 2026
0
Peran BUMN Dalam Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen dan Buktinya

Pembaruan dalam sektor keuangan Indonesia terus bergerak dengan keputusan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk berinvestasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini diambil setelah...

Read more

Penggunaan Dana IPO RANS untuk Pelunasan Utang Menurut Nagita

by Merry
August 12, 2026
0
Penggunaan Dana IPO RANS untuk Pelunasan Utang Menurut Nagita

RANS Entertainment Indonesia Tbk, yang dimiliki oleh Raffi Ahmad, baru-baru ini menjelaskan rencana penggunaan dana dari pencatatan saham perdana mereka di pasar modal. IPO yang mereka laksanakan sebulan...

Read more
Next Post
Kapolda Metro Jaya Resmi Disandang Bintang Tiga Seperti Pangdam

Kapolda Metro Jaya Resmi Disandang Bintang Tiga Seperti Pangdam

Related News

Anak Muda RI Suka Gali Lubang Tutup Lubang, Bos OJK Ambil Langkah Ini

Anak Muda RI Suka Gali Lubang Tutup Lubang, Bos OJK Ambil Langkah Ini

June 5, 2026
Sidang Etik Terduga Pelecehan Polwan oleh AKBP F Segera Dilaksanakan oleh Polda Sumbar

Sidang Etik Terduga Pelecehan Polwan oleh AKBP F Segera Dilaksanakan oleh Polda Sumbar

August 6, 2026
Galian di Ciledug Raya Menyebabkan Keterlambatan Jalur Langit Transjakarta

Galian di Ciledug Raya Menyebabkan Keterlambatan Jalur Langit Transjakarta

August 20, 2026

Browse by Category

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno
icconsultant-logo

Icconsultant.co.id - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya.

CATEGORIES

  • Ekonomi
  • Finansial
  • Market
  • Style
  • Tekno

BROWSE BY TAG

Akan Bank Baru Bos Dalam dan Dari dengan Dolar DPR Harga Hingga IHSG Indonesia Ini Jadi Jakarta Juta Karena Kasus KPK Kredit Menjadi Naik OJK oleh Orang Pasar Persen Polisi Prabowo Rupiah Saat Saham Setelah Tahun Terhadap Terkait Tidak Triliun Turun Uang untuk Warga yang

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Contact Us

© 2026 - Berita Ekonomi Dan Bisnis Terpercaya icconsultant.co.id.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?