Top
IC Consultant / Artikel  / Mengenal Pajak Beserta Dengan Ketentuan Yang Ada Di Dalamnya
Mengenal Pajak Beserta Dengan Ketentuan Yang Ada Di Dalamnya

Mengenal Pajak Beserta Dengan Ketentuan Yang Ada Di Dalamnya

Tentunya sebagai warga negara yang baik maka Anda wajib mengetahui ketentuan umum perpajakan, jadi dengan mengetahui hal ini maka Anda bisa mengetahui seluk beluk mengenai pajak. Pastinya orang sudah tidak asing lagi dengan pajak, namun masih banyak yang belum mengenal lebih dalam mengenai pajak.

Padahal hal ini sangatlah penting, dimana Anda bisa mengenal pajak lebih dalam sehingga bisa mengerti bagaimana pajak itu dan seperti apa. Serta bisa mengetahui seperti apa pajak sehingga bisa mensejahterakan rakyat. Oleh sebab itu berikut berbagai hal mengenai pajak yang wajib Anda ketahui nantinya.

Ketentuan umum pada perpajakan

Ketentuan umum pada perpajakan

UU mengenai ketentuan umum pada perpajakan tentunya dilandasi dengan falsafah pancasila serta UUD 1945 yang dimana didalamnya tertuang ketentuan yang menjunjung tinggi hak pada warga Negara Indonesia dimana ditempatkan kewajiban perpajakan sebagai kewajiban kenegaraan. Tentunya terdapat dasar hukum dari perpajakan ini, dimana untuk dasar hukum dari tata cara perpajakan sendiri ada pada UU no 6 tahun 1983 dimana telah diubah menjadi UU no 28 tahun 2007.

Pengertian dalam seputar pajak

Tentunya terdapat beberapa istilah dalam dunia perpajakan yang wajib Anda ketahui, dimana hal ini dapat membantu Anda untuk bisa mengetahui istilah ini. Apalagi istilah ini banyak digunakan dalam dunia perpajakan sehingga bagi Anda ingin menguasai dunia perpajakan maka wajib untuk mengetahuinya. Berikut beberapa istilah yang wajib untuk Anda ketahui seperti:

1. Pajak

Pajak merupakan salah satu kontribusi wajib seseorang maupun badan kepada negara dimana bersifat memaksa tentunya berdasarkan dengan UU. Pastinya hal ini tidak akan mendapatkan imbalan secara langsung namun dapat digunakan sebesar-besarnya untuk keperluan negara dan kesejahteraan rakyat.

2. Wajib pajak

Merupakan orang secara pribadi maupun badan yang memiliki hak dalam membayar pajak nanti.

3. Badan

Merupakan sekumpulan orang maupun modal dalam sebuah satu kesatuan baik dalam bentuk usaha maupun kontrak investasi kolektif dan usaha yang tetap.

4. Pengusaha

Merupakan orang pribadi maupun badan dalam berbagai bentuk apapun dalam sebuah kegiatan usaha maupun pekerjaan yang menghasilkan barang, mengimpor barang, mengekspor barang, dan melakukan usaha perdagangan.

Ketentuan umum perpajakan

5. Pengusaha kena pajak

Merupakan pengusaha yang melakukan penyerahan barang kena pajak maupun penyerahan jasa kena pajak.

Tentang Nomor Pokok Wajib Pajak

Nomor pokok wajib pajak merupakan nomor yang diberikan kepada para wajib pajak sebagai salah satu sarana administrasi perpajakan yang nantinya dipergunakan sebagai tanda pengenal diri dalam melaksanakan kewajiban mereka dalam membayar pajak. Fungsi NPWP sendiri adalah untuk sebagai tanda pengenal atau bisa dikatakan sebagai identitasnya serta untuk menjaga ketertiban dalam proses pembayaran pajak dalam pengawasan.

Tentunya terdapat sanksi yang diberikan jika seseorang secara tidak sengaja mendaftarkan dirinya untuk tidak mendapatkan NPWP, hal ini tentunya dapat memberikan kerugian kepada negara mengingat pajak merupakan salah satu sumber pendapatan pada negara. Jadi sanksi yang diberikan biasanya 6 bulan hingga 6 tahun penjara, serta diberikan denda minimal 2 kali jumlah pajak yang telah terutang .

NPWP

NPWP sendiri juga memiliki format berupa 15 digit dimana 9 digit angka pertama merupakan kode untuk para wajib pajak sedangkan 6 digit berikutnya merupakan kode untuk administrasi pajak nantinya. Tentunya satu wajib pajak hanya memiliki 1 NPWP saja untuk semua jenis pajak yang dibebankan, inilah ketentuan umum perpajakan.

Sekian artikel kali ini semoga bisa bermanfaat, jangan lupa untuk share juga ke semua social media anda, sekian dan terimakasih.

No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.