Top
IC Consultant / Artikel  / Mengenal Lebih Dekat Mengenai Pajak Badan Yang Wajib Diketahui
Mengenal Lebih Dekat Mengenai Pajak Badan Yang Wajib Diketahui

Mengenal Lebih Dekat Mengenai Pajak Badan Yang Wajib Diketahui

Apa yang dimaksud pajak badan tentunya masih banyak yang belum diketahui oleh banyak orang, padahal hal ini sangat penting. Sebab tidak hanya seorang individu saja yang akan dikenakan pajak namun sebuah badan juga.Tentunya menurut perpajakan, badan merupakan sekumpulan orang maupun modal yang dijadikan dalam satu kesatuan.

Tentunya hal ini memiliki tujuan untuk membuka usaha, pastinya badan memiliki beberapa bentuk seperti perseroan komanditer, perseroan terbatas, badan usaha milik negara dan masih banyak lainnya. Tentunya badan juga memiliki beberapa bentuk lainnya seperti asosiasi, perhimpunan, maupun ikatan.

Cara menghitung pph badan

Cara menghitung pph badan

Tentunya terdapat beberapa cara dalam menghitung pajak yang akan dikenakan atas badan tersebut, hal ini tentunya wajib Anda ketahui sehingga tidak akan terjadi kesalahpahaman ke depannya.

1. Menghitung penghasilan kena pajak

Apabila Anda ingin mendapatkan nominal penghasilan kena pajak badan, maka Anda bisa mengurangi penghasilan neto fisikal dengan kompensasi pada kerugian fisikal. Penghasilan neto fisikal sendiri merupakan penghasilan neto yang telah diterima oleh wajib pajak dari dalam negeri, sedangkan kompensasi neto fisikal merupakan kerugian yang dialami oleh badan tersebut. Tentunya kerugian tersebut dapat dikompensasi selama 5 tahun secara berturut-turut.

2. Menghitung pph terutang

Untuk menghitung nominal ini maka berdasarkan UU no 36 tahun 2008 menyatakan bahwa tarif pajak yang dikenakan adalah sebesar 25% yang telah berlaku sejak tahun 2010. Tentunya terdapat beberapa ketentuan yang menyatakan bahwa wajib pajak badan bisa kenakan tarif lebih rendah apabila memiliki bentuk perseroan terbuka, kemudian memiliki minimal 40% jumlah keseluruhan saham yang telah disetor dan diperdagangkan di BEI, dan memiliki tarif yang dikenakan 5% lebih rendah jika dibandingkan dengan tarif normal.

Ketentuan lainnya mengenai pph badan

Ketentuan lainnya mengenai pph badan

Hal lainnya yang harus dipahami dalam PPh badan ini adalah mengenai peredaran bruto maupun kepentingannya di dalam penghitungan PPh badan nantinya. Peredaran bruto sendiri merupakan keseluruhan dari penghasilan yang diterima baik dalam bentuk pribadi maupun badan.

Tentunya catatan mengenai peredaran bruto ini dapat kamu ketahui melalui pembukuan yang akan dilaksanakan setiap tahunnya oleh badan tersebut. Apabila wajib pajak tidak melakukan pembukuan maka PKP nantinya akan dihitung berdasarkan dengan norma perhitungan penghasilan neto. Namun apabila wajib pajak melakukan pembukuan yang benar maka perhitungannya akan dilakukan dengan catatan yang tertulis di pembukuan.

Dalam proses penghitungan penghasilan neto fiskal untuk PKP biasanya jumlah peredaran bruto dapat dikurangi dengan biaya yang telah dipakai sebelumnya, untuk norma penghitungan sendiri dapat dilihat berdasarkan pasal 14 UU No 36 tahun 2008 mengenai PPh.

apa yang dimaksud pajak badan

Selain itu berdasarkan ketentuan dalam perpajakan, norma penghitungan penghasilan neto sendiri dibagi dalam 2 macam yaitu berdasarkan peredaran brutonya seperti berikut ini.

1. Peredaran bruto sampai Rp 50 miliar rupiah

Wajib pajak yang memiliki peredaran bruto yang mencapai Rp 50 miliar harus mendapatkan pengurangan hingga sebesar Rp 50% dari tarif yang telah berlaku dimana hal ini berlaku pada pasar 17 UU no 36 tahun 2008.

2.Peredaran bruto di atas Rp 50 miliar

Untuk penghitungan model ini maka dihitung berdasarkan dengan ketentuan umum maupun tanpa fasilitas pengurangan tarif yang ada. Jadi besar PPh adalah tetap 25% dimana dikalikan dengan penghasilan akan kena pajak. Oleh sebab itu wajib bagi Anda mengetahui apa yang dimaksud pajak badan ini.

Sekian mengenai artikel kali ini semoga bisa bermanfaat untuk anda, jangan lupa berikan komentar dibawah ini dan juga share ke semua social media agar lebih bermanfaat juga untuk yang lain. Terimakasih.

No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.